Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKuadran Phoenicis Lacus
Artikel Wikipedia

Kuadran Phoenicis Lacus

Kuadran Phoenicis Lacus merupakan salah satu dari 30 peta kuadran Mars yang digunakan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melalui Program Riset Astrogeologi. Kuadran ini dikenal pula sebagai MC-17. Wilayah ini mencakup sebagian dari Daedalia Planum, Sinai Planum, dan Solis Planum. Nama Phoenicis Lacus berasal dari istilah phoenix, yaitu makhluk mitologis yang digambarkan mengalami siklus kebangkitan kembali dari pembakaran diri setiap beberapa abad. Penamaan tersebut merupakan bagian dari tradisi penamaan fitur Mars berdasarkan referensi historis atau mitologis.

Wikipedia article
Diperbarui 31 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kuadran Phoenicis Lacus merupakan salah satu dari 30 peta kuadran Mars yang digunakan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melalui Program Riset Astrogeologi. Kuadran ini dikenal pula sebagai MC-17 (Mars Chart-17).[1] Wilayah ini mencakup sebagian dari Daedalia Planum, Sinai Planum, dan Solis Planum. Nama Phoenicis Lacus berasal dari istilah phoenix, yaitu makhluk mitologis yang digambarkan mengalami siklus kebangkitan kembali dari pembakaran diri setiap beberapa abad. Penamaan tersebut merupakan bagian dari tradisi penamaan fitur Mars berdasarkan referensi historis atau mitologis.[2]

Secara geografis, kuadran Phoenicis Lacus meliputi area antara 90° hingga 135° bujur barat dan 0° hingga 30° lintang selatan. Bagian dari pegunungan Tharsus yang terbentuk melalui proses geologi berupa aliran lava, termasuk dalam wilayah kuadran ini. Gunung berapi besar seperti Pavonis Mons dan Arsia Mons berada dalam kawasan yang terkait dengan sejarah vulkanisme planet mars. Bukti geomorfologi menunjukkan bahwa gunung-gunung tersebut pernah mengalami keberadaan gletser.[3] Sejumlah penelitian menyatakan bahwa es mungkin masih bertahan di bawah lapisan batuan tipis. Fitur lainnya dalam kuadran ini adalah Noctis Labyrinthus, yaitu kumpulan lembah dan ngarai besar yang saling berpotongan. Wilayah ini mencakup saluran lava, dark slope streaks, rantai kawah lubang (pit crater chains), serta alur tektonik besar yang diklasifikasikan sebagai fossae. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Icarus menunjukkan bahwa lubang-lubang di Kawah Zumba terbentuk akibat ejekta panas yang jatuh ke permukaan yang mengandung es, sehingga menghasilkan pembentukan uap air yang mendorong material di sekitar lubang.[4][5]

Noctis Labyrinthus

Noctis Labyrinthus merupakan sistem ngarai besar yang berada dalam kuadran ini. Dinding ngarai tersebut mengandung berlapis-lapis batuan yang tersingkap. Penelitian pada Desember 2009 melaporkan keberadaan berbagai mineral, termasuk tanah liat, sulfat, dan silika terhidrasi, yang teridentifikasi di sejumlah lapisan batuan tersebut.[6]

Saluran lava

Saluran lava terbentuk ketika aliran lava mengalami pendinginan pada bagian permukaan sehingga menghasilkan atap padat yang menutupi aliran di bawahnya. Lava kemudian terus bergerak di dalam tabung tersebut. Apabila aliran lava meninggalkan tabung sepenuhnya, atap dapat runtuh dan membentuk saluran terbuka.[7]

Gletser

Gletser menunjukkan keberadaan aktivitas glasial masa lalu atau masa kini pada sejumlah gunung berapi Mars.[8][9] Ketika gletser mencair dan mundur, material yang dibawa oleh es akan tertinggal dan membentuk punggungan yang dikenal sebagai morain. Dokumentasi citra dari instrumen Mars Odyssey THEMIS menunjukkan contoh morena pada lereng Arsia Mons.[10][11]

