Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lubang Jeriji Saleh

Lubang Jeriji Saleh adalah sebuah gua batu kapur yang terletak di wilayah Karst Sangkulirang-Mangkalihat, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Laporan penelitian tahun 2018 menunjukkan bahwa gua ini memiliki seni figuratif yang dipercaya tertua di dunia, hingga akhirnya tim peneliti yang sama melaporkan bahwa lukisan di salah satu gua di Leang Bulu' Sipong 4, Karst Maros-Pangkep berusia 4.000 tahun lebih tua.

Wikipedia article
Diperbarui 31 Januari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lubang Jeriji Saleh
Lukisan figuratif tertua: penggambaran banteng yang ditemukan di Lubang Jeriji Saleh dengan penanggalan lebih dari 40.000 (mungkin setua 52,000) tahun.[1]

Lubang Jeriji Saleh adalah sebuah gua batu kapur yang terletak di wilayah Karst Sangkulirang-Mangkalihat, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Laporan penelitian tahun 2018 menunjukkan bahwa gua ini memiliki seni figuratif yang dipercaya tertua di dunia,[2] hingga akhirnya tim peneliti yang sama melaporkan bahwa lukisan di salah satu gua di Leang Bulu' Sipong 4, Karst Maros-Pangkep berusia 4.000 tahun lebih tua.[3][4]

Lukisan gua

Lubang Jeriji Saleh berisi banyak lukisan gua. Yang tertua dari lukisan-lukisan ini, diciptakan lebih dari 40.000 (mungkin setua 52,000) tahun yang lalu,[1][5][6] dan dipercaya merupakan gambar banteng.[7] Banteng tersebut selebar sekitar 5 kaki (1,5 meter),[8] dan tergambar dari oker jingga kemerahan di dinding gua batu kapur.[9]

Ada tiga "fase" teridentifikasi dalam lukisan gua. Yang pertama berisi gambar banteng dan stensil tangan oker. Yang kedua berisi lebih banyak stensil dengan "warna murbei" bersama dengan penggambaran manusia. Tahap ketiga menggambarkan manusia, perahu dan desain geometris.[10]

Penyelidikan

Lukisan-lukisan gua ini pertama kali ditemukan pada tahun 1996 oleh Tim Perancis-Indonesia: Pindi Setiawan (Indonesia) penjelajah Prancis Luc-Henri Fage.[11], dan Peneliti CNRS Michael Chazine dan dipelajari oleh Luc-Henri Fage selama berbagai misi (2001, 2002, 2003).

Tim yang memberi tanggal pada lukisan gua dipimpin oleh Maxime Aubert dari Universitas Griffith dan Pindi Setiawan dari Institut Teknologi Bandung,[12] yang sebelumnya telah menyelidiki lukisan gua di pulau Sulawesi.[13]

Untuk menanggal lukisan, tim tersebut menggunakan teknik penanggalan pada kandungan kalsium karbonat (batu kapur) dekat dengan lukisan-lukisan tersebut. Laporan hasil penelitian diterbitkan di jurnal Nature.[14][15][16]

Pengaruh

Penemuan lukisan gua ini penting dalam sejarah budaya manusia, karena itu menambah pandangan bahwa seni gua diciptakan secara bersamaan di Asia Tenggara dan Eropa. Namun, tidak diketahui siapa orang-orang yang menciptakan lukisan-lukisan dan apa yang terjadi pada mereka.[17]

Francesco d'Errico, seorang ahli dalam seni prasejarah di Universitas Bordeaux, menyatakan penyelidikan sebagai "penemuan arkeologi besar", tetapi juga menambahkan bahwa penemuan tersebut hanya memberikan sedikit informasi tentang asal-usul geografis seni.[18]

