Pada 2 September 2016, terjadi ledakan di sebuah pasar malam di Kota Davao, sebuah kota besar di pulau Mindanao, Filipina. Ledakan terjadi pada pukul 22:24 (UTC+08.00). Ledakan tersebut menewaskan sekitar 14 orang dan melukai 71 orang. Organisasi teroris Abu Sayyaf mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ledakan Kota Davao 2016 | |
|---|---|
![]() | |
| Lokasi | 7°11′27″N 125°27′19″E / 7.1907°N 125.4553°E / 7.1907; 125.4553[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Pengeboman_Kota_Davao_2016¶ms=7.1907_N_125.4553_E_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">7°11′27″N</span> <span class=\"longitude\">125°27′19″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">7.1907°N 125.4553°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">7.1907; 125.4553</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBQ\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt6\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBg\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBw\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Pengeboman_Kota_Davao_2016&params=7.1907_N_125.4553_E_\" class=\"external text\" id=\"mwCA\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwCQ\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCg\"><span class=\"latitude\" id=\"mwCw\">7°11′27″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDA\">125°27′19″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDg\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDw\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwEA\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEQ\">7.1907°N 125.4553°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEg\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEw\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFA\">7.1907; 125.4553</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFQ\"/></span>"}' id="mwFg"/> Pasar malam Roxas, Kota Davao, Manila |
| Tanggal | 2 September, 2016 22:24 (PST) |
| Sasaran | Warga sipil |
Jenis serangan | Pemboman |
| Tewas | 15 |
| Luka | 71 |
Pada 2 September 2016, terjadi ledakan di sebuah pasar malam di Kota Davao, sebuah kota besar di pulau Mindanao, Filipina. Ledakan terjadi pada pukul 22:24 (UTC+08.00). Ledakan tersebut menewaskan sekitar 14 orang dan melukai 71 orang. Organisasi teroris Abu Sayyaf mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini.
Pada tanggal 28 Agustus 2016, presiden Duterte mengutus Angkatan Bersenjata Filipina untuk menyerang militan Abu Sayyaf,[1] setelah terjadinya peristiwa pemenggalan oleh mereka terhadap seorang remaja berusia 18 tahun enam hari sebelumnya setelah keluarga korban tidak mampu membayar uang tebusan yang diminta.[2]
Wali kota Paolo Duterte sempat menerima ancaman bom dua hari sebelum kejadian mematikan ini. Dalam ancaman tersebut, para teroris menyatakan bahwa akan terjadi serangan di General Santos atau di Kota Davao pada tahun ini. Sang Wali kota tidak memberi tahu hal ini kepada masyarakat sipil yang membuatnya akhirnya dikritik setelah peristiwa ini terjadi.[3]
Serangan terjadi pukul 22:30 waktu setempat di pasar malam di jalan Roxas Avenue di sekat pusat kota, sekitar 100 m dari Universitas Ateneo de Davao. Tak lama setelah serangan, wali kota Duterte mengeluarkan pernyataan untuk mengkonfirmasi jumlah korban. Dia juga menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk memastikan siapa dalang dibalik peristiwa ini.[4]