Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lynx iberia

Lynx iberia adalah salah satu dari empat spesies yang ada dalam genus Lynx, yang terdiri dari kucing liar berukuran sedang. Spesies ini berasal dari Semenanjung Iberia, di barat daya Eropa dan diklasifikasikan sebagai spesies rentan dalam Daftar Merah IUCN. Sepanjang abad ke-20, populasi lynx Iberia mengalami penurunan signifikan akibat perburuan berlebihan, perburuan liar, fragmentasi habitat, dan berkurangnya mangsa utama mereka, kelinci eropa, yang dipengaruhi oleh myxomatosis dan penyakit perdarahan kelici. Hal itu juga dipengaruhi oleh hilangnya scrubland sebagai habitat utamanya untuk pembangunan manusia. Lynx ini sekarang menjadi salah satu spesies kucing paling langka di dunia. Bukti fosil menunjukkan bahwa lynx Iberia telah mendiami wilayah Iberia sejak akhir masa Pleistosen Awal, sekitar satu juta tahun yang lalu.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lynx iberia
Lynx iberia
Rentang waktu: Pleistosen
Status konservasi

Rentan  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mammalia
Ordo:
Carnivora
Famili:
Felidae
Genus:
Lynx
Spesies:
L. pardinus
Nama binomial
Lynx pardinus
Temminck, 1827
Artikel takson sembarang

Lynx iberia (bahasa Latin: Lynx pardinuscode: la is deprecated ; bahasa Inggris: Iberian lynxcode: en is deprecated ) adalah salah satu dari empat spesies yang ada dalam genus Lynx, yang terdiri dari kucing liar berukuran sedang. Spesies ini berasal dari Semenanjung Iberia, di barat daya Eropa dan diklasifikasikan sebagai spesies rentan dalam Daftar Merah IUCN.[2] Sepanjang abad ke-20, populasi lynx Iberia mengalami penurunan signifikan akibat perburuan berlebihan, perburuan liar, fragmentasi habitat, dan berkurangnya mangsa utama mereka, kelinci eropa (Oryctolagus cuniculus), yang dipengaruhi oleh myxomatosis dan penyakit perdarahan kelici.[3][4][5] Hal itu juga dipengaruhi oleh hilangnya scrubland sebagai habitat utamanya untuk pembangunan manusia. Lynx ini sekarang menjadi salah satu spesies kucing paling langka di dunia. Bukti fosil menunjukkan bahwa lynx Iberia telah mendiami wilayah Iberia sejak akhir masa Pleistosen Awal, sekitar satu juta tahun yang lalu.

Pada awal abad ke-21, lynx Iberia berada pada ambang kepunahan, dengan hanya 94 individu yang tersisa di dua subpopulasi yang terisolasi di Andalucia pada tahun 2002. Sejak saat itu, upaya konservasi telah dilakukan, termasuk perbaikan habitat, penyetokan kembali kelinci, translokasi, pelepasliaran kembali (reintroduksi), dan pemantauan lynx Iberia. Hasilnya, populasi lynx tumbuh dari 326 individu pada tahun 2012 menjadi sekitar 2.021 individu pada tahun 2024, yang mengarah pada klasifikasi ulang sebagai spesies yang rentan.[6][7][8]

Sebelumnya dianggap sebagai subspesies dari lynx eurasia (Lynx lynx), sekarang lynx iberia diklasifikasikan sebagai spesies terpisah. Kedua spesies terjadi bersama-sama di pusat Eropa pada zaman Pleistosen, yang dipisahkan oleh pilihan habitat. Lynx iberia diyakini adalah hasil dari evolusi Lynx issiodorensis.

Riset genetik

Kucing liar Iberia memiliki keragaman genetik yang lebih rendah dibandingkan dengan kucing liar (felid) lainnya dengan variasi genetik yang terbatas, sebagai akibat dari fragmentasi habitat, kemacetan populasi, dan isolasi unit populasi. Terdapat perbedaan genetik pada penanda mikrosatelit antara lynx Iberia di Doñana dan Andujar. Sampel dari Doñana menunjukkan tingkat perkawinan sedarah yang tinggi karena isolasi jangka panjang.[9]

