Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lompat jangkit

Lompat jangkit adalah salah satu nomor lompat dari cabang olahraga atletik yang berupa gerakan melompat, mengangkat kaki ke atas dan ke depan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara. Penekanan gerak lompat jangkit pada saat awalan lari dilanjutkan dengan lompat kijang dengan anggapan akan lebih meringankan dalam gerakan pada saat melompat. Lompat jangkit merupakan gerakan gabungan dari awalan, tolakan, waktu melayang dan mendarat. Pendaratan dilakukan pada sikap jingkat sehingga atlet mendarat dengan kaki yang sama dengan saat bertumpu, pada saat langkah mendarat dengan kaki lain yang juga digunakan untuk tumpuan lompat. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan secara berkesinambungan dan antara satu dengan yang lainnya saling menunjang sehingga penguasaan terhadap masing-masing gerakan menjadi sangat penting.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lompat jangkit
Lompat Jangkit
Atletik
Willie Banks pada Olympiade 1988 Seoul, Korea Selatan.
Rekor putra
DuniaJonathan Edwards (GBR) 18.29 m (60 ft 0 in) (1995)
OlimpiadeKenny Harrison (USA) 18.09 m (59 ft 4 in) (1996)
Rekor putri
DuniaInessa Kravets (UKR) 15.50 m (50 ft 10 in) (1995)
OlimpiadeFrançoise Mbango (CMR) 15.39 m (50 ft 5¾ in) (2008)

Lompat jangkit adalah salah satu nomor lompat dari cabang olahraga atletik yang berupa gerakan melompat, mengangkat kaki ke atas dan ke depan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara. Penekanan gerak lompat jangkit pada saat awalan lari dilanjutkan dengan lompat kijang dengan anggapan akan lebih meringankan dalam gerakan pada saat melompat. Lompat jangkit merupakan gerakan gabungan dari awalan, tolakan, waktu melayang dan mendarat.[1] Pendaratan dilakukan pada sikap jingkat sehingga atlet mendarat dengan kaki yang sama dengan saat bertumpu, pada saat langkah mendarat dengan kaki lain yang juga digunakan untuk tumpuan lompat.[2] Gerakan-gerakan tersebut dilakukan secara berkesinambungan dan antara satu dengan yang lainnya saling menunjang sehingga penguasaan terhadap masing-masing gerakan menjadi sangat penting.[1]

Aturan

Perlombaan

  • Lompat jangkit terdiri dari jingkat (hop), langkah (step) dan lompat (jump), yang dilakukan secara berurutan.[3] Kontak-kontak tanah yang mendahului fase-fase hop, step, dan jump sebagian besar menentukan jarak penerbangan dalam setiap fase dan telah disarankan bahwa transisi, atau kontak, antara fase jingkat dan langkah adalah elemen paling penting dalam keberhasilan lompat ganda yang sukses.[4]
  • Jingkat dilakukan sedemikian rupa sehingga atlet mendarat dengan kaki yang sama dengan saat bertumpu, pada saat langkah mendarat dengan kaki lain yang digunakan untuk tumpuan lompat. Tidak akan dianggap suatu kegagalan apabila atlet pada waktu melakukan gerakan lompat kakinya yang pasif (kaki gantung) menyentuh tanah.[3]

Garis tumpuan

  • Jarak antara garis batas tumpuan dengan ujung terjauh tempat pendaratan harus tidak kurang dari 21 meter.
  • Untuk lomba internasional, disarankan bahwa jarak garis batas tumpuan ke ujung terdekat tempat pendaratan paling sedikit 13 meter untuk putra dan 11 meter untuk putri. Untuk perlombaan lainnya jarak ini daat disesuaikan dengan tingkatan perlombaan.
  • Antara balok tumpuan dengan tempat pendaratan harus ada suatu tempat untuk langkah dan lompat, menjadi tempat bertumpu (take off), dengan lebar minimum 1,22 meter yang kokoh dan rata.[3]
Dmitrii Sorokin memenangkan emas di Gawangju 2105

Referensi

  1. 1 2 Kresnapati, Pandu (Agustus 2018). "Pengaruh Pola Latihan Lompat Kijang Terhadap Hasil Lompat Jangkit Mahasiswa Putra PJKR UPGRIS". Journal of Sport Coaching and Physical Education. 3 (1): 10. ISSN 2548-706X.
  2. ↑ Sugiyanto (Juni 2017). "Peningkatan Hasil Belajar Lompat Jangkit Peserta Didik SMKN 2 Purworejo Melalui Analisis Biomekanika dengan Software Kinovea" (PDF). Jurnal Pendidikan Surya Edukasi. 3 (1): 1. ISSN 2714-8157.
  3. 1 2 3 Nopiyanto, Yahya Eko; Raibowo, Septian (31 Agustus 2020). Dasar-dasar Atletik. Bengkulu: El Markazi. hlm. 127. ISBN 978-623-6584-44-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Sobarna, Akhmad; Hambali, Sumbara; Rizal, Rony Mohamad; Sevtiadzi, Lingga (1 Juni 2019). "Hasil Keterampilan Lompat Jangkit: Studi Eksperimen Menggunakan Latihan Plyometrik". Jurnal Pendidikan Olah Raga (dalam bahasa Inggris). 8 (1): 55. doi:10.31571/jpo.v8i1.1233. ISSN 2407-1528. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-30. Diakses tanggal 2021-01-24.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Aturan
  2. Perlombaan
  3. Garis tumpuan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Trek dan lapangan

olahraga yang meliputi berbagai cabang lari, lompat, dan lempar

Atletik pada Pekan Olahraga Nasional 2016 – Lompat jangkit putri

Lompat jangkit putri pada Pekan Olahraga Nasional XIX berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dari tanggal 25 September 2016. Setiap

Atletik pada Pekan Olahraga Nasional 2016 – Lompat jangkit putra

Lompat jangkit putra pada Pekan Olahraga Nasional XIX berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dari tanggal 24 September 2016. Setiap

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026