Layanan berbasis lokasi adalah jenis layanan informasi yang menggunakan data dan informasi geografis untuk menyediakan konten, layanan, atau fungsi tertentu kepada pengguna. LBS memanfaatkan posisi geografis perangkat pengguna untuk memberikan informasi yang relevan secara spasial. Teknologi ini diterapkan dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, navigasi, deteksi objek, hiburan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari. Contoh penerapan Layanan berbasis lokasi meliputi aplikasi navigasi, layanan jejaring sosial berbasis lokasi, iklan yang disesuaikan dengan lokasi pengguna, sistem pelacakan dan layanan cuaca lokal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Layanan berbasis lokasi (dalam bahasa Inggris Location-Based Service disingkat LBS) adalah jenis layanan informasi yang menggunakan data dan informasi geografis untuk menyediakan konten, layanan, atau fungsi tertentu kepada pengguna. LBS memanfaatkan posisi geografis perangkat pengguna untuk memberikan informasi yang relevan secara spasial.[1][2] Teknologi ini diterapkan dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, navigasi, deteksi objek,[3] hiburan,[4] pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari. Contoh penerapan Layanan berbasis lokasi meliputi aplikasi navigasi, layanan jejaring sosial berbasis lokasi, iklan yang disesuaikan dengan lokasi pengguna, sistem pelacakan dan layanan cuaca lokal.[5]
Pengaturan akses terhadap layanan berbasis lokasi umumnya ditentukan oleh data geografis, waktu penggunaan, atau kombinasi keduanya. Melalui perangkat telepon genggam dan jaringan komunikasi nirkabel yang dilengkapi dengan kemampuan penentuan posisi untuk menyampaikan layanan atau informasi kepada pengguna, Layanan berbasis lokasi dapat diterapkan untuk berbagai keperluan, baik pribadi maupun profesional yang berfungsi sebagai sarana penyedia informasi yang digunakan dalam konteks sosial, keamanan, dan hiburan.[6][7][8]
Dalam bidang navigasi dan informasi, LBS digunakan untuk memberikan panduan arah dan penentuan posisi. Layanan ini menyediakan petunjuk arah secara real-time pada aplikasi seperti Google Maps dan Waze, serta mendukung perencana perjalanan dengan cara menentukan rute untuk kendaraan, pejalan kaki, atau transportasi umum sebagai bagian dari sistem transportasi.[9] LBS menggunakan lokasi perangkat untuk menyediakan informasi mengenai tempat terdekat, seperti restoran, SPBU, atau ATM.[10]
Pada sektor komersial dan perusahaan, LBS diterapkan dalam telematika, digitalisasi armada, dan logistik. Dalam manajemen armada, LBS memungkinkan sistem telematika armada dengan fitur lokasi kendaraan otomatis, di mana unit kontrol mengirimkan data posisi kendaraan dan telemetri secara berulang, memungkinkan pemantauan kendaraan dan aset serta penilaian kinerja pengemudi.[11] Dalam logistik, LBS digunakan untuk melacak lokasi paket atau kiriman sepanjang rantai pasok. LBS juga digunakan dalam periklanan dan pesan berbasis lokasi, informasi promosi melalui pesan seluler termasuk kupon atau diskon dikirimkan kepada pelanggan yang berada dekat dengan lokasi tertentu.[12]
LBS digunakan dalam layanan keselamatan dan darurat. Pada panggilan darurat, LBS memberikan lokasi pengguna kepada petugas. Beberapa aplikasi memungkinkan pengguna membagikan lokasi secara langsung kepada kontak tertentu untuk keperluan keselamatan.[13][14]
Dalam jejaring sosial, beberapa platform mengimplementasikan Layanan Berbasis Lokasi (LBS) untuk menyediakan fungsi geolokasi, seperti menandai lokasi pengguna, membagikan posisi dengan kontak, atau menampilkan acara yang berlangsung di sekitar lokasi pengguna.[6] Dalam bidang hiburan, LBS menjadi bagian dari permainan berbasis lokasi, di mana lokasi nyata pemain digunakan dalam mekanisme permainan. Salah satu contoh penerapan ini adalah permainan Pokémon Go.[15][16]