Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lempeng Okhotsk

Lempeng Okhotsk merupakan salah satu lempeng tektonik minor yang terletak di kawasan timur laut Eurasia. Lempeng ini meliputi wilayah Semenanjung Kamchatka, Oblast Magadan, dan Pulau Sakhalin di Rusia; wilayah Hokkaido, Tōhoku, dan Kantō di Jepang; serta Laut Okhotsk dan Kepulauan Kuril yang masih menjadi wilayah sengketa antara Rusia dan Jepang.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lempeng Okhotsk merupakan salah satu lempeng tektonik minor yang terletak di kawasan timur laut Eurasia. Lempeng ini meliputi wilayah Semenanjung Kamchatka, Oblast Magadan, dan Pulau Sakhalin di Rusia; wilayah Hokkaido, Tōhoku, dan Kantō di Jepang; serta Laut Okhotsk dan Kepulauan Kuril yang masih menjadi wilayah sengketa antara Rusia dan Jepang.[1]

Letak dan batas lempeng

Lempeng Okhotsk berbatasan dengan beberapa lempeng besar, antara lain Lempeng Amurian di barat, Lempeng Pasifik di timur, dan Lempeng Amerika Utara di timur laut. Di Jepang, sistem sesar utama terbentuk pada zona pertemuan antara Lempeng Amur (bagian timur dari Lempeng Eurasia) dan Lempeng Okhotsk. Batas utama antara kedua lempeng tersebut berupa sesar transform geser kiri yang dikenal sebagai Sesar Ulakhan, yang memanjang dari kawasan Pegunungan Chersky dan berhubungan dengan pertemuan tiga lempeng (triple junction) di wilayah tersebut.[2]

Sejarah konsep mikrolempeng

Konsep Lempeng Okhotsk sebagai lempeng tersendiri mulai dikemukakan pada akhir abad ke-20. Pada dekade 1970-an, Jepang semula dianggap berada di atas Lempeng Eurasia pada titik pertemuan empat lempeng besar, yaitu Lempeng Amerika Utara, Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Filipina. Batas barat Lempeng Amerika Utara saat itu ditafsirkan melintasi selatan Pulau Hokkaido. Pada 1980-an, batas tersebut direvisi hingga mencakup Laut Jepang dan Garis Tektonik Itoigawa-Shizuoka (Itoigawa-Shizuoka Tectonic Line, I-STL), berdasarkan aktivitas seismik di tepi timur Laut Jepang. Penelitian pada 1990-an mendukung adanya mikrolempeng Okhotsk yang bergerak secara independen dari Lempeng Amerika Utara.[3][4]

Pada tahun 2003, ahli geologi Peter Bird mengusulkan bahwa batas selatan Lempeng Okhotsk melewati I-STL, sehingga sebagian besar wilayah Jepang berada di atas Lempeng Okhotsk.[5] Beberapa penelitian lain berpendapat bahwa selama periode Neogen, batas lempeng pernah melalui Hokkaido, dan bahwa wilayah Jepang timur laut serta Hokkaido bagian barat sebelumnya termasuk dalam Lempeng Eurasia.[4]

Aktivitas tektonik dan seismik

Batas antara mikrolempeng Okhotsk dan mikrolempeng Amur berhubungan dengan terjadinya sejumlah gempa kuat di Laut Jepang dan Pulau Sakhalin. Salah satunya adalah gempa Sakhalin Utara 27 Mei 1995 (magnitudo Mw 7,1 atau Ms 7,5 menurut sumber lain), yang menghancurkan kota Neftegorsk. Kota tersebut kemudian tidak dibangun kembali. Gempa besar lainnya, seperti Gempa Laut Jepang 1983, Gempa Hokkaido 1993, dan Gempa Noto 2024, juga memicu tsunami di wilayah Laut Jepang.[6][7]

Batas timur antara Lempeng Okhotsk dan Lempeng Pasifik merupakan zona subduksi aktif, di mana Lempeng Pasifik menekan ke bawah Lempeng Okhotsk. Zona ini menjadi sumber sejumlah gempa megathrust terbesar di dunia, termasuk Gempa Kamchatka 1737 (Mw 9,0–9,3), Gempa Kamchatka 1952 (Mw 9,0), dan Gempa Kamchatka 2025 (Mw 8,8). Aktivitas serupa juga tercatat di Kepulauan Kuril (Gempa 15 November 2006, Mw 8,3),[8][9] Hokkaido (Gempa 26 September 2003, Mw 8,3),[10][11] dan Honshu (Gempa 11 Maret 2011, Mw 9,0) yang memicu tsunami besar di Samudra Pasifik.[12]

