Perebutan tempat antar konfederasi kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 akan diadakan untuk menentukan dua tim terakhir yang akan tampil pada Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen perebutan tempat ini akan diadakan pada 26 dan 31 Maret 2026 di dua tempat di Meksiko.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Informasi turnamen | |
|---|---|
| Tuan rumah | Meksiko |
| Jadwal penyelenggaraan | 26–31 Maret 2026 |
| Jumlah tim peserta | 6 (dari 5 konfederasi) |
| Tempat penyelenggaraan | 2 (di 2 kota) |
← 2022 2030 → | |
Perebutan tempat antar konfederasi kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 (secara resmi bernama Turnamen Play-Off FIFA; bahasa Inggris: FIFA Play-Off Tournamentcode: en is deprecated )[1] akan diadakan untuk menentukan dua tim terakhir yang akan tampil pada Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen perebutan tempat ini akan diadakan pada 26 dan 31 Maret 2026 di dua tempat di Meksiko.[2]
Alokasi peserta untuk turnamen perebutan tempat diumumkan oleh Dewan FIFA pada 2017. Setiap konfederasi, kecuali UEFA, mendapat jatah 1 tim peserta, serta tambahan juga diberikan kepada konfederasi asosiasi tuan rumah.[3][4] Setelah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ditunjuk sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2026, CONCACAF mendapat jatah dua tim peserta, sementara AFC, CAF, CONMEBOL, dan OFC masing-masing mendapat jatah satu tim peserta.[5]
Turnamen perebutan tempat edisi ini akan diadakan di satu atau dua negara tuan rumah, dan akan menjadi ajang pemanasan untuk Piala Dunia FIFA.[3] Turnamen dijadwalkan akan berlangsung pada rentang Kalender Pertandingan Internasional FIFA 21–31 Maret 2026,[6] kurang dari tiga bulan sebelum putaran final dimulai. Perebutan tempat ini akan menampilkan enam tim peserta, yang dibagi ke dua bagan masing-masing berisi 3 tim, dengan pemenang dari kedua bagan tersebut lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA. Penempatan undian pada bagan berdasarkan Peringkat Dunia FIFA. Setiap bagan akan mempertemukan dua tim non-unggulan pada semifinal, dengan setiap pemenang akan bertemu tim unggulan pada pertandingan final.[5]
Setiap pertandingan dimainkan dengan format pertandingan tunggal sistem gugur. Jika skor imbang, perpanjangan waktu dimainkan. Jika skor tetap imbang setelah perpanjangan waktu, adu penalti digunakan untuk menentukan pemenang.[7]
Pada 19 November 2025, FIFA mengumumkan Meksiko sebagai tuan rumah perebutan tempat antar konfederasi.[2] Empat pertandingan akan dimainkan di Stadion Akron di Guadalajara dan di Stadion BBVA di Monterrey, dengan masing-masing akan menjadi tuan rumah dua pertandingan.
| Kota | Stadion | Kapasitas | Gambar |
|---|---|---|---|
| Guadalajara (Zapopan) |
Stadion Akron | 46.232 | |
| Monterrey (Guadalupe) |
Stadion BBVA | 53.529 |
| Konfederasi | Cara lolos | Tim | Tanggal lolos |
|---|---|---|---|
| AFC | Pemenang babak kelima (perebutan tempat) | 18 November 2025 | |
| CAF | Pemenang babak kedua (perebutan tempat) | 16 November 2025 | |
| CONCACAF | Dua tim peringkat kedua terbaik babak ketiga | 18 November 2025 | |
| CONMEBOL | Peringkat ketujuh | 9 September 2025 | |
| OFC | Peringkat kedua babak ketiga | 24 Maret 2025 |
Jadwal pertandingan perebutan tempat antar konfederasi diumumkan pada 21 November 2025, sehari setelah pengundian.[8][9]
Zona waktu yang dicantumkan adalah waktu lokal, CST (UTC–6).
| Semifinal | Final | |||||
| 31 Maret 2026 – Zapopan | ||||||
| 1 | ||||||
| 26 Maret 2026 – Zapopan | ||||||
| 0 | ||||||
| 0 | ||||||
| 1 | ||||||
| Kaledonia Baru | 0–1 | |
|---|---|---|
| Laporan | Cadamarteri |
Pemenang akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.
| Republik Demokratik Kongo | 1–0 (p.w.) | |
|---|---|---|
| Tuanzebe |
Laporan |
| Semifinal | Final | |||||
| 31 Maret 2026 – Guadalupe | ||||||
| 2 | ||||||
| 26 Maret 2026 – Guadalupe | ||||||
| 1 | ||||||
| 2 | ||||||
| 1 | ||||||
| Bolivia | 2–1 | |
|---|---|---|
| Laporan |
|
Pemenang akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.
| Irak | 2–1 | |
|---|---|---|
| Laporan |
|
Sebanyak 4 gol telah dicetak pada 2 pertandingan, dengan rata-rata 2 gol per pertandingan (per 26 Maret 2026). Pemain dengan cetak tebal masih bermain pada turnamen ini.
1 gol