Kelelawar hidung daun Commerson adalah spesies kelelawar yang endemik di Madagaskar. Spesies ini dinamai menurut ahli naturalis Prancis Philibert Commerson (1727–1773). Populasi kelelawar di Afrika atau São Tomé dan Príncipe yang sebelumnya dianggap bagian dari spesies ini kini diklasifikasikan secara terpisah sebagai M. gigas, M. thomensis, atau M. vittata, sedangkan satu populasi dari Madagaskar dipisahkan menjadi M. cryptovalorona. Spesies ini sebelumnya ditempatkan dalam genus Hipposideros, namun dipindahkan ke genus Macronycteris yang dihidupkan kembali pada tahun 2017 berdasarkan bukti molekuler.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Macronycteris commersoni
| |
|---|---|
| Hipposideros commersoni | |
| Taksonomi | |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Chiroptera |
| Famili | Hipposideridae |
| Genus | Hipposideros |
| Spesies | Hipposideros commersoni Geoffroy, 1813 |
| Tata nama | |
| Protonim | Rhinolophus commersonii |
| Distribusi | |
![]() | |
| Endemik | Madagaskar |
Kelelawar hidung daun Commerson (Macronycteris commersoni)[1] adalah spesies kelelawar yang endemik di Madagaskar.[2] Spesies ini dinamai menurut ahli naturalis Prancis Philibert Commerson (1727–1773).[3] Populasi kelelawar di Afrika atau São Tomé dan Príncipe yang sebelumnya dianggap bagian dari spesies ini kini diklasifikasikan secara terpisah sebagai M. gigas, M. thomensis, atau M. vittata,[2] sedangkan satu populasi dari Madagaskar dipisahkan menjadi M. cryptovalorona.[4] Spesies ini sebelumnya ditempatkan dalam genus Hipposideros, namun dipindahkan ke genus Macronycteris yang dihidupkan kembali pada tahun 2017 berdasarkan bukti molekuler.[5]
Spesies ini ditemukan di berbagai jenis hutan di Madagaskar, termasuk hutan gugur kering, hutan pesisir, dan hutan tepi sungai, pada ketinggian dari permukaan laut hingga setidaknya 1.350 m. Kelelawar ini bersarang di gua, pohon-pohon tua, dan bangunan. Meskipun habitat utamanya adalah hutan yang relatif utuh, spesies ini kadang mencari makan di dekat atau di dalam permukiman.[1]
Kelelawar hidung daun Commerson merupakan predator khusus kumbang. Spesies ini menunjukkan dimorfisme seksual yang signifikan, dengan jantan lebih besar daripada betina. Bentuk tubuh betina bervariasi menurut lintang. Selama musim dingin, kelelawar ini cenderung tidak aktif atau bermigrasi ke lokasi lain.[1]
Populasi kelelawar ini terancam oleh deforestasi dan perburuan. Mereka sangat rentan terhadap perburuan karena muncul dari tempat bersarang pada senja hari. Penangkapan besar-besaran dilaporkan terjadi di seluruh wilayah barat Madagaskar, terutama di dekat permukiman. Spesies ini terdapat di sejumlah taman nasional dan hutan lindung, termasuk Taman Nasional Tsingy de Bemaraha, Taman Nasional Isalo, Taman Nasional Ankarafantsika, Taman Nasional Namoroka, Taman Nasional Tsimanampetsotsa, Cagar Alam Ankarana, Cagar Alam Analamerana, Taman Nasional Gunung Amber, dan Taman Nasional Kirindy Mitea.
Perburuan di Madagaskar barat diduga menyebabkan penurunan populasi sekitar 20–25% selama 15 tahun. Namun, spesies ini tersebar luas di seluruh pulau dan tampaknya mampu mentolerir tingkat degradasi habitat tertentu. Oleh karena itu, IUCN mengklasifikasikan spesies ini sebagai “hampir terancam”.[1]
Elang kelelawar dilaporkan sebagai predator kelelawar ini. Mamalia kecil dan ular lain juga mungkin memangsa spesies ini. Kerentanan terhadap predator biasanya paling tinggi saat kelelawar muncul dari tempat bersarang.[6]