Budaya populer

Seniman jalanan asal Portugal, Bordalo II, menciptakan instalasi dari sampah untuk menekankan isu konsumsi berlebihan. Karya-karyanya yang bertema hewan dirancang untuk menarik perhatian pada kehancuran spesies akibat sampah yang dihasilkan manusia.[10] Di antara patung-patung publiknya adalah lynx Iberia raksasa di Parque das Nações, Lisbon, Portugal, yang dibuat untuk Konferensi Dunia Menteri yang Bertanggung Jawab untuk Pemuda 2019 dan Forum Pemuda Lisboa+21.[11]

Referensi

  1. ↑ Lynx pardinus
  2. ↑ "Iberian lynx rebounding thanks to conservation action – IUCN Red List – Press release | IUCN". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 June 2024. Diakses tanggal 20 June 2024.
  3. ↑ Simón, M.A. (2012). Ten years conserving the Iberian lynx. Seville: Consejería de Agricultura, Pesca y Medio Ambiente. Junta de Andalusía. ISBN 978-84-92807-80-2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 June 2024. Diakses tanggal 3 January 2017.
  4. ↑ Rodríguez-Hidalgo, A.; Lloveras, L.; Moreno-García, M.; Saladié, P.; Canals, A.; Nadal, J. (2013). "Feeding behaviour and taphonomic characterization of non-ingested rabbit remains produced by the Iberian lynx (Lynx pardinus)". Journal of Archaeological Science. 40 (7): 3031–3045. Bibcode:2013JArSc..40.3031R. doi:10.1016/j.jas.2013.03.006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 June 2024. Diakses tanggal 29 January 2019.
  5. ↑ Fordham, D.A.; Akçakaya, H.R.; Brook, B.W.; Rodríguez, A.; Alves, P.C.; Civantos, E.; Trivino, M.; Watts, M.J.; Araujo, M.B. (2013). "Adapted conservation measures are required to save the Iberian lynx in a changing climate" (PDF). Nature Climate Change. 3 (10): 899–903. Bibcode:2013NatCC...3..899F. doi:10.1038/nclimate1954. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 3 January 2017. Diakses tanggal 2 January 2017.
  6. ↑ Lopez, G.; Lopez, M.; Fernandez, L.; Ruiz, G.; Arenas, R.; Del Rey, T.; Gil, J.M.; Garrote, G.; Garcia, M. (2012). "Population development of the Iberian lynx since 2002". Cat News. 57: 34.
  7. ↑ Jones, S. (2020). "The lynx effect: Iberian cat claws its way back from brink of extinction". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 October 2020. Diakses tanggal 29 October 2020.
  8. ↑ Jones, Sam (20 June 2024). "Iberian lynx no longer endangered after numbers improve in Spain and Portugal". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 June 2024. Diakses tanggal 20 June 2024.
  9. ↑ Casas-Marce, M.; Soriano, L.; López-Bao, J. V.; Godoy, J. A. (2013). "Genetics at the verge of extinction: insights from the Iberian lynx". Molecular Ecology. 22 (22): 5503–5515. Bibcode:2013MolEc..22.5503C. doi:10.1111/mec.12498. PMID 24128177.
  10. ↑ "Bordalo II" (video (1 min.) + text). Street Art Bio. 5 April 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 July 2023. Diakses tanggal 30 July 2023.
  11. ↑ Ahmmed, Roman (19 July 2021). "A huge cat sculpture at Park of Nations in Lisbon, Portugal". Local Guides Connect. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 July 2023. Diakses tanggal 30 July 2023.
  • l
  • b
  • s
Spesies Carnivora yang masih hidup
  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mammalia
  • Infrakelas: Eutheria
  • Superordo: Laurasiatheria
Feliformia (carnivora "mirip kucing")
Feliformia
  • Musang palem afrika (N. binotata)
Feloidea
Prionodon (Linsang asiatik)
  • Musang congkok (P. linsang)
  • Linsang tutul (P. pardicolor)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
  • Macan dahan sunda (N. diardi)
  • Macan dahan (N. nebulosa)
Panthera
  • Singa (P. leo)
  • Jaguar (P. onca)
  • Macan tutul (P. pardus)
  • Harimau (P. tigris)
  • Macan tutul salju (P. uncia)
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
  • Kucing batu (P. marmorata)
Catopuma
  • Kucing merah (C. badia)
  • Kucing emas asia(C. temminckii)
Garis keturunan
karakal
  • Serval (Leptailurus serval)
Caracal
  • Kucing emas (C. aurata)
  • Karakal (C. caracal)
Leopardus
  • Kucing pampa (L. colocola)
  • Kucing geoffroy (L. geoffroyi)
  • Kodkod (L. guigna)
  • Kucing harimau selatan (L. guttulus)
  • Kucing andes (L. jacobita)
  • Oselot (L. pardalis)
  • Oncilla (L. tigrinus)
  • Margay (L. wiedii)
Lynx
  • Lynx kanada (L. canadensis)
  • Lynx eurasia (L. lynx)
  • Lynx iberia (L. pardinus)
  • Bobcat (L. rufus)
Garis keturunan
puma
Acinonyx
  • Citah (A. jubatus)
  • Jaguarundi (H. yagouaroundi)
Puma
  • Cougar (P. concolor)
Garis keturunan
kucing kuwuk
  • Kucing pallas (O. manul)
Prionailurus
  • Kucing kuwuk (P. bengalensis)
  • Kucing kuwuk sunda (P. javanensis)
  • Kucing tandang (P. planiceps)
  • Kucing totol (P. rubiginosus)
  • Kucing bakau (P. viverrinus)
Felis
  • Kucing gunung tiongkok (F. bieti)
  • Kucing domestik (F. catus)
  • Kucing hutan(F. chaus)
  • Kucing liar afrika (F. lybica)
  • Kucing pasir(F. margarita)
  • Kucing berkaki hitam (F. nigripes)
  • Kucing liar eropa (F. silvestris)
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Viverroidea
Viverridae
Hemigalinae
  • Musang owston (C. owstoni)
  • Musang air (C. bennettii)
  • Musang gunung (D. hosei)
  • Musang belang (H. derbyanus)
Paradoxurinae
  • Binturung (A. binturung)
  • Musang akar (A. trivirgata)
  • Musang sulawesi (M. musschenbroekii)
  • Musang bulan (P. larvata)
Paradoxurus
  • Musang luwak (P. hermaphroditus)
  • Musang cokelat (P. jerdoni)
  • Musang emas (P. zeylonensis)

