Makam Putri Cempaka atau yang dikenal dengan Tuk Uke merupakan makam yang terletak di Bintan, Kepulauan Riau. Makam ini diyakini warga setempat sebagai tempat yang sakral sehingga makam ini ramai dikunjungi warga setempat pada bulan Safar untuk melakukan pencucian diri.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Makam Putri Cempaka atau yang dikenal dengan Tuk Uke merupakan makam yang terletak di Bintan, Kepulauan Riau. Makam ini diyakini warga setempat sebagai tempat yang sakral sehingga makam ini ramai dikunjungi warga setempat pada bulan Safar untuk melakukan pencucian diri.
Putri Cempaka atau Tuk Uke yang berarti Nenek Perempuan berasal dari Gunung Ledang, Malaka. Tuk Uke datang ke Bintan mengikuti suami nya, seorang ulama yang dikenal dengan Tuk Kadi. Warga meyakini Tuk Uke sebagai penjaga gunung Ledang sehingga makam nya dianggap sakral.

Makam ini dikelilingi oleh pagar batako berukuran 8,65 m x 8,20 m dengan ukuran makam sekitar 2,75 m x 2,40 m, dan diberi pelindung atap seng dengan tiang beton yang cukup tinggi sekitar 1,70 m[1]. Nisan makam Tuk Uke berukir motif nisan Aceh pada bagian kanan kiri dan atas nisan dibuat bulat melingkar. Diluar cungkup terdapat gentong berisi air yang dipergunakan untuk membasuh/mencuci tangan peziarah. [2]