Liberalisme keagamaan adalah sebuah konsepsi agama yang mendorong kebebasan pribadi dan kelompok dan rasionalitas. Ini adalah sebuah sikap terhadap agama orang itu sendiri yang berseberangan dengan pandangan tradisionalis atau ortodoks, dan secara langsung berlawanan dengan tren fundamentalisme agama. Ini berkaitan dengan kebebasan beragama, yang merupakan toleransi terhadap keyakinan dan praktik agama berbeda, tetapi tak semua promoter kebebasan beragama sepakat dengan liberalisme agama, dan begitupun sebaliknya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Liberalisme keagamaan adalah sebuah konsepsi agama (atau agama tertentu) yang mendorong kebebasan pribadi dan kelompok[1] dan rasionalitas.[2] Ini adalah sebuah sikap terhadap agama orang itu sendiri (berbeda dengan kritik agama dari posisi sekuler, dan berbeda dengan kritik agama selain agama orang itu sendiri) yang berseberangan dengan pandangan tradisionalis atau ortodoks, dan secara langsung berlawanan dengan tren fundamentalisme agama. Ini berkaitan dengan kebebasan beragama, yang merupakan toleransi terhadap keyakinan dan praktik agama berbeda, tetapi tak semua promoter kebebasan beragama sepakat dengan liberalisme agama, dan begitupun sebaliknya.[3]