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
  • Musang rase (V. indica)
  • Musang afrika (C. civetta)
Viverra
  • Musang tutul-besar malabar (V. civettina)
  • Musang tutul-besar (V. megaspila)
  • Musang tenggalung (V. tangalunga)
  • Musang kesturi (V. zibetha)
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
  • Oyan afrika tengah (P. richardsonii)
  • Oyan afrika barat (P. leightoni)
Genetta
(Rabah)
  • Rabah abisinia (G. abyssinica)
  • Rabah angola (G. angolensis)
  • Rabah bourlon (G. bourloni)
  • Rabah serval berjambul (G. cristata)
  • Rabah umum(G. genetta)
  • Rabah johnston (G. johnstoni)
  • Rabah letaba (G. letabae)
  • Rabah tutul-besar (G. maculata)
  • Rabah macan tutul(G. pardina)
  • Rabah air(G. piscivora)
  • Rabah raja (G. poensis)
  • Rabah serval (G. servalina)
  • Rabah hausa (G. thierryi)
  • Rabah tanjung (G. tigrina)
  • Rabah hutan raksasa (G. victoriae)
  • Rabah tutul-kecil afrika selatan(G. felina)
Herpestoidea
    • see below↓
Herpestoidea
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
  • Serigala tanah (P. cristata)
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
  • Hiena bergaris (H. hyaena)
  • Hiena cokelat (P. brunnea)
Crocuta
  • Dubuk (C. crocuta)
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
  • Fosa (Cryptoprocta ferox)
  • Musang malagasi (F. fossana)
Eupleres (falanoucs)
  • Falanouc timur (E. goudotii)
  • Falanouc barat (E. major)
Galidiinae
(vontsira)
  • Vontsira ekor-cincin (G. elegans)
Galidictis
  • Garangan malagasi loreng-lebar (G. fasciata)
  • Garangan grandidier (G. grandidieri)
  • Garangan loreng-ramping (Mungotictis decemlineata)
Salanoia
  • Garangan ekor-cokelat (S. concolor)
  • Vontsira durrell (S. durrelli)
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Mungotinae
Suricata
  • Mirkat (S. suricatta)
  • Garangan liberia (Liberiictus kuhni)
Mungos
  • Garangan gambia (M. gambianus)
  • Garangan belang (M. mungo)
  • Garangan pousargues (Dologale dybowskii)
Helogale
  • Garangan kerdil etiopia (H. hirtula)
  • Garangan kerdil umum (H. parvula)
Crossarchus
(kusimanse)
  • Kusimanse alexander (C. alexandri)
  • Kusimanse angola (C. ansorgei)
  • Kusimanse umum (C. obscurus)
  • Kusimanse kepala-datar (C. platycephalus)
Herpestinae
  • Garangan rawa (Atilax paludinosus)
  • Garangan hidung panjang (Xenogale naso)
Urva
(garangan asia)
  • Garangan kecil india (U. auropunctata)
  • Garangan ekor pendek (U. brachyura)
  • Garangan abu-abu india (U. edwardsii)
  • Garangan cokelat india (U. fusca)
  • Garangan jawa (U. javanica)
  • Garangan berkerah (U. semitorquata)