Referensi

  1. ↑ Rendtel, Jürgen (1995). "H.H. Kieffer, B.M. Jakosky, C.W. Snyder, and M.S. Matthews (eds.): Mars. The University of Arizona Press, Tucson / London, 1992. 1455+XV Seiten. Preis: 70.-US-Dollar". Astronomische Nachrichten (dalam bahasa Inggris). 316 (1): 67–68. doi:10.1002/asna.2103160114. ISSN 1521-3994.
  2. ↑ Turne, Ralph J.; Blunck, Jurgen (1979). "Mars and Its Satellites: A Detailed Commentary of the Nomenclature". Leonardo. 12 (1): 85. doi:10.2307/1574130. ISSN 0024-094X.
  3. ↑ Edwards, Benjamin R.; Smellie, John L., ed. (2016). Glaciovolcanism on Mars. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 364–391. ISBN 978-1-139-76438-4.
  4. ↑ Boyce, Joseph M.; Wilson, Lionel; Mouginis-Mark, Peter J.; Hamilton, Christopher W.; Tornabene, Livio L. (2012-09). "Origin of small pits in martian impact craters". Icarus. 221 (1): 262–275. doi:10.1016/j.icarus.2012.07.027. ISSN 0019-1035.
  5. ↑ Tornabene, Livio L.; Osinski, Gordon R.; McEwen, Alfred S.; Boyce, Joseph M.; Bray, Veronica J.; Caudill, Christy M.; Grant, John A.; Hamilton, Christopher W.; Mattson, Sarah (2012-08). "Widespread crater-related pitted materials on Mars: Further evidence for the role of target volatiles during the impact process". Icarus. 220 (2): 348–368. doi:10.1016/j.icarus.2012.05.022. ISSN 0019-1035.
  6. ↑ "Trough deposits on Mars point to complex hydrologic past". ScienceDaily. Diakses tanggal 2025-11-23.
  7. ↑ "A Suite of Features | Mars Odyssey Mission THEMIS". themis.asu.edu. Diakses tanggal 2025-11-23.
  8. ↑ Werner, Stephanie C. (2009-05-01). "The global martian volcanic evolutionary history". Icarus. 201 (1): 44–68. doi:10.1016/j.icarus.2008.12.019. ISSN 0019-1035.
  9. ↑ Neukum, G.; Jaumann, R.; Hoffmann, H.; Hauber, E.; Head, J. W.; Basilevsky, A. T.; Ivanov, B. A.; Werner, S. C.; van Gasselt, S. (2004-12). "Recent and episodic volcanic and glacial activity on Mars revealed by the High Resolution Stereo Camera". Nature (dalam bahasa Inggris). 432 (7020): 971–979. doi:10.1038/nature03231. ISSN 1476-4687.
  10. ↑ "Alpine glaciers (Released 27 August 2003) | Mars Odyssey Mission THEMIS". themis.asu.edu. Diakses tanggal 2025-11-23.
  11. ↑ Mouginis-Mark, Peter J.; Christensen, Philip R. (2005). "New observations of volcanic features on Mars from the THEMIS instrument". Journal of Geophysical Research: Planets (dalam bahasa Inggris). 110 (E8). doi:10.1029/2005JE002421. ISSN 2156-2202.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Noctis Labyrinthus
  2. Saluran lava
  3. Gletser
  4. Referensi

Artikel Terkait

Kuadran Coprates

Marineris. Sistem ini berawal dari Noctis Labyrinthus di kuadran Phoenicis Lacus dan berakhir di kuadran Margaritifer Sinus melalui Capri Chasma dan Eos Chasma

Eos Chaos

Marineris bermula dari Noctis Labyrinthus di kuadran Phoenicis Lacus dan berlanjut ke arah timur hingga mencapai kuadran Margaritifer Sinus. Di bagian akhir sistem

Ius Chasma

atas Noctis Labyrinthus di kuadran Phoenicis Lacus hingga bagian timur yang mencakup Capri Chasma dan Eos Chasma di kuadran Margaritifer Sinus. Istilah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026