Laboratorium Nasional Idaho adalah salah satu laboratorium nasional di bawah Departemen Energi Amerika Serikat yang berlokasi di negara bagian Idaho. Laboratorium ini dikelola oleh Battelle Memorial Institute dan dikenal sebagai pusat penelitian energi nuklir terbesar di Amerika Serikat. Sejak awal berdirinya, INL berperan penting dalam pengembangan teknologi reaktor nuklir serta penelitian di bidang energi terbarukan, keamanan nasional, dan teknologi lingkungan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Laboratorium Nasional Idaho (bahasa Inggris: Idaho National Laboratory, disingkat INL) adalah salah satu laboratorium nasional di bawah Departemen Energi Amerika Serikat yang berlokasi di negara bagian Idaho. Laboratorium ini dikelola oleh Battelle Memorial Institute dan dikenal sebagai pusat penelitian energi nuklir terbesar di Amerika Serikat. Sejak awal berdirinya, INL berperan penting dalam pengembangan teknologi reaktor nuklir serta penelitian di bidang energi terbarukan, keamanan nasional, dan teknologi lingkungan.[1][2]
Fasilitas yang kini dikenal sebagai INL terbentuk pada tahun 2005 melalui penggabungan dua laboratorium sebelumnya, yaitu Idaho National Engineering and Environmental Laboratory (INEEL) dan Argonne National Laboratory-West.[3] Kawasan penelitian ini mencakup area seluas sekitar 2.310 km² di gurun bagian timur Idaho, terletak di antara kota Arco, Idaho Falls, dan Blackfoot. INL mempekerjakan sekitar 5.700 staf profesional, ilmuwan, dan teknisi.[4][5]
Sejarah Laboratorium Nasional Idaho berawal pada awal 1940-an, ketika kawasan ini digunakan sebagai lapangan uji artileri oleh pemerintah Amerika Serikat selama Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, lokasi tersebut dipilih sebagai tempat untuk mendirikan fasilitas penelitian energi nuklir. Pada tahun 1949, pemerintah federal resmi membentuk National Reactor Testing Station (NRTS) dengan tujuan menguji dan mengembangkan berbagai desain reaktor nuklir eksperimental.[6][7]
Seiring perkembangan kelembagaan, pada tahun 1974, nama fasilitas diubah menjadi Idaho National Engineering Laboratory (INEL). Setelah pembentukan Energy Research and Development Administration (ERDA) dan Nuclear Regulatory Commission (NRC), fokus penelitian diperluas mencakup aspek teknik dan keselamatan reaktor. Pada tahun 1997, fasilitas ini kembali berganti nama menjadi Idaho National Engineering and Environmental Laboratory (INEEL) untuk mencerminkan perhatian yang lebih besar terhadap penelitian lingkungan dan remediasi limbah nuklir.[8]
Selama masa pengoperasiannya, 52 reaktor eksperimental telah dibangun di kompleks ini oleh berbagai lembaga pemerintah dan akademik. Beberapa di antaranya menghasilkan pencapaian termasuk pembangkitan listrik pertama di dunia dari tenaga nuklir serta pembangunan reaktor untuk kapal selam nuklir pertama, USS Nautilus. Meskipun sebagian besar reaktor tersebut kini telah dinonaktifkan, situs ini tetap menjadi konsentrasi terbesar fasilitas reaktor penelitian di dunia.[9]
Pada 1 Februari 2005, pengelolaan laboratorium dialihkan dari Bechtel kepada Battelle Energy Alliance, yang kemudian menggabungkan Argonne National Laboratory-West ke dalam fasilitas ini. Sejak saat itu, nama resmi yang digunakan adalah Idaho National Laboratory (INL). Kegiatan pembersihan dan pengelolaan limbah radioaktif dipisahkan ke dalam proyek terpisah, yaitu Idaho Cleanup Project, yang saat ini dikelola oleh Idaho Environmental Coalition, LLC.[10]