Referensi

  1. 1 2 Zimmer, Carl (7 November 2018). "In Cave in Borneo Jungle, Scientists Find Oldest Figurative Painting in the World - A cave drawing in Borneo is at least 40,000 years old, raising intriguing questions about creativity in ancient societies". The New York Times. Diakses tanggal 8 November 2018.
  2. ↑ Aubert, M.; Setiawan, P.; Oktaviana, A. A.; Brumm, A.; Sulistyarto, P. H.; Saptomo, E. W.; Istiawan, B.; Ma’rifat, T. A.; Wahyuono, V. N.; Atmoko, F. T.; Zhao, J.-X.; Huntley, J.; Taçon, P. S. C.; Howard, D. L.; Brand, H. E. A. (2018-11-07). "Palaeolithic cave art in Borneo". Nature. Springer Nature America, Inc. doi:10.1038/s41586-018-0679-9. ISSN 0028-0836.
  3. ↑ Maxime Aubert; et al. (11 Desember 2019). "Earliest hunting scene in prehistoric art". Nature. 576 (7787): 442–445. doi:10.1038/s41586-019-1806-y. PMID 31827284. S2CID 209311825.
  4. ↑ Alison George (14 Desember 2019). "44,000-year-old hunting scene is earliest painted 'story' ever found". New Scientist.
  5. ↑ Aubert, M.; et al. (7 November 2018). "Palaeolithic cave art in Borneo". Nature. Diakses tanggal 8 November 2018. CS1 maint: Explicit use of et al. (link)
  6. ↑ Hardwerk, Brian (7 November 2018). "World's Oldest-Known Figurative Paintings Discovered in Borneo Cave - Dated to at least 40,000 years old, the depiction of a cattle-like animal has striking similarities to ancient rock art found in other parts of the world". Smithsonian. Diakses tanggal 8 November 2018.
  7. ↑ "Oldest cave painting of animal found". BBC News. 7 November 2018. Diakses tanggal 8 November 2018.
  8. ↑ Larson, Christina (7 November 2018). "Red bull drawn in Indonesian cave dated to 40,000 years ago". The Seattle Times. Diakses tanggal 8 November 2018.
  9. ↑ Sample, Ian (7 November 2018). "World's 'oldest figurative painting' discovered in Borneo cave". the Guardian (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 November 2018.
  10. ↑ Strickland, Ashley (7 November 2018). "Oldest figurative artwork found in a cave that's full of surprises". CNN. Diakses tanggal 9 November 2018.
  11. ↑ Delbecq, Denis (7 November 2018). "A Bornéo, des fresques parmi les plus anciennes du monde ont été découvertes". Le Temps (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 8 November 2018.
  12. ↑ Gabbatiss, Josh (8 November 2018). "Oldest ever figurative painting discovered in Borneo cave". The Independent. Diakses tanggal 9 November 2018.
  13. ↑ Weule, Genelle (8 November 2018). "Scientists say this is the world's oldest known animal rock art". ABC News (dalam bahasa Australian English). Diakses tanggal 8 November 2018.
  14. ↑ Maxime Aubert; et al. (November 2018). "Palaeolithic cave art in Borneo". Nature. 564 (7735): 254–257. Bibcode:2018Natur.564..254A. doi:10.1038/s41586-018-0679-9. PMID 30405242. S2CID 53208538.
  15. ↑ Gabbatiss, Josh (8 November 2018). "Oldest ever figurative painting discovered in Borneo cave". The Independent. Diakses tanggal 9 November 2018.
  16. ↑ Weule, Genelle (8 November 2018). "Scientists say this is the world's oldest known animal rock art". ABC News (dalam bahasa Australian English). Diakses tanggal 8 November 2018.
  17. ↑ Rice, Doyle (8 November 2018). "Earliest cave paintings of animal discovered in Indonesia, dating back 40,000 years". USA TODAY (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 9 November 2018.
  18. ↑ Rincon, Paul (7 November 2018). "'Oldest animal painting' discovered". BBC News. Diakses tanggal 8 November 2018.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lukisan gua
  2. Penyelidikan
  3. Pengaruh
  4. Referensi

Artikel Terkait

Daftar gua yang memiliki lukisan tertua di dunia

Maltravieso (hoax/kurang bukti) 64.000 tahun yang lalu Cáceres, Spanyol 2 Lubang Jeriji Saleh 52.000-40.000 tahun yang lalu Kutai Timur, Indonesia 3 Leang Tedongnge

Seni

proses membuat benda yang tidak bernilai intrinsik namun memiliki nilai ekstrinsik melalui pendekatan emosional atau estetika

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026