  • Garangan ruddy (U. smithii)
  • Garangan pemakan kepiting(U. urva)
  • Garangan leher-belang (U. vitticolla)
  • Garangan ekor putih (Ichneumia albicauda)
  • Garangan kuning (Cynictis penicillata)
  • Garangan selous (Paracynictis selousi)
  • Garangan meller (Rhynchogale melleri)
Bdeogale
  • Garangan ekor lebat (B. crassicauda)
  • Garangan jackson (B. jacksoni)
  • Garangan kaki-hitam (B. nigripes)
Herpestes
(slender mongooses)
  • Garangan ramping angola (H. flavescens)
  • Garangan mesir (H. ichneumon)
  • Garangan ramping somalia (H. ochracea)
  • Garangan abu-abu tanjung (H. pulverulenta)
  • Garangan ramping umum (H. sanguinea)
Caniformia (carnivora "mirip anjing")
Canidae (anjing)
Urocyon
  • Rubah kelabu (U. cinereoargenteus)
  • Rubah pulau abu-abu (U. littoralis)
Vulpini
  • Rubah telinga kelelawar (Otocyon megalotis)
Nyctereutes
  • Anjing rakun (N. procyonoides)
  • Anjing rakun jepang (N. viverrinus)
Vulpes
(rubah)
  • Rubah benggala (V. bengalensis)
  • Rubah blanford (V. cana)
  • Rubah tanjung (V. chama)
  • Rubah korsak (V. corsac)
  • Rubah tibet (V. ferrilata)
  • Rubah arktik (V. lagopus)
  • Rubah kit (V. macrotis)
  • Rubah pucat (V. pallida)
  • Rubah rüppell (V. rueppelli)
  • Rubah cepat (V. velox)
  • Rubah merah (V. vulpes)
  • Rubah fennec (V. zerda)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
  • Serigala bersurai (C. brachyurus)
Speothos
  • Anjing semak (S. venaticus)
  • Anjing telinga-pendek (A. microtis)
  • Rubah pemakan kepiting (C. thous)
Lycalopex
  • Culpeo (L. culpaeus)
  • Rubah darwin (L. fulvipes)
  • Rubah kelabu amerika selatan (L. griseus)
  • Rubah pampa (L. gymnocercus)
  • Rubah sechura (L. sechurae)
  • Rubah beruban (L. vetulus)
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
  • Jakal loreng-sisi (L. adustus)
  • Jakal punggung-hitam (L. mesomelas)
  • Iganyana (L. pictus)
  • Ajak (C. alpinus)
Canis
  • Jakal emas (C. aureus)
  • Anjing domestik (C. familiaris)
  • Koyote (C. latrans)
  • Serigala afrika (C. lupaster)
  • Serigala (C. lupus)
  • Serigala timur (C. lycaon)
  • Serigala merah (C. rufus)
  • Serigala etiopia (C. simensis)
Arctoidea
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
  • Panda raksasa (A. melanoleuca)
Tremarctos
  • Beruang berkacamata (T. ornatus)
Ursinae
  • Beruang kungkang (M. ursinus)
  • Beruang madu (H. malayanus)
Ursus
  • Beruang hitam amerika (U. americanus)
  • Beruang cokelat (U. arctos)
  • Beruang kutub (U. maritimus)
  • Beruang hitam asia (U. thibetanus)
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Pinnipedia (anjing laut)
Odobenidae
  • Walrus (Odobenus rosmarus)

