Logam nonfero adalah logam paduan yang tidak mengandung unsur besi dan karbon. Jenis logam nonfero meliputi logam berat, logam ringan, logam mulia, logam refraktori, dan logam radio aktif.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Logam nonfero adalah logam paduan yang tidak mengandung unsur besi dan karbon. Jenis logam nonfero meliputi logam berat, logam ringan, logam mulia, logam refraktori, dan logam radio aktif.[1]
Logam nonfero, sebagai aturan, lebih mahal daripada logam ferus,[2][3][4] tetapi digunakan karena sifat-sifat yang diinginkan seperti bobot ringan (misalnya, aluminium),[5] konduktivitas lebih tinggi (misalnya, tembaga), sifat tak magnetik atau ketahanan terhadap korosi (misalnya, seng). Beberapa logam nonfero juga digunakan dalam industri metalurgi.[6] Misalnya, bauksit digunakan sebagai fluks untuk tanur tinggi, sedangkan yang lain, seperti wolframit, pirolusit, dan kromit, digunakan dalam pembuatan paduan logam ferus.
Logam nonfero yang penting meliputi aluminium, tembaga, timbal, timah, titanium, dan seng, serta paduan seperti kuningan.[7][8][9] Logam mulia seperti emas, perak, dan platina, serta logam eksotis atau langka seperti merkuri, wolfram, berilium, bismut, serium, kadmium, niobium, indium, galium, germanium, litium, selenium, tantalum, telurium, vanadium, dan zirkonium, juga termasuk logam nonfero. Biasanya mereka diperoleh dari mineral seperti sulfida, karbonat, dan silikat. Logam nonfero umumnya dimurnikan dengan elektrolisis.
Pusat penampungan rongsokan menangani pengolahan logam nonfero dan logam ferus. Yang paling umum adalah logam ferus yang mengandung besi, misalnya baja, dan harga mencerminkan hal itu. Logam lain, seperti kuningan dan tembaga, harganya jauh lebih tinggi, sehingga layak untuk didaur ulang.[10] Karena penggunaannya yang luas, limbah logam nonfero biasanya didaur ulang. Bahan sekunder dalam rongsokan sangat penting bagi industri metalurgi, karena produksi logam baru sering kali membutuhkan penggunaannya. Beberapa fasilitas daur ulang melebur dan memproses ulang logam nonfero; terak dikumpulkan dan disimpan di lokasi, dan uap logam disaring serta dikumpulkan. Rongsokan logam nonfero diperoleh dari limbah industri, emisi partikel padat, dan sisa perangkat teknologi yang usang (misalnya, kabel tembaga).[11]