Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kwartir Daerah Yogyakarta

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta adalah nama struktur organisasi pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta" atau disingkat dengan Kwartir Daerah DIY, merupakan strukur organisasi Pramuka di bawah Kwartir Nasional

Wikipedia article
Diperbarui 16 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kwartir Daerah Yogyakarta
Kwartir Daerah Yogyakarta
Nama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta
Pimpinan GKR Hayu
Didirikan 1961
Pembubaran
Negara Indonesia
Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta
Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna, Babarsari,Caturtunggal,Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta
Bumi perkemahan Buper Taman Tunas Wiguna Babarsari
Website pramukadiy.or.id

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta adalah nama struktur organisasi pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta" atau disingkat dengan Kwartir Daerah DIY, merupakan strukur organisasi Pramuka di bawah Kwartir Nasional

Kwartir Daerah merupakan organisasi gerakan pramuka di provinsi dan mempunyai tugas memimpin dan mengendalikan gerakan pramuka dan kegiatan kepramukaan di provinsi.(UU No. 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka). Saat ini Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta dipimpin oleh GKR Hayu.[1]

Sejarah Kwartir Daerah DIY

Terbentuknya Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta tidak terlepas dari perkembangan gerakan kepanduan secara nasional, khususnya perkembangan terbentuknya Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) di tingkat nasional pada tahun 1961. Pada masa penjajahan Belanda terdapat banyak organisasi kepanduan.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat banyak pelaku gerakan kepanduan baik yang berorientasi internasional (anggota Netherland Indische Vereniging Padvinderij) maupun yang berasaskan kebangsaan atau keagamaan (Islam, Katholik, Kristen). Kedua kelompok yang berbeda wawasan tampak kurang serasi, terutama kelompok yang berorientasi nasional ingin lebih mengutamakan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

Pada masa penjajahan Jepang organisasi kepanduan dilarang dan diganti dengan gerakan Seinendan(organisasi pemuda). Setelah masa kemerdekaan, Menteri Pendidikan RI, Ki Hadjar Dewantara, mengumpulkan pemimpin organisasi-organisasi kepanduan dan menyarankan untuk menghidupkan kembali gerakan kepanduan.

Sebagai tindak lanjutnya, dibentuk Pandu Rakyat Indonesia di Surakarta pada 28 Desember 1945 yang merupakan wadah peleburan semua organisasi kepanduan yang semula berdasarkan kebangsaan, internasional, dan keagamaan.

Namun, dasar persatuan dan kesatuan dalam gerakan kepanduan tidak dapat lama dipertahankan. Pada pertengahan tahun 1950, di samping Pandu Rakyat Indonesia, muncul kembali organisasi-organisasi kepanduan yang pernah ada dan ditambah munculnya organisasi kepanduan baru antara lain organisasi kepanduan yang didirikan oleh partai politik. Sampai tahun 1961, terdapat hampir seratus organisasi kepanduan di seluruh wilayah Indonesia.

Di seluruh wilayah Indonesia termasuk Yogyakarta, sebelum tahun 1961 terdapat beberapa organisasi kepanduan, di antaranya adalah Pandu Rakyat Indonesia, Pandu Hizbul Wathan, Kepanduan Bangsa Indonesia, Pandu Katholik, Pandu Kristen, Kepanduan Putra Indonesia, dan Pandu Bhayangkara.

Melihat kenyataan tersebut pada tanggal 9 Maret 1961, di Senayan, Jakarta Presiden Soekarno mengumandangkan pembubaran organisasi-organisasi kepanduan se-Indonesia dan diberikan wadah baru yaitu Gerakan Pramuka di depan wakil-wakil dari kwartir besar organisasi kepanduan se-Indonesia. Hadir pula perwakilan dari organisasi kepanduan yang berpusat di Yogyakarta, antara lain Nyi Mudjono Probopranowo, S.H. dan Ki Mudjono Probopranowo mewakili KBI dan Kak Haiban Hadjid mewakili HW.

Setelah adanya pidato Presiden Soekarno 3 Maret 1961 tersebut, atas inisiatif Kak RM Sutanto, SH. dari Pandu Rakyat Indonesia pada akhir Maret 1961 di Yogyakarta diadakan perkemahan perpisahan oleh organisasi-organisasi kepanduan bertempat di Padokan, Ambarbinangun, Kasihan, Bantul.

Kemudian, atas prakarsa Pemerintah Daerah D.I. Yogyakarta dengan tokoh-tokoh organisasi kepanduan, diadakan upacara peleburan organisasi kepanduan di halaman Gedung Agung Istana Negara Yogyakarta dengan disertai acara pawai. Mengawali upacara mereka menyatakan diri untuk masuk ke dalam Gerakan Pramuka dengan ditandai pengalungan setangan leher pramuka.

Pada awal bulan April 1961, Sri Paduka Paku Alam VIII, Wakil Gubernur DIY, bersama tokoh-tokoh organisasi kepanduan di Yogyakarta, bertempat di Puro Pakualaman membentuk susunan personalia anggota Kwartir Daerah IX Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua Kwarda DIY dijabat oleh Kak Sutarto.

