Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mochamad Jasin

Mochamad Jasin adalah seorang tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ABRI pada tahun 1970-an.

Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat ABRI
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mochamad Jasin
Mochamad Jasin
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat
Masa jabatan
1970 – 1973
Sebelum
Pendahulu
Umar Wirahadikusumah
Pengganti
Sayidiman Suryohadiprojo
Sebelum
Panglima Kodam VIII/Brawijaya
Masa jabatan
1967 – 1970
Sebelum
Pendahulu
Soemitro Sastrodihardjo
Pengganti
Wahono
Sebelum
Pangdam I/Iskandar Muda
Masa jabatan
10 September 1960 – 1 Oktober 1963
Sebelum
Pendahulu
Syamaun Gaharu
Pengganti
Nyak Adam Kamil
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1921-07-22)22 Juli 1921
Sabang, Pulau Weh, Aceh, Hindia Belanda
Meninggal7 April 2013(2013-04-07) (umur 91)
Jakarta
Suami/istriSiti Abesanti
AlmamaterDefence General Staff College, Wellington, India (1958)
PekerjaanMiliter
Dikenal karena
  • Misi perdamaian Pemerintah RI dengan DI/TII pimpinan Teungku Daud Beureu'eh
  • Penanda tangan Petisi 50
  • Inisiator Operasi Trisula
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang TNI Angkatan Darat
Masa dinas1944 - 1970
Pangkat Letnan Jenderal TNI
SatuanInfanteri
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Mochamad Jasin (22 Juli 1921 – 7 April 2013) adalah seorang tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ABRI pada tahun 1970-an.[1]

Sebelumnya, Mochamad Jasin menjabat sebagai Panglima Daerah Militer (Pangdam) VIII/Brawijaya dari tahun 1967-1970. Sewaktu menjabat Pangdam I/Iskandar Muda di Aceh pada tahun 1960-1963, Jasin berperanan besar dalam menciptakan perdamaian antara Pemerintah RI dengan DI/TII di bawah pimpinan Teungku Daud Beureu'eh.[1]

Riwayat

Buku biografi Jenderal M. Jasin

Kehidupan pribadi

Mochamad Jasin lahir di Sabang, Pulau Weh, Aceh, dari seorang ibu yang berdarah Minangkabau dan ayah, Mochamad Iyas yang berdarah Jawa. Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Siti Abesanti tahun 1945. Jenderal Jasin tutup usia pada 7 April 2013 pada umur 91 tahun, dan dimakamkan di pemakaman Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Pendidikan

  • Taman Siswa, Sabang
  • Taman Dewasa, Medan (1939)
  • Taman Siswa Ki Hajar Dewantara - Taman Guru B2 Wirogunan, Yogyakarta (1940)
  • Defense General Staff College Wellington, India (1958)

Karier

  • Militer
    • PETA - Perwira Staf Daidan I Madiun (1944)
    • Ajudan Komandan Resimen 31 BKR Madiun (1945)
    • Komandan Batalion 40 Madiun (1947)[2]
    • Komandan Brigade V Kediri (1951)
    • Kepala Staf Resimen 17 Surabaya (1951)
    • Kepala Staf Resimen Infanteri 16 Jember (1951)
    • Kepala Departemen Penjerangan SSKAD (1953)
    • Kepala Departemen Lapis Badja SSKAD (1959)
    • Pangdam I/Iskandar Muda (1960-1963)
    • Atase Militer RI di Moskow (1965)
    • Pangdam VIII/Brawijaya (1967-1970)
    • Wakil KSAD (1970)
  • Sipil
    • Rektor Universitas Syah Kuala, Aceh (1962)
    • Sekjen Departemen PUTL Diarsipkan 2020-10-19 di Wayback Machine. (1973-1975)
    • Direksi dan Komisaris di sejumlah PT (1974)
    • Private Consultant (1975-1985)

Tanda Jasa

Baris ke-1 Bintang Mahaputera Adipradana (25 Agustus 2025)[3]
Baris ke-2 Bintang Dharma Bintang Gerilya Bintang Yudha Dharma Pratama
Baris ke-3 Bintang Kartika Eka Paksi Pratama Bintang Jalasena Pratama Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama
Baris ke-4 Bintang Bhayangkara Pratama Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia
Baris ke-5 Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun Satyalancana Perang Kemerdekaan I Satyalancana Perang Kemerdekaan II
Baris ke-6 Satyalancana G.O.M I Satyalancana G.O.M VII Satyalancana Satya Dharma
Baris ke-7 Satyalancana Dwidya Sistha Satyalancana Penegak Knight Commander of the Most Exalted Order of the White Elephant (K.C.E.) - Thailand

Petisi 50

Jenderal Jasin dikenal sebagai jenderal yang jujur, sederhana, berpendirian sangat kukuh dan disiplin. Bersama beberapa orang tokoh, seperti Mohammad Natsir, Sjafruddin Prawiranegara, Manai Sophiaan, Ali Sadikin, Hoegeng Imam Santoso, Mohammad Nazir, A.H. Nasution, Kasman Singodimedjo, A.M. Fatwa, Burhanuddin Harahap, S.K. Trimurti, Azis Saleh dan beberapa orang tokoh lainnya, ia menandatangani dokumen yang berisi kritik terhadap Presiden Soeharto yang dianggap telah menyalahgunakan kekuasaannya sebagai presiden. Dokumen atau petisi yang ditandangani di Jakarta pada tanggal 5 Mei 1980 itu kemudian dikenal sebagai Petisi 50. Sebagai salah seorang anggota Petisi 50, ia dikenal paling vokal dalam mengkritik kebijakan Soeharto pada masa Orde Baru yang dianggapnya telah banyak menyimpang. Meskipun hubungan keduanya sebenarnya dekat, tetapi Jenderal Jasin tetap kritis.[4]

Perjuangannya di dalam Petisi 50 tidak pernah padam, walaupun teman-teman seperjuangan dalam gerakan tersebut mengalami tekanan dari pemerintah. Hingga akhir Orde Baru, M Jasin tetap berpegang teguh pada pendiriannya.[5]

Referensi

  1. 1 2 Hendriwinoto, Nurinwa Ki S. (1998). M. Jasin : Saya tidak pernah minta ampun kepada Soeharto. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. hlm. 40. ISBN 979-416-581-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Isnaeni, Hendri F (15 Mei 2020). "Berlindung di dalam Sarung". Historia.
  3. ↑ "Daftar 141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Prabowo, Ada Puan, Wiranto Hingga Bahlil". Tribunnews.com. 2025-08-25. Diakses tanggal 2025-08-25.
  4. ↑ "6 Jenderal berani tantang kediktatoran Soeharto" Merdeka.com, 21 Maret 2013. Diakses 8 Mei 2013.
  5. ↑ "Q Channel Impact TV - Letjen (Purn) M Jasin". Youtube.com. 25 September 2007.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat
  2. Kehidupan pribadi
  3. Pendidikan
  4. Karier
  5. Tanda Jasa
  6. Petisi 50
  7. Referensi

Artikel Terkait

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat

TNI Angkatan Darat Kepala Staf TNI Angkatan Laut Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Kepala Staf TNI Angkatan Udara Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara

Kepala Staf TNI Angkatan Darat

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Kepala Staf TNI Angkatan Laut Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Kepala Staf TNI Angkatan Udara Wakil Kepala Staf TNI Angkatan

Kepala Staf TNI Angkatan Udara

Angkatan Darat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Kepala Staf TNI Angkatan Laut Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026