Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Makam Inggris di Benteng Marlborough

Makam Inggris di Benteng Marlborough adalah bukti arkeologi peninggalan kolonial Inggris yang mencari rempah-rempah di Nusantara khususnya di wilayah Bengkulu. Makam tersebut berada di area Benteng Marlborough, tepatnya berada pada bagian belakang pintu masuk Benteng Marlborough. Benteng Marlborough dibangun antara tahun 1714-1719 oleh Perusahaan Hindia Timur Britania di Bengkulu selama kepemimpinan Gubernur Joseph Collett. Keberadaan Makam di Benteng Marlborough muncul saat setelah terbunuhnya para tokoh kolonial Inggris.

Wikipedia article
Diperbarui 18 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Makam Inggris di Benteng Marlborough adalah bukti arkeologi peninggalan kolonial Inggris yang mencari rempah-rempah di Nusantara khususnya di wilayah Bengkulu.[1] Makam tersebut berada di area Benteng Marlborough, tepatnya berada pada bagian belakang pintu masuk Benteng Marlborough. Benteng Marlborough dibangun antara tahun 1714-1719 oleh Perusahaan Hindia Timur Britania di Bengkulu selama kepemimpinan Gubernur Joseph Collett. Keberadaan Makam di Benteng Marlborough muncul saat setelah terbunuhnya para tokoh kolonial Inggris.

Tokoh yang Dimakamkan

Makam Inggris di Benteng Marlborough merupakan peninggalan arkeologi para tokoh kolonialisme yang mencari rempah-rempah di Bengkulu

Tokoh pertama adalah Residen Inggris yang bernama Thomas Parr. Ia dibunuh sekelompok masyarakat yang tidak puas dengan kolonialisasi Inggris di Bengkulu. Mereka menyusup ke kediaman Thomas Parr[2] di Bukit Felix pada malam hari. Selanjutnya, mereka menghabisi nyawa Thomas Parr di tempat tidur pada 23 Desember 1807. Selain itu, terdapat dua makam yang berada di sekitar makam Thomas Parr, yaitu Makam Robert Hamilton, seorang kapten Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang lebih dahulu tewas dibantai rakyat. Pembunuhan Robert Hamilton pada Desember 1793 juga didorong oleh sebab-sebab yang hampir sama dengan kasus pembunuhan Thomas Parr. Makam ketiga adalah makam Charles Murray, asisten Thomas Parr, yang berusaha menyelamatkan tuannya. Charles Murray terluka dan menghembuskan nafas terakhir di bulan Januari 1808.[3]  

Kondisi saat ini

Saat ini, kondisi Makam Inggris yang ada di Benteng Marlborough sama seperti bagian bangunan benteng lainnya. Namun banyak pengunjung yang tidak mengetahui ada makam tokoh Inggris disana, dikarenakan tidak adanya media informasi dan intepretasi mengenai objek ini sehingga sering terjadi vandalisme. Hingga tahun 2022, Makam Inggris di Benteng Marlborough dikelola oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi.[4] Selanjutnya, pada tahun 2023 pengelolaan Makam Inggris di Benteng Marlborough dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VII Provinsi Bengkulu dan Lampung.

Referensi

  1. ↑ Pratama, Handika Fikri (2016-01-25). "OBJEK WISATA SEJARAH BENTENG MARLBOROUGH DI KOTA BENGKULU". EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis. 4 (1). doi:10.37676/ekombis.v4i1.152. ISSN 2338-8412.
  2. ↑ ramli, Rizal (2018-04-30). "kisah thomas parr jangan sampai terulang kembali". Republik Kemerdekaan. Diakses tanggal 2023-12-6.
  3. ↑ SeventhQueen; Lyana, Juhandi (2022-04-22). "Benteng Marlborough, Peninggalan Inggris di Tanah Bengkulu". Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia. Diakses tanggal 2023-12-12.
  4. ↑ "Benteng Marlborough". Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi. 2014-02-26. Diakses tanggal 2023-12-12.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Tokoh yang Dimakamkan
  2. Kondisi saat ini
  3. Referensi

Artikel Terkait

Makam Inggris Jitra Bengkulu

Bangunan Benteng Marlborough berjarak sekitar 640 M di arah timur, dengan luas lahan 4.343 m². Didalam kompleks tersebut memiliki 106 makam dan 9 makam terletak

Bengkulu Britania

bekas koloni Britania Raya di Sumatra

Museum dan Cagar Budaya

bahasa Inggris bernama Indonesian Heritage Agency) adalah unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang bergerak di bidang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026