Lauren Groff adalah seorang novelis dan penulis cerpen asal America. Ia telah menulis lima novel dan dua kumpulan cerpen, termasuk Delicate Edible Birds (2009), Fates and Furies (2015), Matrix (2022), dan The Vaster Wilds (2023).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Lauren Groff (23 Juli 1978) adalah seorang novelis dan penulis cerpen asal America. Ia telah menulis lima novel dan dua kumpulan cerpen, termasuk Delicate Edible Birds (2009), Fates and Furies (2015), Matrix (2022), dan The Vaster Wilds (2023).[1]
Ia dinobatkan menjadi salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh versi TIME pada tahun 2014.[2]
Groff merupakan anak kedua dari pasangan Jeannine dan Gerald Groff, lahir di New York dan dibesarkan di Cooperstown, New York. Ia lulusan dari Amherst College dan University of Winconsin-Madison dengan gelar Magister Seni Rupa dalam bidang fiksi.[3]
Novel pertama Groff berjudul The Monster of templeton diterbitkan oleh Hyperion pada 5 Februari 2008, dan debut di datar Best Seller The New York Times.[4] Novel ini mendapat sambutan positif dari Stephen King, yang telah membacanya sebelum diterbitkan dan menulis ulasan awal di Entertainment Weekly. Novel ini masuk dalam daftar nominasi Orange Prize dalam kategori Penulis Baru pada tahun 2008, dan dinobatkan sebagai salah satu buku terbaik tahun 2008 oleh Amazon.com dan San Fancisco Chronicle.[5]
The Monsters of Templeton adalah kisah kontemporer tentang kembali ke Templeton, sebuah representasi dari Cooperstown, New York. Kisah ini diselingi dengan suara-suara dari karakter yang diambil dari sejarah kota tersebut serta novel James Fenimore Cooper, The Pioneers, yang juga berlatar di sebuah kota fiktif di Cooperstown bernama Templeton.
Kumpulan cerita pendek pertama Groff, Delicate Edible Birds diterbitkan pada Januari 2009. Kumpulan cerita ini mencakup cerita-ceita yang pernah dimuat di The New Yorker, The Atlantic, Five Points, Ploughshares, serta antologi Best New American Voices 2008, Pushcart Prize XXXII, dan The Best American Short Stories edisi tahun 2007, 2010, dan 2014.[6][7]
Novel kedua Groff, Arcadia, diterbitkan pada tahun 2012 dan mengisahkan tentang seorang anak pertama yang lahir di sebuah komune fiktif di wilayah utara New York pada tahun 1960-an. Novel ini menjadi Best Seller New York Times dan Booksense, serta mendapatkan ulasan positif dari New York Times Sunday Book Review,[8] The Washington Post,[9] dan Miami Herald. Novel ini diakui sebagai salah satu buku terbaik tahun 2012 oleh New York Times,[10] The Washington Post,[11] NPR,[12] Vogue, The Globe and Mail,[13] The Christian Science Monitor,[14] dan Kirkus Review.[15]
Novel ketiganya, Fates and Furies, diterbitkan pada tahun 2015 dan juga menjadi buku terlaris di New York Times dan Booksense. Fates and Furies adalah sebuah gambaran pernikahan selama 24 tahun dari dua sudut pandang, pertama dari sudut pandang sang suami, lalu dari sudut pandang sang istri. Novel ini dinominasikan untuk 2015 National Book Award untuk kategori fiksi,[16] 2015 National Book Critics Circle Award untuk kategori fiksi,[17] dan masuk ke dalam berbagai daftar "Best of 2015" di kategori fiksi termasuk pemilihan oleh Amazon.com sebagai buku terbaik di 2015. Presiden Barack Obama memilihnya sebagai buku favoritnya pada tahun 2015.[18]
Pada 2017, Granta menobatkan Groff sebagai salah satu penulis fiksi muda terbaik di Amerika pada generasinya.[19] Pada 2018, ia menerima Beasiswa Guggenheim untuk kategori fiksi.[20]
Buku kelima Groff, sebuah kumpulan cerpen berjudul Florida, diterbitkan pada tahun 2018. Florida menjadi pemenang The Story Prize untuk kumpulan cerpen yang diterbitkan pada tahun 2018.[21] Karya ini juga menjadi finalis 2018 National Book Award untuk kategori fiksi.[22] The Guardian menggambarkan gaya bercerita Groff sebagai "perlawanan heroik terhadap cara kita hidup saat ini, terhadap pemborosan, terhadap lingkungan buatan yang kita temui yang dipertahankan oleh korporasi tetapi juga terhadap tekanan pada wanita untuk menjadi ibu, istri, saudara perempuan, kekasih, dan teman yang sempurna dan tanpa celah dalam keadaan yang mengerikan ini."[23]
Novel keempat Groff, Matrix, diterbitkan pada tahun 2021. Matrix bercerita tentang Marie de France yang berusia tujuh belas tahun yang dikirim ke Inggris untuk menjadi prioris baru di sebuah biara yang miskin, para biarawannya berada di ambang kelaparan dan dilanda penyakit.[24] The Observer menyebutnya sebagai "sebuah karya fiksi sejarah yang aneh dan puitis yang berlatar di biara yang seperti mimpi, biografi fiksi seorang mistikus abad ke-12."[25] Matrix masuk ke dalam daftar nominasi 2021 National Book Award untuk kategori fiksi[26] dan 2022 Andrew Carnegie Medal untuk keunggulan dalam fiksi.[27]
Novel kelima Groff, The Vaster Wilds, debut di daftar Bestseller The New York Times pada September 2023. The Vaster Wilds mengisahkan pelarian seorang gadis pembantu dari pemukiman kolonial selama "masa kelaparan" tahun 1609.
Pada 2024, ia membuka toko buku The Lynx di Gainesville, Florida.[28][29] Ia juga menjadi editor tamu untuk The Best American Short Stories di 2024.
Groff menikah dengan Clayton Kallman dan memiliki dua anak, serta tinggal di Gainesville, Florida. Saudarinya adalah atlet trilomba dan dua kali peraih medali olimpiade di Amerika Serikat, Sarah True.[30]
Novel
Cerita pendek fiksi
Koleksi
| Tahun | Judul | Penerbit | Dicetak ulang/dikumpulkan |
|---|---|---|---|
| 2006 | L. Debard and Aliette[31] | The Atlantic | Delicate Edible Birds and Other Stories |
| 2006 | Lucky Chow Fun | Ploughshares | |
| 2009 | Delicate Edible Birds | Glimmer Train | |
| 2011 | Above and Below[32] | The New Yorker | Florida (2018) |
| 2013 | Amaranth | Lucky Peach | |
| 2015 | Ghost and Empties[33] | The New Yorker | Florida (2018) |
| 2016 | The Midnight Zone[34] | The New Yorker | |
| Flower Hunters[35] | The New Yorker | ||
| 2018 | Boca Raton[36] | Amazon Original Stories | |
| 2019 | Brawler[37] | The New Yorker | |
| 2020 | Birdie[38] | The Atlantic | |
| 2021 | The Wind[39] | The New Yorker | |
| 2022 | Annunciation[40] | The New Yorker |