Lee Yung-duk adalah politikus dan birokrat Korea Selatan yang menjabat sebagai Perdana Menteri Korea Selatan ke-25 di bawah pemerintahan Kim Young-sam pada tahun 1994. Ia dikenal sebagai figur teknokrat dan pejabat karier yang aktif pada masa transisi Korea Selatan menuju pemerintahan sipil pasca-era militer.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Lee Yung-duk | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 이영덕 | |||||||||||||
| Perdana Menteri Korea Selatan | |||||||||||||
| Masa jabatan 30 April 1994 – 16 Desember 1994 | |||||||||||||
| Presiden | Kim Young-sam | ||||||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||||||
| Lahir | (1926-03-06)6 Maret 1926 Provinsi Gyeongsang Utara, Pendudukan Jepang Di Korea | ||||||||||||
| Meninggal | 6 Februari 2010(2010-02-06) (umur 83) Seoul, Korea Selatan | ||||||||||||
| Kebangsaan | Korea Selatan | ||||||||||||
| Almamater | Seoul National University Ohio State University | ||||||||||||
| Pekerjaan | Politikus | ||||||||||||
| |||||||||||||
Lee Yung-duk (bahasa Korea: 이영덕code: ko is deprecated , 6 Maret 1926 – 6 Februari 2010) adalah politikus dan birokrat Korea Selatan yang menjabat sebagai Perdana Menteri Korea Selatan ke-25 di bawah pemerintahan Kim Young-sam pada tahun 1994. Ia dikenal sebagai figur teknokrat dan pejabat karier yang aktif pada masa transisi Korea Selatan menuju pemerintahan sipil pasca-era militer.
Lee lahir pada 6 Maret 1926 di Provinsi Gyeongsang Utara, Korea. Ia menempuh pendidikan sarjana di Seoul National University dan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Ohio State University di Amerika Serikat, tempat ia meraih gelar doktor (Ph.D) dalam bidang administrasi publik.[1]
Sebelum menjabat sebagai perdana menteri, Lee berkarier lama sebagai pegawai negeri sipil di berbagai kementerian dan lembaga pemerintahan Korea Selatan. Ia dikenal sebagai birokrat senior yang banyak terlibat dalam kebijakan ekonomi dan administrasi negara pada era 1980-an.[2]
Lee diangkat menjadi Perdana Menteri pada 30 April 1994 oleh Presiden Kim Young-sam menggantikan Lee Hoi-chang. Masa jabatannya bertepatan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat transparansi dan efisiensi birokrasi. Ia juga menangani koordinasi antar kementerian selama masa reformasi ekonomi dan deregulasi yang dilakukan oleh pemerintahan Kim.[3]
Selama masa jabatannya, Lee melakukan kunjungan resmi ke Singapura pada Agustus 1994 untuk memperkuat hubungan ekonomi dan diplomatik antara kedua negara. Namun, masa pemerintahannya hanya berlangsung sekitar tujuh bulan, sebelum ia digantikan oleh Lee Hong-koo pada Desember 1994.[2]
Setelah tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri, Lee tetap aktif dalam kegiatan akademik dan sosial, termasuk memberikan ceramah tentang kebijakan publik dan administrasi pemerintahan. Ia dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam pengembangan sistem birokrasi modern Korea Selatan.
Lee meninggal dunia pada 6 Februari 2010 di Seoul pada usia 83 tahun akibat pneumonia. Ia dimakamkan dengan upacara kenegaraan sederhana di Seoul.[1]