Berdasarkan hasil pengukuran Global Positioning System (GPS) dan pemodelan geodinamik, Lempeng Okhotsk diketahui mengalami rotasi perlahan searah jarum jam. Kecepatan rotasi tersebut diperkirakan sekitar 0,2 derajat per satu juta tahun, dengan sumbu rotasi yang terletak di utara Pulau Sakhalin.[13]

Referensi

  1. ↑ "Japan earthquake and tsunami of 2011 | Facts & Death Toll | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). 2025-09-29. Diakses tanggal 2025-11-13.
  2. ↑ Gioncu, Victor; Mazzolani, Federico (2010-08-04). Earthquake Engineering for Structural Design. CRC Press. ISBN 978-0-429-17876-4.
  3. ↑ Inoue, D. (2009-08-27). Characterizing active tectonic structures for nuclear facilities in Japan. Cambridge University Press. hlm. 492–508. ISBN 978-0-521-88797-7.
  4. 1 2 Barnes, Gina L. (2022-12-29). Tectonic Archaeology. Archaeopress Publishing Ltd. ISBN 978-1-80327-400-3.
  5. ↑ Bird, Peter (2003). "An updated digital model of plate boundaries". Geochemistry, Geophysics, Geosystems (dalam bahasa Inggris). 4 (3). doi:10.1029/2001GC000252. ISSN 1525-2027.
  6. ↑ "Earthquake Information for 1995". earthquake.usgs.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-13.
  7. ↑ Arefiev, S. S.; Rogozhin, E. A.; Aptekman, Zh. Ya.; Bykova, V. V.; Dorbath, C. (2006-10-01). "Deep structure and tomographic imaging of strong earthquake source zones". Izvestiya, Physics of the Solid Earth (dalam bahasa Inggris). 42 (10): 850–863. doi:10.1134/S1069351306100090. ISSN 1555-6506.
  8. ↑ Matsumoto, Hiroyuki; Kawaguchi, Katsuyoshi; Asakawa, Kenichi (2007-04). "Offshore Tsunami Observation by the Kuril Islands Earthquake of 15 November 2006". 2007 Symposium on Underwater Technology and Workshop on Scientific Use of Submarine Cables and Related Technologies: 482–487. doi:10.1109/UT.2007.370767.
  9. ↑ "Magnitude 8.3 - KURIL ISLANDS". earthquake.usgs.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-13.
  10. ↑ Watanabe, Tomoki; Takahashi, Hiroaki; Ichiyanagi, Masayoshi; Okayama, Muneo; Takada, Masamitsu; Otsuka, Riyo; Hirata, Kenji; Morita, Shigehiko; Kasahara, Minoru (2006-10-30). "Seismological monitoring on the 2003 Tokachi-oki earthquake, derived from off Kushiro permanent cabled OBSs and land-based observations". Tectonophysics. Natural Laboratories on Seismogenic Faults. 426 (1): 107–118. doi:10.1016/j.tecto.2006.02.016. ISSN 0040-1951.
  11. ↑ "Magnitude 8.3 - HOKKAIDO, JAPAN REGION". earthquake.usgs.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-13.
  12. ↑ Liu, Xin; Zhao, Dapeng (2018-06-20). "Upper and lower plate controls on the great 2011 Tohoku-oki earthquake". Science Advances. 4 (6): eaat4396. doi:10.1126/sciadv.aat4396. PMC 6010320. PMID 29938226.
  13. ↑ Apel, E. V.; Bürgmann, R.; Steblov, G.; Vasilenko, N.; King, R.; Prytkov, A. (2006). "Independent active microplate tectonics of northeast Asia from GPS velocities and block modeling". Geophysical Research Letters (dalam bahasa Inggris). 33 (11). doi:10.1029/2006GL026077. ISSN 1944-8007.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Letak dan batas lempeng
  2. Sejarah konsep mikrolempeng
  3. Aktivitas tektonik dan seismik
  4. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026