Konflik Tiongkok-Soviet 1929 adalah konflik bersenjata kecil yang berlangsung antara Uni Soviet dan panglima perang Zhang Xueliang dari Republik Tiongkok. Konflik ini disebabkan oleh upaya Tiongkok untuk menasionalisasi Jalur Kereta Api Manchuria pada tahun 1929 yang dengan cepat dibalas oleh Soviet dengan melakukan intervensi militer untuk mengakhiri krisis dan memaksa Tiongkok mengembalikan administrasi gabungan Tiongkok-Soviet.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Konflik Tiongkok-Soviet (1929) | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tentara Soviet memegang lambang Kuomintang yang direbut | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
|
| ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
|
| ||||||
| Kekuatan | |||||||
|
|
| ||||||
| Korban | |||||||
|
2.000 tewas 1.000 terluka Lebih dari 8.550 ditawan[butuh rujukan] |
729 terluka[butuh rujukan] | ||||||
Konflik Tiongkok-Soviet 1929 (1929年 中東路事件) adalah konflik bersenjata kecil yang berlangsung antara Uni Soviet dan panglima perang Zhang Xueliang dari Republik Tiongkok. Konflik ini disebabkan oleh upaya Tiongkok untuk menasionalisasi Jalur Kereta Api Manchuria pada tahun 1929 yang dengan cepat dibalas oleh Soviet dengan melakukan intervensi militer untuk mengakhiri krisis dan memaksa Tiongkok mengembalikan administrasi gabungan Tiongkok-Soviet.[1]