Lesula adalah sebuah spesies monyet dunia baru dalam genus guenon Cercopithecus, yang ditemukan di Cekungan Lomami di Kongo. Meski telah diketahui oleh masyarakat pribumi, lesula baru diketahui oleh komunitas ilmiah internasional saat spesies ini ditemukan pada 2007 dan dikonfirmasi pada tahun 2012. Lesula menjadi spesies monyet Afrika terbaru kedua yang ditemukan sejak 1984. Monyet ini dideskripsikan sebagai memiliki mata yang mirip manusia dan buntut berwarna biru. "Dan jantan dewasa memiliki sebagian kulit tanpa bulu yang luas di daerah bokong, kemaluan dan perianalnya", tutur John A. Hart, peneliti yang mendeskripsikan monyet ini. "Itu berwarna biru cemerlang, sangat spektakuler".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Lesula | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Primata |
| Subordo: | Haplorhini |
| Infraordo: | Simiiformes |
| Famili: | Cercopithecidae |
| Genus: | Cercopithecus |
| Spesies: | C. lomamiensis |
| Nama binomial | |
| Cercopithecus lomamiensis Hart et al., 2012 | |
Lesula (Cercopithecus lomamiensis) adalah sebuah spesies monyet dunia baru dalam genus guenon Cercopithecus, yang ditemukan di Cekungan Lomami di Kongo. Meski telah diketahui oleh masyarakat pribumi, lesula baru diketahui oleh komunitas ilmiah internasional saat spesies ini ditemukan pada 2007 dan dikonfirmasi pada tahun 2012. Lesula menjadi spesies monyet Afrika terbaru kedua yang ditemukan sejak 1984.[2] Monyet ini dideskripsikan sebagai memiliki mata yang mirip manusia dan buntut berwarna biru.[3][4] "Dan jantan dewasa memiliki sebagian kulit tanpa bulu yang luas di daerah bokong, kemaluan dan perianalnya", tutur John A. Hart, peneliti yang mendeskripsikan monyet ini. "Itu berwarna biru cemerlang, sangat spektakuler".[5]