Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kompetisi sperma

Kompetisi sperma adalah proses persaingan antara spermatozoa dua jantan atau lebih dalam membuahi sel telur yang sama. Persaingan dapat terjadi jika betina memiliki lebih dari satu pasangan potensial. Pilihan yang lebih beragam meningkatkan kesempatan betina dalam menghasilkan keturunan yang lebih bugar. Namun, dengan banyaknya pasangan potensial, kesempatan masing-masing jantan dalam menghasilkan keturunan juga berkurang, sehingga kompetisi sperma menjadi tekanan evolusioner bagi jantan. Tekanan inilah yang menghasilkan berbagai adaptasi yang meningkatkan kemungkinan keberhasilan reproduktif jantan.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kompetisi sperma
Sperma manusia

Kompetisi sperma adalah proses persaingan antara spermatozoa dua jantan atau lebih dalam membuahi sel telur yang sama.[1] Persaingan dapat terjadi jika betina memiliki lebih dari satu pasangan potensial. Pilihan yang lebih beragam meningkatkan kesempatan betina dalam menghasilkan keturunan yang lebih bugar.[2] Namun, dengan banyaknya pasangan potensial, kesempatan masing-masing jantan dalam menghasilkan keturunan juga berkurang, sehingga kompetisi sperma menjadi tekanan evolusioner bagi jantan. Tekanan inilah yang menghasilkan berbagai adaptasi yang meningkatkan kemungkinan keberhasilan reproduktif jantan.[3]

Kompetisi sperma memicu konflik seksual antara jantan dengan betina.[2] Berbagai taktik defensif telah berevolusi pada jantan, seperti penjagaan pasangan, sumbat kelamin, dan pengeluaran substansi beracun untuk mengurangi kemungkinan betina kawin dengan jantan lain.[4] Sementara itu, taktik-taktik ofensif yang telah berevolusi meliputi interferensi langsung terhadap kesempatan reproduktif jantan lain, seperti dengan mengeluarkan sperma jantan lain sebelum berkawin dengan betina.[5][6]

Referensi

  1. ↑ Parker, Geoffrey A. (1970). "Sperm competition and its evolutionary consequences in the insects". Biological Reviews. 45 (4): 525–567. doi:10.1111/j.1469-185x.1970.tb01176.x. S2CID 85156929.
  2. 1 2 Stockley, P (1997). "Sexual conflict resulting from adaptations to sperm competition". Trends Ecol. Evol. 12 (4): 154–159. doi:10.1016/S0169-5347(97)01000-8. PMID 21238013.
  3. ↑ Wedell, Nina; Gage, Matthew J.G.; Parker, Geoffrey A. (2002). "Sperm competition, male prudence and sperm-limited females". Trends in Ecology & Evolution. 17 (7): 313–320. doi:10.1016/S0169-5347(02)02533-8.
  4. ↑ Simmons, L.W (2001). Competition and its Evolutionary Consequences in the Insects. Princeton University Press. ISBN 978-0691059884.
  5. ↑ Birkhead, T.R; Pizzari, Tommaso (2002). "Postcopulatory sexual selection". Nat. Rev. Genet. 3 (4): 262–273. doi:10.1038/nrg774. PMID 11967551. S2CID 10841073.
  6. ↑ Baker, Robin (1996). Sperm Wars: The Science of Sex. ISBN 0-7881-6004-4. OCLC 37369431.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Penis manusia

organ reproduksi luar bagi laki-laki

Testis

kelenjar kelamin jantan pada hewan dan manusia

Paus sikat

genus mamalia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026