Maxomys adalah genus hewan pengerat yang tersebar luas di Asia Tenggara. Mereka adalah hewan pengerat berukuran sedang, mirip dengan tikus, yang hidup di tanah hutan hujan tropis. Di sana mereka membangun sarang, dilapisi dengan daun-daun berguguran dari pepohonan. Mereka memakan akar, buah yang jatuh, dan tanaman lain, serta serangga. Semua spesies pemalu dan menghindari makanan dari manusia. Suku pedalaman Kalimantan biasa menyebut hewan ini dengan nama lesoq-lati.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Lesoq-lati
Periode Pleistocene - Recent
| |
|---|---|
| Maxomys | |
| Taksonomi | |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Rodentia |
| Famili | Muridae |
| Subfamili | Murinae |
| Genus | Maxomys Sody, 1936 |
Maxomys adalah genus hewan pengerat yang tersebar luas di Asia Tenggara. Mereka adalah hewan pengerat berukuran sedang, mirip dengan tikus, yang hidup di tanah hutan hujan tropis. Di sana mereka membangun sarang, dilapisi dengan daun-daun berguguran dari pepohonan. Mereka memakan akar, buah yang jatuh, dan tanaman lain, serta serangga. Semua spesies pemalu dan menghindari makanan dari manusia. Suku pedalaman Kalimantan biasa menyebut hewan ini dengan nama lesoq-lati.
Genus Maxomys awalnya dianggap sebagai subgenus dari Rattus, genus tikus. Ketika ditetapkan sebagai genusnya sendiri pada tahun 1960-an, Maxomys sering digabungkan dengan genera Niviventer dan Leopoldamys. Dalam taksonomi yang diterima saat ini, Musser, Marshall, dan Boeadi mendirikan Maxomys pada tahun 1979.