Kue Mentu adalah salah satu kue tradisional khas Palembang yang mulai jarang ditemui. Kue ini memiliki bentuk yang mirip dengan kue talam dan dibungkus dengan daun pisang. Terbuat dari tepung beras dan santan, kue mentu biasanya diisi dengan abon ikan gabus, memberikan rasa asin dan gurih.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kue Mentu adalah salah satu kue tradisional khas Palembang yang mulai jarang ditemui. Kue ini memiliki bentuk yang mirip dengan kue talam dan dibungkus dengan daun pisang. Terbuat dari tepung beras dan santan, kue mentu biasanya diisi dengan abon ikan gabus, memberikan rasa asin dan gurih.[1]
Kue Mentu telah lama menjadi bagian dari kuliner tradisional Palembang. Meskipun tidak sepopuler pempek, kue ini dikenal di kalangan masyarakat lokal dan sering disajikan dalam acara keluarga atau sebagai jajanan pasar. Namun, seiring berjalannya waktu, keberadaan kue mentu semakin langka dan jarang ditemui.
Bahan utama kue mentu meliputi tepung beras dan santan, yang menghasilkan tekstur lembut pada kue. Isian tradisionalnya adalah abon ikan gabus, tetapi terdapat juga variasi isian lain seperti daging cincang atau udang yang ditumis dengan bumbu seperti bawang putih dan jintan. Kue ini dibungkus dengan daun pisang sebelum dikukus, memberikan aroma khas dan cita rasa yang lezat.[2]