Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Liudolf dari Sachsen

Liudolf merupakan seorang pejabat Sachsen, putra comte (Graf) Brun (Brunhart) dan istrinya Gisla von Verla; kemudian para penulis menyebutnya sebagai adipati Sachsen Timur dan Comte Ostfalen. Liudolf memperluas kekuasaannya di Sachsen timur, dan merupakan seorang pemimpin (dux) di dalam peperangan Raja Ludwig si Jerman melawan Bangsa Norman dan Slavia. Liudolfing yang memerintah, juga dikenal sebagai Wangsa Ottonian, yang dinamakan sepertinya; ia merupakan anggota tertua yang terbukti.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Liudolf dari Sachsen
Silsilah Wangsa Ottonian, Ludolf dux Saxonie di atas Chronica sancti Pantaleonis, Cologne, dari abad ke-12

Liudolf (lahir di sekitar tahun 805, meninggal 12 Maret 864 atau 866) merupakan seorang pejabat Sachsen, putra comte (Graf) Brun (Brunhart)[1] dan istrinya Gisla von Verla;[2] kemudian para penulis menyebutnya sebagai adipati Sachsen Timur (dux orientalis Saxonum, mungkin sejak tahun 850) dan Comte Ostfalen. Liudolf memperluas kekuasaannya di Sachsen timur, dan merupakan seorang pemimpin (dux) di dalam peperangan Raja Ludwig si Jerman melawan Bangsa Norman dan Slavia. Liudolfing yang memerintah, juga dikenal sebagai Wangsa Ottonian, yang dinamakan sepertinya; ia merupakan anggota tertua yang terbukti.

Sebelum tahun 830 Liudolf menikahi Oda, putri Suku Franka princeps yang bernama Wangsa Billung dan istrinya Aeda. Oda meninggal pada tanggal 17 Mei 913, diperkirakan pada usia 107 tahun.[3]

Mereka memiliki enam orang anak:[4]

  • Bruno
  • Otto, ayahanda Heinrich I dari Sachsen
  • Liutgard dari Sachsen menikah dengan Raja Ludwig III pada tahun 874.[5]
  • Hathumoda, menjadi seorang kepala biarawati
  • Gerberga, menjadi seorang kepala biarawati
  • Christina, menjadi seorang kepala biarawati[6]

Dengan menikahi putri seorang bangsawan Suku Franka, Liudolf mengikuti saran yang dianjurkan oleh Karel yang Agung mengenai pemastian integritas Kerajaan Franka melalui pernikahan setelah akibat Perang Sachsen.

Pada tahun 845/846, Liudolf dan istrinya melakukan perjalanan ke Roma untuk meminta Paus Sergius II mengizinkan pendirian sebuah biara, yang akan didirikan di wilayah gereja di Brunshausen pada sekitar tahun 852, dan pindah pada tahun 881 untuk membentuk Biara Gandersheim. Putri Liudolf yang masih kecil Hathumoda menjadi kepala biarawatinya yang pertama.

Liudolf dimakamkan di Brunshausen.

Catatan

  1. ↑ The Encyclopaedia Britannica, Vol 24, Ed. Hugh Chisholm, (1911), 268.
  2. ↑ de:Liudolf (Sachsen)
  3. ↑ Saint Odilo (Abbot of Cluny), Queenship and sanctity: The lives of Mathilda and The epitaph of Adelheid, translated by Sean Gilsdorf, (Catholic University of America Press, 2004), 24.
  4. ↑ Althoff, Gerd, Christopher Carroll, Family, friends and followers: political and social bonds in medieval Europe, (Cambridge University Press, 2004), 38.
  5. ↑ The rise of the medieval world, 500-1300: a biographical dictionary, Ed. Jana K. Schulman, (Greenwood Press, 2002), 271.
  6. ↑ The rise of the medieval world, 500-1300: a biographical dictionary, 271.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan

Artikel Terkait

Liudolf dari Swabia

Liudolf (930 – 6 September 957) merupakan seorang Adipati Swabia dari tahun 950 sampai dengan tahun 954. Ia merupakan putra Otto I, Raja Jerman, dengan

Wangsa Ottonian

dinasti Sachsen setelah asal keluarga. Keluarga itu sendiri juga kadang-kadang diketahui sebagai Liudolfing, setelah anggota yang paling awal Liudolf dan

Heinrich I dari Sachsen

merupakan seorang Adipati Sachsen dari tahun 912 dan Raja Jerman dari tahun 919 sampai kematiannya. Dinasti Ottonian yang pertama dari raja dan kaisar Jerman

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026