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
  • Anjing laut bulu utara (C. ursinus)
Otariinae
  • Singa laut steller (E. jubatus)
Zalophus
  • Singa laut california (Z. californianus)
  • Singa laut galápagos (Z. wollebaeki)
  • Singa laut amerika selatan (O. flavescens)
Neophoca
  • Singa laut australia (N. cinerea)
  • Singa laut selandia baru (P. hookeri)
Arctocephalus
  • Anjing laut bulu amerika selatan (A. australis)
  • Anjing laut bulu australasia (A. forsteri)
  • Anjing laut bulu galápagos (A. galapagoensis)
  • Anjing laut bulu antarktik (A. gazella)
  • Anjing laut bulu juan fernández (A. philippii)
  • Anjing laut bulu cokelat (A. pusillus)
  • Anjing laut bulu guadalupe (A. townsendi)
  • Anjing laut bulu subantarktik (A. tropicalis)
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
  • Anjing laut bejanggut (E. barbatus)
  • Anjing laut bertudung (C. cristata)
Phocini
  • Anjing laut harpa(P. groenlandicus)
  • Anjing laut pita (H. fasciata)
  • Anjing laut abu-abu (H. grypus)
Phoca
  • Anjing laut tutul(P. largha)
  • Anjing laut pelabuhan (P. vitulina)
Pusa
  • Anjing laut kaspia (P. caspica)
  • Anjing laut bercincin (P. hispida)
  • Anjing laut baikal (P. sibirica)
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
  • Anjing laut rahib laut tengah (M. monachus)
Neomonachus
  • Anjing laut hawaii (N. schauinslandi)
Mirounga
(anjing laut gajah)
  • Anjing laut gajah utara (M. angustirostris)
  • Anjing laut gajah selatan (M. leonina)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
  • Anjing laut macan tutul (H. leptonyx)
  • Anjing laut weddell(L. weddellii)
  • Anjing laut pemakan kepiting (L. carcinophagus)
  • Anjing laut ross (O. rossi)
Musteloidea
Ailuridae
  • Panda merah (A. fulgens)
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
  • Sigung hidung-babi molina (C. chinga)
  • Sigung hidung-babi humboldt (C. humboldtii)
  • Sigung hidung-babi amerika (C. leuconotus)
  • Sigung hidung-babi loreng (C. semistriatus)
Mephitis
  • Sigung bertudung (M. macroura)
  • Sigung loreng (M. mephitis)
Mydaus
([teledu sigung)
  • Teledu sigung sunda (M. javanensis)
  • Teledu sigung palawan (M. marchei)
Spilogale
(sigung tutul)
  • Sigung tutul selatan (S. angustifrons)
  • Sigung tutul barat (S. gracilis)
  • Sigung tutul timur (S. putorius)
  • Sigung tutul kerdil (S. pygmaea)
Procyonidae
  • Kinkajou (Potos flavus)
Bassariscus
  • Ringtail (B. astutus)
  • Cacomistle (B. sumichrasti)
Procyon
(rakun)
  • Rakun pemakan kepiting (P. cancrivorus)
  • Rakun (P. lotor)
  • Rakun cozumel (P. pygmaeus)
Bassaricyon
(olingo)
  • Olingo dataran rendah timur (B. alleni)
  • Olingo utara (B. gabbii)
  • Olingo dataran rendah barat (B. medius)
  • Olinguito (B. neblina)
Nasuina
(koati)
Nasua
  • Koati hidung-putih (N. narica)
  • Koati amerika selatan (N. nasua)
Nasuella
  • Koati gunung timur (N. meridensis)
  • Koati gunung barat (N. olivacea)
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mustelidae
Mustelidae
  • Teledu amerika (T. taxus)
Mellivora
  • Teledu madu (M. capensis)
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
  • Babi batang utara (A. albogularis)
  • Babi batang besar (A. collaris)
  • Babi batang sumatra (A. hoevenii)
Meles
  • Teledu jepang (M. anakuma)
  • Teledu kaukasus (M. canescens)
  • Teledu asia (M. leucurus)
  • Teledu eropa (M. meles)
Melogale
(biul)
  • Biul vietnam (M. cucphuongensis)
  • Biul kalimantan (M. everetti)
