Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiLanggar Merdeka
Artikel Wikipedia

Langgar Merdeka

Langgar Merdeka adalah sebuah tempat ibadah umat Islam sekaligus bangunan cagar budaya di kawasan Kampung Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Nama Langgar Merdeka diberikan oleh Sukarno.

Wikipedia article
Diperbarui 4 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Langgar Merdeka
Langgar Merdeka
Langgar Merdeka di Laweyan
Agama
AfiliasiIslam – Sunni
ProvinsiJawa Tengah
Lokasi
LokasiSurakarta
NegaraIndonesia
Arsitektur
TipeMasjid/langgar
GayaJawa
Peletakan batu pertama1942
Rampung1946
Menara1

Langgar Merdeka adalah sebuah tempat ibadah umat Islam sekaligus bangunan cagar budaya di kawasan Kampung Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Nama Langgar Merdeka diberikan oleh Sukarno.

Terdapat dua versi sejarah mengenai asal-usul langgar. Pertama, langgar adalah bekas toko candu atau opium. Adapun versi kedua menyebutkan langgar bukan toko candu, melainkan tempat berkumpul orang untuk mengonsumsi candu.[1]

Toko atau bangunan yang awalnya milik orang Tionghoa itu dibeli oleh seorang pengusaha batik Laweyan bernama Imam Mashadi. Lalu, bangunan dirobohkan pada tahun 1940 dan di tempat itu didirikanlah sebuah langgar.[2] Langgar selesai dibangun tanggal 26 Februari 1946 dan diresmikan oleh Menteri Sosial Mulyadi Joyo Martono. Lantai pertama dijadikan toko, sedangkan lantai kedua difungsikan sebagai tempat ibadah.

Nama langgar pernah sempat diganti dari Langgar Merdeka menjadi Langgar Al-Ichlas pada tahun 1949 setelah Agresi Militer Belanda II. Ketika itu Belanda tidak menghendaki istilah "merdeka". Saat ini langgar dikelola oleh Yayasan Langgar Merdeka Kampung Batik Laweyan.[3]

Arsitektur langgar disebut unik lantaran berbentuk seperti bangunan limasan khas Jawa. Selain itu, menaranya menyatu dengan langgar karena keterbatasan lahan. Sebanyak 50 persen material langgar terbuat dari kayu jati. Hampir semua bagian langgar masih asli. Terdapat ornamen bulan bintang khas Turki Usmani pada jendela dan pintu langgar sehingga muncul dugaan bahwa para pedagang Laweyan pernah memiliki hubungan niaga dengan pedagang Turki.

Langgar Merdeka ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya peringkat kabupaten/kota berdasarkan SK no. 646/1-R/1/2013 bertanggal 1 Januari 2013

Referensi

Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
  1. ↑ "Melihat Arsitektur Langgar Merdeka, Ada Ornamen Khas Turki Utsmani". Radar Solo. 18 Mei 2020. Diakses tanggal 10 November 2025.
  2. ↑ "Dinamai Sukarno Langgar Merdeka, Tilas Kios Candu di Laweyan Solo". Detik. 15 April 2024. Diakses tanggal 10 November 2025.
  3. ↑ "Langgar Merdeka". Kemendikdasmen. Diakses tanggal 10 November 2025.

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Kesultanan Tidore

kesultanan di Asia Tenggara

Gerakan Aceh Merdeka

organisasi militan di Indonesia

Istana Merdeka

kediaman resmi dan kantor Presiden Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026