Luigi Accogli adalah seorang prelatus Gereja Katolik Italia yang menjalani karirnya dalam penugasan diplomatik Takhta Suci, yang meliputi penugasan sebagai Nunsius Apostolik di Tiongkok, Ekuador, Bangladesh, dan Suriah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 16 Agustus 1917 Andrano (en) |
| Kematian | 21 Juni 2004 |
| Apostolic Nuncio in Syria (en) | |
| 17 Juni 1988 – 18 Februari 1993 | |
| Apostolic Nuncio to Bangladesh (en) | |
| 6 Juli 1979 – | |
| Apostolic Nuncios to Ecuador (en) | |
| 29 September 1970 – | |
| Nunsiatur Apostolik untuk Tiongkok | |
| 16 Oktober 1967 – | |
| Uskup agung tituler | |
| 16 Oktober 1967 – Keuskupan: Treba (mul) | |
| Data pribadi | |
| Agama | Gereja Katolik Roma |
| Pendidikan | Akademi Gerejawi Kepausan |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | Uskup Katolik (1967–), imam Katolik (1943–) |
| Konsekrasi | Amleto Giovanni Cicognani |
Luigi Accogli (16 Agustus 1917 – 21 Juni 2004) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Italia yang menjalani karirnya dalam penugasan diplomatik Takhta Suci, yang meliputi penugasan sebagai Nunsius Apostolik di Tiongkok, Ekuador, Bangladesh, dan Suriah.
Luigi Accogli lahir di Andrano, Provinsi Lecce pada 16 Agustus 1917. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 6 Maret 1943. Untuk mempersiapkan karir diplomatik, ia masuk Akademi Gerejawi Kepausan pada 1946.[1]
Pada 19 Oktober 1967, Paus Paulus VI mengangkatnya menjadi uskup agung tituler dan Nunsius Apostolik untuk Tiongkok.[2] He received his episcopal consecration from Cardinal Amleto Cicognani on 26 November 1967.
Pada 29 September 1970, Paus Paulus VI mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Ekuador.[3] Pada 6 Juli 1979, Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Bangladesh.[4] Pada 17 Juni 1988, Paus Yohanes Paulus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Suriah.[5]
Ia pensiun saat ia digantikan dalam jabatan tersebut pada 11 Februari 1993.[6]
Ia meninggal pada 21 Juni 2004.