  • Biul tiongkok (M. moschata)
  • Biul slentek (M. orientalis)
  • Biul burma (M. personata)
  • Biul formosa (M. subaurantiaca)
Guloninae
  • Tayra (Eira barbara)
Pekania
  • Musang ikan (P. pennanti)
Gulo
  • Wolverine (G. gulo)
Martes
(amunin)
  • Amunin amerika (M. americana)
  • Amunin pasifik (M. caurina)
  • Amunin leher-kuning(M. flavigula)
  • Amunin batu (M. foina)
  • Amunin india (M. gwatkinsii)
  • Amunin eropa (M. martes)
  • Amunin jepang (M. melampus)
  • Sable (M. zibellina)
Ictonychinae
Lyncodontini
  • Cerpelai patagonia (L. patagonicus)
Galictis
(grison)
  • Grison kecil (G. cuja)
  • Grison besar (G. vittata)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
  • Cerpelai-hitam batu (V. peregusna)
  • Cerpelai-garis afrika (P. albinucha)
Ictonyx
  • Cerpelai-garis sahara (I. libyca)
  • Zorilla (I. striatus)
Lutrinae
(berang-berang)
  • Berang-berang raksasa (P. brasiliensis)
Lontra
  • Berang-berang sungai amerika utara (L. canadensis)
  • Kucing laut (L. felina)
  • Berang-berang neotropis (L. longicaudis)
  • Berang-berang sungai selatan (L. provocax)
Enhydra
  • Berang-berang laut(E. lutris)
  • Berang-berang leher-tutul (H. maculicollis)
Lutra
  • Berang-berang eurasia (L. lutra)
  • Berang-berang sumatra (L. sumatrana)
Lutrogale
  • Berang-berang wregul (L. perspicillata)
Aonyx
  • Berang-berang nircakar afrika (A. capensis)
  • Sero ambrang (A. cinereus)
  • Berang-berang nircakar kongo (A. congicus)
Mustelinae
Neogale
  • Cerpelai amazon (N. africana)
  • Cerpelai kolombia (N. felipei)
  • Cerpelai ekor-panjang (N. frenata)
  • Cerpelai cokelat amerika (N. vison)
Mustela
(cerpelai)
  • Cerpelai-kerdil gigi-tanggal (M. aistoodonnivalis)
  • Cerpelai gunung (M. altaica)
  • Cerpelai ekor-pendek (M. erminea)
  • Cerpelai-hitam padang-rumput (M. eversmannii)
  • Feret (M. furo)
  • Cerpelai ekor-pendek haida (M. haidarum)
  • Cerpelai jepang (M. itatsi)
  • Cerpelai perut-kuning (M. kathiah)
  • Cerpelai coklat eropa (M. lutreola)
  • Cerpelai gunung jawa (M. lutreolina)
  • Cerpelai kaki-hitam (M. nigripes)
  • Cerpelai kecil (M. nivalis)
  • Cerpelai melayu (M. nudipes)
  • European polecat (M. putorius)
  • Cerpelai ekor-pendek amerika (M. richardsonii)
  • Cerpelai siberia (M. sibirica)
  • Cerpelai punggung-garis (M. strigidorsa)
Pengidentifikasi takson
Lynx pardinus
  • Wikidata: Q129727
  • Wikispecies: Lynx pardinus
  • ADW: Lynx_pardinus
  • BOLD: 279136
  • EoL: 347432
  • EPPO: LYNXPA
  • EUNIS: 1442
  • Fauna Europaea: 305369
  • Fauna Europaea (new): ba09d645-f83c-4f08-b9cf-2017c981c470
  • GBIF: 2435261
  • iNaturalist: 41975
  • IRMNG: 10229763
  • ISC: 75964
  • ITIS: 621869
  • IUCN: 12520
  • MDD: 1006008
  • MSW: 14000162
  • NBN: NHMSYS0000376858
  • NCBI: 191816
  • Observation.org: 84458
  • Open Tree of Life: 442049
  • Paleobiology Database: 224061
  • Species+: 8879
  • Xeno-canto: Lynx-pardinus
Felis pardina
  • Wikidata: Q109647290
  • CoL: 6HQTT
  • ECOS: 7270
  • EUNIS: 14326
  • GBIF: 2435262
  • ITIS: 622015
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riset genetik
  2. Budaya populer
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kucing kutub

genus mamalia

Lynx eurasia

Timur. Hewan ini juga dikenal sebagai "lynx eropa", "lynx" saja, "lynx utara", dan "lynx siberia" atau "lynx rusia". Sementara status konservasi yang

Mirkat

Spesies garangan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026