Kuadran Phoenicis Lacus merupakan salah satu dari 30 peta kuadran Mars yang digunakan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melalui Program Riset Astrogeologi. Kuadran ini dikenal pula sebagai MC-17. Wilayah ini mencakup sebagian dari Daedalia Planum, Sinai Planum, dan Solis Planum. Nama Phoenicis Lacus berasal dari istilah phoenix, yaitu makhluk mitologis yang digambarkan mengalami siklus kebangkitan kembali dari pembakaran diri setiap beberapa abad. Penamaan tersebut merupakan bagian dari tradisi penamaan fitur Mars berdasarkan referensi historis atau mitologis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kuadran Phoenicis Lacus merupakan salah satu dari 30 peta kuadran Mars yang digunakan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melalui Program Riset Astrogeologi. Kuadran ini dikenal pula sebagai MC-17 (Mars Chart-17).[1] Wilayah ini mencakup sebagian dari Daedalia Planum, Sinai Planum, dan Solis Planum. Nama Phoenicis Lacus berasal dari istilah phoenix, yaitu makhluk mitologis yang digambarkan mengalami siklus kebangkitan kembali dari pembakaran diri setiap beberapa abad. Penamaan tersebut merupakan bagian dari tradisi penamaan fitur Mars berdasarkan referensi historis atau mitologis.[2]
Secara geografis, kuadran Phoenicis Lacus meliputi area antara 90° hingga 135° bujur barat dan 0° hingga 30° lintang selatan. Bagian dari pegunungan Tharsus yang terbentuk melalui proses geologi berupa aliran lava, termasuk dalam wilayah kuadran ini. Gunung berapi besar seperti Pavonis Mons dan Arsia Mons berada dalam kawasan yang terkait dengan sejarah vulkanisme planet mars. Bukti geomorfologi menunjukkan bahwa gunung-gunung tersebut pernah mengalami keberadaan gletser.[3] Sejumlah penelitian menyatakan bahwa es mungkin masih bertahan di bawah lapisan batuan tipis. Fitur lainnya dalam kuadran ini adalah Noctis Labyrinthus, yaitu kumpulan lembah dan ngarai besar yang saling berpotongan. Wilayah ini mencakup saluran lava, dark slope streaks, rantai kawah lubang (pit crater chains), serta alur tektonik besar yang diklasifikasikan sebagai fossae. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Icarus menunjukkan bahwa lubang-lubang di Kawah Zumba terbentuk akibat ejekta panas yang jatuh ke permukaan yang mengandung es, sehingga menghasilkan pembentukan uap air yang mendorong material di sekitar lubang.[4][5]
Noctis Labyrinthus merupakan sistem ngarai besar yang berada dalam kuadran ini. Dinding ngarai tersebut mengandung berlapis-lapis batuan yang tersingkap. Penelitian pada Desember 2009 melaporkan keberadaan berbagai mineral, termasuk tanah liat, sulfat, dan silika terhidrasi, yang teridentifikasi di sejumlah lapisan batuan tersebut.[6]
Saluran lava terbentuk ketika aliran lava mengalami pendinginan pada bagian permukaan sehingga menghasilkan atap padat yang menutupi aliran di bawahnya. Lava kemudian terus bergerak di dalam tabung tersebut. Apabila aliran lava meninggalkan tabung sepenuhnya, atap dapat runtuh dan membentuk saluran terbuka.[7]
Gletser menunjukkan keberadaan aktivitas glasial masa lalu atau masa kini pada sejumlah gunung berapi Mars.[8][9] Ketika gletser mencair dan mundur, material yang dibawa oleh es akan tertinggal dan membentuk punggungan yang dikenal sebagai morain. Dokumentasi citra dari instrumen Mars Odyssey THEMIS menunjukkan contoh morena pada lereng Arsia Mons.[10][11]