Kepengurusan

Masa Bakti kengurusan Kwartir Daerah DIY saat ini adalah periode 2025 - 2030 dengan daftar kepengurusan secara lengkap dapat dilihat pada laman berikut ini

Ka Kwarda Yogyakarta dari masa ke masa

NoTahunNama
11961-1963Kak Sutarto, M.A.
21963-1966Kak Mochamad Mawardi
31966-1970Kak Hertog
41970-1974Kak Hertog
51974-1976Kak Hertog
61976-1979Kak Drs. H. Abdulrachim
71979-1983Kak Yacob Mardjadi
81983-1988Kak Kusumo Atmoko Dilanjutkan Kak KGPH Hadikusumo, S.H.
91988-1992Kak KGPH Hadikusumo, S.H.
101992-1996Kak KGPH Hadikusumo, S.H. Dilanjutkan oleh Kak KGPH Poeger
111996-2000Kak KGPH Poeger
122000-2005Kak Drs. Sudjatmo
132005-2010Kak KGPAA Paku Alam IX
142010-2015Kak KGPAA Paku Alam IX
152016-2020Kak GKR Mangkubumi
16 2020-2025 Kak GKR Mangkubumi
17 2025-2030 Kak GKR Hayu

Pengelolaan Kehumasan

Kehumasan di Kwartir Daerah DIY pada periode 2020-2025 dikelola oleh Pusat Pengembangan Jurnalistik dan Sistem Informasi (PusbangJusinfo) dengan merujuk pada UU Nomor 12 Tahun 2010 yang disebutkan adanya Organisasi Pendukung bernama Pusat Informasi. PusbangJusinfo melaksanakan pengelolaan terkait dengan media utama website dan media pendukung meliputi beberapa media sosial.

Kemudian dilanjutkan di masa bakti 2025-2030 oleh Andalan Daerah Urusan Humas dan Informasi (Humasinfo) yang berada di Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan, dan Pengembangan (Ohrenbang).[2]

Data Laman Informasi Kwartir Daerah DIY

  1. Website = pramukadiy.or.id
  2. Instagram = kwarda_diy
  3. Facebook = PramukaDIY
  4. Twitter = kwarda_diy
  5. Tiktok = kwarda_diy
  6. Channel Telegram = kwarda_diy
  7. Channel Whatsapp = PramukaDIY
  8. Youtube = Kwarda DIY
  9. Youtube = PusbangJusinfo

Pramuka Istimewa

Pramuka Istimewa[3] merupakan salah satu program yang gencar dilakukan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY). Pramuka Istimewa adalah Pramuka di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki kompetensi umum Pramuka Indonesia dan memiliki karater berbudaya Yogyakarta dan nilai-nilai keistimewaan serta nilai kearifan Yogyakarta di dalam diri masing-masing.

Sistem Informasi Kelembagaan dan Anggota

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mendata potensi organisasi menggunakan Sistem Informasi Kelembagaan dan Anggota yang selanjutnya disebut dengan SISKA. Sistem yang dikembangkan oleh PusbangJusinfo ini digunakan secara masif mulai tahun 2021 hingga saat ini dengan beberapa pengembangan yang terus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Kwartir Cabang

Terdapat 5 (lima) Kwartir Cabang di wilayah Kwartir Daerah DIY. Yaitu Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kota Yogyakarta.

Kode Kwarcab

1201 : Kwarcab Kulon Progo

1202 : Kwarcab Bantul

1203 : Kwarcab Gunungkidul

1204 : Kwarcab Sleman

1205 : Kwarcab Kota Yogyakarta

Referensi

  1. ↑ Humasinfo, Choiri (2025-10-11). "GKR Hayu Terpilih sebagai Ketua Kwarda DIY masa bakti 2025-2030". Pramuka DIY (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-11.
  2. ↑ Humasinfo, Choiri (2025-12-16). "Struktur Organisasi Kwarda DIY 2025-2030". PramukaDIY. Diakses tanggal 2025-12-16.
  3. ↑ Suasana, Edy Heri (2021-03-03). "Pramuka Istimewa". Pramuka DIY. Diakses tanggal 2023-01-18.

Lihat Pula

  • Seragam Pramuka
  • Kwartir Daerah Jawa Barat
  • Kwartir Daerah Jawa Tengah
  • Kwartir Daerah Jawa Timur
  • Kwartir Daerah DKI Jakarta

Pranala luar

  • Situs Resmi Kwarda Yogyakarta
  • l
  • b
  • s
Topik mengenai Pramuka
Nasional
Kwarnas
Kwartir
Daerah
Sumatera
Aceh · Sumatera Utara · Sumatera Barat · Riau · Kepulauan Riau · Jambi · Bengkulu · Kepulauan Bangka Belitung · Sumatera Selatan · Lampung
Jawa
Jakarta · Jawa Barat · Banten · Jawa Tengah · Yogyakarta · Jawa Timur
Kalimantan
Kalimantan Barat · Kalimantan Selatan · Kalimantan Tengah · Kalimantan Timur · Kalimantan Utara
Sulawesi
Sulawesi Utara · Sulawesi Barat · Sulawesi Selatan · Sulawesi Tengah · Sulawesi Tenggara · Gorontalo
Maluku
Maluku · Maluku Utara
Papua
Papua · Papua Barat · Papua Barat Daya · Papua Pegunungan · Papua Selatan · Papua Tengah
Nusa Tenggara
Bali · Nusa Tenggara Barat · Nusa Tenggara Timur
Terkait
Jambore · Berkemah · Raimuna · Gugus Depan · Ambalan  · Satuan Karya

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah Kwartir Daerah DIY
  2. Kepengurusan
  3. Ka Kwarda Yogyakarta dari masa ke masa
  4. Pengelolaan Kehumasan
  5. Pramuka Istimewa
  6. Sistem Informasi Kelembagaan dan Anggota
  7. Kwartir Cabang
  8. Kode Kwarcab
  9. Referensi
  10. Lihat Pula
  11. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026