Kue tumpi merupakan makanan tradisional khas Kalimantan Barat dari masyarakat Dayak Tunjung. Kue tumpi menjadi hidangan wajib yang disajikan pada saat prosesi acara adat, seperti nikahan, menanam padi, penyembuhan orang sakit atau Beliatn, dan upacara adat untuk orang yang sudah meninggal. Makanan ini sekilas menyerupai kue cucur, namun kue tumpi merupakan kue yang hanya disajikan pada acara-acara tertentu yang memiliki makna sakral. Bahan utama dalam pembuatan kue tumpi adalah tepung beras dan tepung beras ketan atau dikenal juga dengan tepung beras pulut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kue tumpi merupakan makanan tradisional khas Kalimantan Barat dari masyarakat Dayak Tunjung. Kue tumpi menjadi hidangan wajib yang disajikan pada saat prosesi acara adat, seperti nikahan, menanam padi, penyembuhan orang sakit atau Beliatn, dan upacara adat untuk orang yang sudah meninggal. Makanan ini sekilas menyerupai kue cucur, namun kue tumpi merupakan kue yang hanya disajikan pada acara-acara tertentu yang memiliki makna sakral.[1] Bahan utama dalam pembuatan kue tumpi adalah tepung beras dan tepung beras ketan atau dikenal juga dengan tepung beras pulut.[2]