Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Laktoferin

Laktoferin (atau laktotransferin) adalah protein yang dapat mengikat dan mentransfer ion Fe3+ dan terdapat dalam jumlah tinggi dalam susu dan kolostrum. Protein ini pertama kali diisolasi dari susu sapi pada tahun 1939 oleh Sorensen dan Sorensen. Laktoferin memiliki berat 82.600 Da dan secara spesifik dapat mengikat dua atom feri per molekulnya. Selain pada susu dan kolostrum, protein ini juga dapat ditemukan pada neutrofil, ginjal, sel epitelial, dan pada cairan mukosa, seperti: saliva, air mata, sekresi usus kecil, sekresi vagina, dan lain-lain. Laktoferin memiliki aktivitas bakteriostatik (anti-bakteri) yang kuat karena kemungkinan disebabkan kemampuannya mengiat ion metal yang vital bagi makhluk hidup, seperti besi. Bakteri dapat mati karena kekurangan ion besi untuk tumbuh. Laktoferin terdapat pada susu sebagai komponen bioaktif. setiap jenis ternak memiliki kandungan laktoferin yang berbeda-beda, kambing PE memiliki laktoferin yang lebih tinggi dibandingkan dengan kambing kacang.

protein
Diperbarui 19 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Laktoferin
Struktur senyawa laktoferin.

Laktoferin (atau laktotransferin) adalah protein yang dapat mengikat dan mentransfer ion Fe3+ dan terdapat dalam jumlah tinggi dalam susu dan kolostrum.[1] Protein ini pertama kali diisolasi dari susu sapi pada tahun 1939 oleh Sorensen dan Sorensen.[1] Laktoferin memiliki berat 82.600 Da dan secara spesifik dapat mengikat dua atom feri per molekulnya.[2] Selain pada susu dan kolostrum, protein ini juga dapat ditemukan pada neutrofil, ginjal, sel epitelial, dan pada cairan mukosa, seperti: saliva, air mata, sekresi usus kecil, sekresi vagina, dan lain-lain.[1] Laktoferin memiliki aktivitas bakteriostatik (anti-bakteri) yang kuat karena kemungkinan disebabkan kemampuannya mengiat ion metal yang vital bagi makhluk hidup, seperti besi.[2] Bakteri dapat mati karena kekurangan ion besi untuk tumbuh.[2] Laktoferin terdapat pada susu sebagai komponen bioaktif. setiap jenis ternak memiliki kandungan laktoferin yang berbeda-beda, kambing PE memiliki laktoferin yang lebih tinggi dibandingkan dengan kambing kacang.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) L. Adlerova, A. Bartoskova, M. Faldyna (2008). "Lactoferrin: a review" (PDF). Veterinarni Medicina. 53 (9): 457–468. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-01-09. Diakses tanggal 13 Juni 2010. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. 1 2 3 (Inggris) Gábor N. Than, Hans Bohn, Dénes G. Szabó (2003). Advances in Pregnancy-Related Protein Research Functional and Clinical Applications. Informa Healthcare. ISBN 978-0-8493-4962-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)Page.22
  3. ↑ http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/3267/Mulyanto.%20Slamet_D2006.pdf?sequence=4 Skripsi Mulyanto


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Protein

molekul biologis yang tersusun atas residu asam amino

Struktur protein

Struktur protein adalah susunan tiga dimensi atom-atom dalam molekul protein. Secara kimiawi, protein merupakan polimer yang disusun dari monomer asam

Pelipatan protein

Pelipatan protein adalah proses fisik yang menyebabkan rantai protein mendapatkan struktur tiga dimensinya. Pada proses ini, kumparan acak polipetida

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026