Lai adalah negara Dongyi kuno yang terletak di wilayah yang kini merupakan Provinsi Shandong timur, seperti yang tercatat dalam Buku Xia. Tang Shanchun (唐善纯) meyakini bahwa lai bermakna "gunung" dalam bahasa Kanton lama, sedangkan Yue Jue Shu (越絕書) menyatakan bahwa lai berarti "hutan belantara".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Negara Lai 萊 | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ?–567 SM | |||||||||||||
| Status | Monarki | ||||||||||||
| Ibu kota | Ni (郳) | ||||||||||||
| Bahasa yang umum digunakan | Bahasa Lai | ||||||||||||
| Pemerintahan | Monarki | ||||||||||||
| Adipati Lai | |||||||||||||
• ?–567 SM | Furou, Adipati Gong dari Lai | ||||||||||||
| Sejarah | |||||||||||||
• Didirikan | ? | ||||||||||||
• Ditaklukan oleh Qi | 567 SM | ||||||||||||
| |||||||||||||
Lai (Bahasa Tionghoa: trad. 萊, simp. 莱, pin. Lái) adalah negara Dongyi kuno yang terletak di wilayah yang kini merupakan Provinsi Shandong timur, seperti yang tercatat dalam Buku Xia. Tang Shanchun (唐善纯) meyakini bahwa lai bermakna "gunung" dalam bahasa Kanton lama,[1] sedangkan Yue Jue Shu (越絕書) menyatakan bahwa lai berarti "hutan belantara".[2]
Lai merupakan musuh lama Negara Qi. Segera setelah Jiang Ziya mulai berkuasa di Qi, negara Lai menyerang ibu kota Qi di Yingqiu. Pada tahun 567 SM, Lai menyerang Qi tetapi dikalahkan oleh Adipati Ling dari Qi, dan penguasa terakhirnya, Adipati Gong dari Lai tewas terbunuh.[3][4] Lai adalah negara yang besar, dan luas wilayah Qi berlipat ganda setelah menganeksasi Lai.[3][5][6]