Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kritik terhadap pascamodernisme

Kritik terhadap postmodernisme biasanya terkait dengan pendapat bahwa postmodernisme itu sama sekali tidak jelas esensinya dan terlalu bermusuhan dengan gagasan absolut seperti kebenaran. Kritik terhadap postmodernisme menganggap aliran tersebut sebagai aliran yang tidak berarti, mendukung obskurantisme, dan menggunakan gagasan relativisme budaya, moralitas, dan pengetahuan yang terlalu berlebihan. Kritik ini biasanya dialamatkan kepada cabang-cabang khusus postmodernisme yang bermacam-macam, seperti filsafat postmodern, arsitektur postmodern, dan sastra postmodern. Kritik ini juga bisa dibatasi pada kecenderungan-kecenderungan tertentu dalam aliran postmodernisme, seperti post-strukturalisme, relativisme budaya, dan "teori". Contohnya, seorang filsuf dapat mengkritik seorang postmodern dari Prancis, tetapi masih menyukai film postmodernis.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Juli 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kritik terhadap postmodernisme biasanya terkait dengan pendapat bahwa postmodernisme itu sama sekali tidak jelas esensinya dan terlalu bermusuhan dengan gagasan absolut seperti kebenaran. Kritik terhadap postmodernisme menganggap aliran tersebut sebagai aliran yang tidak berarti, mendukung obskurantisme, dan menggunakan gagasan relativisme budaya, moralitas, dan pengetahuan yang terlalu berlebihan. Kritik ini biasanya dialamatkan kepada cabang-cabang khusus postmodernisme yang bermacam-macam, seperti filsafat postmodern, arsitektur postmodern, dan sastra postmodern. Kritik ini juga bisa dibatasi pada kecenderungan-kecenderungan tertentu dalam aliran postmodernisme, seperti post-strukturalisme, relativisme budaya, dan "teori". Contohnya, seorang filsuf dapat mengkritik seorang postmodern dari Prancis, tetapi masih menyukai film postmodernis.

Ketidakjelasan

Ahli bahasa Noam Chomsky menyatakan bahwa postmodernisme sama sekali tidak ada artinya karena tidak memberikan sumbangsih apapun terhadap pengetahuan analitis atau empiris.[1] Sementara itu, Richard Dawkins pernah menulis dalam ulasan buku Intellectual Impostures karya Alan Sokal dan Jean Bricmont:[2]

Bayangkan Anda adalah seseorang yang berpura-pura menjadi cendekiawan tanpa ada satu pun hal yang bisa dikatakan, tetapi memiliki ambisi yang tinggi untuk sukses di dunia akademi, menghimpun pengikut-pengikut yang takzim, dan memiliki siswa di berbagai belahan dunia yang menandai halaman-halaman bukumu dengan stabilo kuning. Gaya sastra apa yang akan Anda gunakan? Bukan gaya yang jelas, tentu saja, karena gaya bahasa yang jelas akan menunjukkan bahwa Anda tidak memiliki substansi.

Skandal Sokal

Artikel utama: Skandal Sokal

Seorang profesor fisika dari Universitas New York yang bernama Alan Sokal pernah menulis sebuah artikel yang sengaja dibuat dengan gaya bahasa seperti para penulis postmodernisme, tetapi sebenarnya tidak memiliki substansi yang berarti. Artikel ini tenyata malah diterima oleh jurnal postmodernisme Social Text. Kemudian Sokal menulis buku Fashionable Nonsense yang membongkar praktik-praktik postmodernisme.

Lihat pula

  • Postmodernism Generator

Referensi

  1. ↑ Noam Chomsky on Post-Modernism
  2. ↑ Richard Dawkins (1998/2007). Postmodernism disrobed. Retrieved 28 February 2016. Originally published in Nature 394:141–43.


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ketidakjelasan
  2. Skandal Sokal
  3. Lihat pula
  4. Referensi

Artikel Terkait

Pascamodernisme

gerakan luas yang berkembang pada pertengahan hingga akhir abad ke-20 melintasi filsafat, seni, arsitektur, dan kritik

Pascamodernisme (hubungan internasional)

Pascamodernisme adalah suatu pendekatan alternatif yang telah menjadi bagian dari ilmu hubungan internasional sejak 1980-an. Meski terdapat berbagai macam

Pascahegemoni

konsep oleh sejumlah kritikus yang pemikirannya berhubungan dengan dan mengkritik penggunaan teori hegemoni budaya dalam karya-karya Ernesto Laclau dan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026