Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiLéopold I dari Lorraine
Artikel Wikipedia

Léopold I dari Lorraine

Léopold I, dijuluki yang Baik merupakan seorang adipati Lorraine dan Bar sejak tahun 1690 hingga 1697 dan adipati resmi Lorraine dan Bar sejak tahun 1697 hingga 1729.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Léopold I dari Lorraine
Léopold
Adipati Lorraine, Bar dan Teschen
Kelahiran(1679-09-11)11 September 1679
Istana Innsbruck, Tirol, Austria
Kematian27 Maret 1729(1729-03-27) (umur 49)
Istana Lunéville Lorraine, Prancis
Pemakaman
Gereja Saint-François-des-Cordeliers, Nancy, Prancis
PasanganElisabeth Charlotte
Keturunan
Detail
Léopold Clément, Pangeran Herediter dari Lorraine
Franz I, Kaisar Romawi Suci
Elisabetta Teresa, Ratu Sardinia
Charles Alexandre dari Lorraine
Anne Charlotte dari Essen
WangsaLorraine
AyahKarl V, Adipati Lorraine
IbuEleonora dari Austria
\n</span>Léopold I dari Lorraine"}]]}' id="mwBA"/>

Léopold I, dijuluki yang Baik (11 September 1679 di Innsbruck - 27 Maret 1729 di Lunéville) merupakan seorang adipati Lorraine dan Bar sejak tahun 1690 hingga 1697 dan adipati resmi Lorraine dan Bar sejak tahun 1697 hingga 1729.

Léopold adalah putra Karl V, adipati tituler Lorraine dan Bar, dan Eleonora dari Austria (1653-1697), janda ratu Polandia dan saudara perempuan kaisar Leopold I, Léopold muda merupakan anak baptisnya darimana nama pemberiannya berasal.

Kadipaten Lorraine dan Bar kemudian dikuasai secara militer oleh pasukan Prancis, dan Karl V tidak dapat tinggal di sana. Sebagai seorang pengungsi di istana Austria, ia diangkat menjadi gubernur Tirol oleh kaisar, saudara iparnya. Léopold kecil menghabiskan masa kecilnya bersama ibundanya di Innsbruck, sementara ayahandanya digambarkan dalam pertempuran pasukan kekaisaran melawan Turki.

Pada tahun 1690, Karl V meninggal dan Léopold yang berusia sepuluh tahun menerima gelar Adipati Lorraine dan Bar, sementara kadipaten tetap dikuasai oleh Prancis. Ibundanya Eleonora, merupakan seorang wanita berjiwa keras dan teliti, menjadi wali penguasa kadipaten tersebut. Guru Léopold adalah seorang pria berkebangsaan Irlandia Katolik yang melarikan diri dari penindasan Inggris, Comte Carlingford.

Léopold dikirim ke Wina untuk menerima pendidikan militer dari pamandanya, sang kaisar. Ia dibesarkan di sana dengan dua sepupunya, Joseph I, pewaris takhta, yang berusia setahun lebih tua darinya, dan Karl VI yang lebih muda enam tahun darinya serta yang lebih dekat dengannya. Kedua adipati agung muda tersebut berturut-turut akan menerima mahkota kekaisaran dan menjadi kaisar Romawi. Léopold akan selalu merasa dekat dengan sepupunya, baik secara pribadi, politis dan religius. Ia adalah Ksatria Ordo Bulu Emas pada tahun 1690.

Keluarga adipati pada sekitar tahun 1710

Sang adipati muda tiba di Nancy untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Agustus 1698. Ia berusia hampir sembilan belas tahun pada saat itu. Ia menikahi seorang keponakan raja Prancis, Élisabeth-Charlotte d'Orléans, putri Philippe, adipati Orléans dan Elisabeth Charlotte, putri Pfalz. Pernikahan dilangsungkan melalui proksi di Fontainebleau pada tanggal 13 Oktober 1698, adipati Elbeuf, kepala cabang Wangsa Lorraine Prancis mewakili sang adipati muda.

Pasangan tersebut memiliki empat belas orang anak:

  • Léopold (1699 † 1700)
  • Élisabeth Charlotte (1700 † 1711),
  • Louise Christine (1701 † 1701)
  • Marie Gabrièle Charlotte (1702 † 1711)
  • Louis (1704 † 1711)
  • Josèphe Gabrièle (1705 † 1708)
Léopold I, adipati Lorraine dan Bar
  • Gabrièle Louise (1706 † 1709)
  • Léopold Clément Charles (1707 † 1723)
  • François-Étienne (1708 † 1765), adipati Lorraine dan Bar (François III), kemudian adipati agung Toskana dan Kaisar Romawi
  • Éléonore (1710 † 1710)
  • Élisabeth-Thérèse de Lorraine (1711 † 1741), menikah tahun 1737 dengan Carlo Emanuele III, Raja Sardinia (1701 † 1773)
  • Charles Alexandre Emmanuel (1712 † 1780), Gubernur Belanda Austria
  • Anne Charlotte (1714 † 1773), kepala biarawati di Remiremont kemudian Mons dan Essen.
  • Seorang bayi perempuan meninggal tak lama setelah dilahirkan.

Pada bulan Maret 1729, adipati Léopold menderita demam ketika berjalan di sekitar kastel yang dibangun Craon di Ménil, dekat Lunéville. Ia meninggal beberapa hari kemudian, pada tanggal 27 Maret, di usia 49 tahun. Kemerdekaan kadipaten telah menjadi simbol, tetapi ia telah mampu mempersiapkan Wina bagi masa depan wangsanya.

Léopold meninggalkan kenangan akan kedaulatannya yang pasif dan sifat dermawannya yang memulihkan kedamaian dan kesejahteraan rakyatnya.

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Léopold I, Duke of Lorraine.

Sumber

  • Alexandre Martin, Le Pays Barrois, géographie et histoire, Les éditions du bastion
  • Pierre Chevallier, La monnaie en Lorraine sous le règne de Léopold (1698-1729), 1955

Pranala luar

  • L'ordre du gouvernement de Léopold Templat:Ier vers 1705
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Karl V
Adipati Lorraine
1690–1729
Diteruskan oleh:
Francis (III) Stephen
Didahului oleh:
Karl I
Adipati Teschen
1722–1729
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Swedia
  • Polandia
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Sumber
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Franz I, Kaisar Romawi Suci

menikahkan putrinya Maria Theresa dengan kakanda Franz Léopold Clément. Setelah kematian Léopold Clément, Karl menjadikan adik laki-lakinya sebagai menantunya

Wangsa Habsburg

dengan kematian Maria Theresia dari Austria, ketika diikuti oleh Wangsa Lorraine, menggayakan dari Habsburg-Lorraine. Francis I Stephen, kaisar 1745–1765 Joseph

Wangsa Lorraine

mewarisi Kadipaten Lorraine di 1473 setelah kematian duke Nicholas I tanpa pewaris laki-laki. Dengan pernikahan Francis of Lorraine dengan Maria Theresa

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026