Majelis Lidah Berduri adalah grup musik asal Indonesia yang didirikan pada tahun 1999.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Majelis Lidah Berduri | |
|---|---|
Majelis Lidah Berduri pada acara puncak Jakarta International Literary Festival (JILF), Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, November 2025 | |
| Informasi latar belakang | |
| Nama lain | Melancholic Bitch Melbi |
| Asal | Yogyakarta, Indonesia |
| Tahun aktif | 1999 (1999)– |
| Label | Dialectic Recordings Trauma Irama Records |
| Situs web | https://www.majelislidahberduri.id/ |
Majelis Lidah Berduri (sebelumnya dikenal dengan nama Melancholic Bitch[1]) adalah grup musik asal Indonesia yang didirikan pada tahun 1999.
Grup musik ini adalah kolektif musik yang terdiri dari berbagai seniman dengan berbagai latar belakang musik dan seni silang medium. Sejak 2022, formasi tetapnya terdiri dari Ugoran Prasad, Yosef Herman Susilo, Yennu Ariendra, Richardus Ardita, Danish Wisnu, dan Paulus Neo. Dibentuk oleh dua anggota awal Ugoran pada vokal dan Yosef pada gitar,[1] kelompok ini mulanya merupakan salah satu unit musik dibawah komunitas Mencari Harmoni/Parkinsound Festival yang digerakkan oleh Performance Factory Yogyakarta.[2]
Formasi mereka disusul bergabungnya anggota-anggota lain secara berangsur-angsur. Teguh Hari (bass) bergabung di tahun 2001, disusul Yennu (gitar) di tahun 2003, dan Septian Dwirima (drum) di tahun 2004. Richardus (Individual Life) kemudian bergabung permanen sejak tahun 2009, menggantikan Teguh. Di tahun 2017, Danish (FSTVLST, Niskala) menggantikan Septian. Di tahun 2022, Paulus (keyboard) menggantikan Nadya Hatta (Individual Life) yang sempat bergabung sebentar di tahun 2017-2019.[3]
Album pertama mereka, Ananmnesis, dirilis secara terbatas di tahun 2005. Album ini kemudian dirilis ulang berjudul Re-Anamnesis, di tahun 2012. Pada tahun 2009, mereka merilis album kedua, sebuah album-konsep berjudul Balada Joni dan Susi. Album ini ditempatkan oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu album terbaik 2009.[3][4] Album ketiga mereka, NKKBS Bagian Pertama (2017), menjadi salah satu Album Indonesia Terfavorit versi Redaksi Vice Indonesia 2017.[5] Album keempat mereka, Hujan Orang Mati (2024) masuk jajaran Album Pilihan Tempo 2024.[6]