Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKompetisi Debat Mahasiswa Indonesia
Artikel Wikipedia

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) merupakan perhelatan debat untuk mahasiswa di Indonesia yang pertama kali diadakan pada tahun 2018. Mulanya perlombaan ini menggunakan parlementer asia 3 vs 3. Namun sejak 2021, kompetisi ini menggunakan format debat parlementer Inggris. Masing-masing universitas mengirimkan 2 mahasiswa dan 1 juri N-1 dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang dipilih melalui seleksi tingkat LLDIKTI.

Wikipedia article
Diperbarui 23 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) merupakan perhelatan debat untuk mahasiswa di Indonesia yang pertama kali diadakan pada tahun 2018. Mulanya perlombaan ini menggunakan parlementer asia 3 vs 3. Namun sejak 2021, kompetisi ini menggunakan format debat parlementer Inggris (yang melibatkan 4 tim dalam satu debat). Masing-masing universitas mengirimkan 2 mahasiswa dan 1 juri N-1 dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang dipilih melalui seleksi tingkat LLDIKTI.

Format Kompetisi

KDMI pertama kali dilaksanakan pada tahun 2018 menggunakan format parlementer asia hingga tahun 2020. Jumlah universitas yang dapat berpartisipasi pada format ini ialah sekitar 30 universitas. Sejak 2021, KDMI bertransisi menggunakan format debat parlementer Inggris dengan jumlah 2 pembicara per tim dan melibatkan 112 universitas dalam pelaksanaannya. Lomba ini dinaungi oleh Pusat Prestasi Nasional dan Balai Pengembangan Talenta Indonesia.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa utama lomba debat ini. Topik yang disediakan oleh Dewan Juri Inti memiliki keragaman dari isu-isu domestik sampai mancanegara. Kategori pratama pertama kali diperkenalkan pada tahun 2023.

Sejak tahun 2025, KDMI kembali dinaungi oleh Belmawa, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi[1].

Daftar Pelaksanaan KDMI

Tahun Tuan Rumah Pembicara Terbaik Terbuka Finalis Tim Terbuka Pembicara Terbaik Pratama Finalis Tim Pratama Dewan Juri Inti Mosi Babak Final
2025 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah
  1. Alfarizi Rona Putra Setiana, Universitas Gadjah Mada
  2. I Made Manik Rama Cahyadi, Institut Pertanian Bogor
  3. Revandra Athaya Rizkika, Institut Pertanian Bogor
  4. Nawfal Aulia Luthfurrahman, Universitas Gadjah Mada
  5. Aldy Christian Tarigan, Universitas Bangka Belitung
  6. Anugrah Sahtia Magala, Universitas Bangka Belitung
  7. Surya Subardi, Universitas Katolik Parahyangan
  8. Steven Adi Santoso, Universitas Ciputra Surabaya
  9. Muhammad Kukuh Wahyudi Satriawan, Universitas Diponegoro
  10. Michelle Annetta Santoso, Universitas Ciputra Surabaya
Juara 1: Universitas Presiden

Juara 2: Institut Pertanian Bogor

Juara 3: Universitas Bangka Belitung

Juara 4: Universitas Sunan Kalijaga

  1. A. Farina Aura Aulya Hermansyah, Universita Hasanuddin
  2. Maryam Manuela Suitela, Universita Hasanuddin
  3. Melisa Aprina, Universitas Presiden
  4. Anggun Dwi Paramita, Universitas Halu Oleo
  5. Artika Sari, Universitas Negeri Makassar
  6. Nurmelisa, Universitas Negeri Makassar
  7. Tabitha Christine `Aya` Kanaya Siagian, Universitas Sebelas Maret
  8. Muhammad Rizki Aditya, Institut Teknologi Bandung
  9. Radhwa Tsabita Al-Khair, UIN Sunan Kalijaga
  10. Najma Nabila Cahyono, Universitas Jember
Juara 1: Universitas Negeri Padang

Juara 2: Universitas Sumatera Utara

Juara 3: Universitas Negeri Manado

Juara 4: Universitas Negeri Medan

  • Uphie Abdurrahman, S.Sn.
  • Gabriel Charlotte Wajong, S.Psi, M.Sc.
  • Meganusa Prayudi Ludvianto MCommun
  • Hafizat Intan Amalia, S.H.
  • Siti Hanifah Rahmadianya, S.M
Mosi Kategori Terbuka:

Dewan ini akan secara aktif mendorong kembali tumbuhnya budaya membaca fiksi sastrawi sebagai upaya peningkatan literasi yang harus dimiliki masyarakat saat ini. Mosi Kategori Pratama: Dewan ini berpandangan bahwa terdapat lebih banyak manfaat dalam dominansi penggunaan basisdata akses terbuka (misalnya, ArXiv) sebagai repositori keluaran akademik, alih-alih basisdata akses tertutup (misalnya, JSTOR)

2024 Universitas Ciputra, Surabaya
  1. I Kadek Dwi Arya Divananda., Universitas Telkom
  2. Stanley Marco Effendi., Universitas Telkom
  3. Muhammad Khairil Khatami., UI
  4. Olivia Heaven Ermana., UI
  5. Ilham Akbar Ady., Universitas Diponegoro
  6. Arifah Nursyahbani Seru., Universitas Hasanuddin (UNHAS)
  7. Firas Hazel Wavi., Universitas Diponegoro
  8. Abd Salam Saputra., Universitas Hasanuddin (UNHAS)
  9. Keysar Khoirullah Hisam., UIN Sunan Kalijaga
  10. M. Rakha Wihangga., Universitas Sumatera Utara
Juara 1: Universitas Telkom

Juara 2: Universitas Diponegoro

Juara 3: Universitas Hasanuddin

Juara 4: Universitas Airlangga

  1. Arifah Nursyahbani Seru., Universitas Hasanuddin (UNHAS)
  2. Jesselyn Kaonedy., Universitas Sumatera Utara
  3. Muhammad Jeri., Universitas Sriwijaya
  4. Nuratika., Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  5. Evan Belsarun Haloho., Universitas Sriwijaya
  6. Muammar Sahala Tua Siregar., Universitas Negeri Medan
  7. Timothy Valentivo., Institut Teknologi dan Bisnis Sabda Setia
  8. Putu Nadya Diandragita., Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  9. Muhammad Yusuf Halim Albar., Politeknik Sriwijaya
  10. Panji Trisno., UB
Juara 1: Universitas Nusa Cendana

Juara 2: Universitas Negeri Medan

Juara 3: Institut Teknologi & Bisnis Sabda Setia

Juara 4: Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Muhammad Akbar Walenna, Gabriel Charlotte Wajong, Jeanne Sanjaya, Meganusa Prayudi Ludvianto Regionalisasi bahasa adalah upaya untuk meningkatkan derajat pengaruh kedaerahan dalam penggunaan bahasa yang luas digunakan, seperti bahasa Indonesia di Indonesia atau bahasa Inggris secara global.

Prestise dalam sosiolinguistik merujuk pada tingkat pamor atau keunggulan suatu ragam bahasa dibandingkan dengan dialek lain dalam komunitas yang sama. Ragam bahasa dengan prestise tinggi dianggap lebih "benar" atau lebih baik oleh masyarakat. Misalnya, dialek Jakarta atau aksen Jawa dalam bahasa Indonesia, serta aksen “posh English” yang umum digunakan darah biru monarki Inggris.

Contoh-contoh di atas dianggap memiliki prestise tinggi karena banyak digunakan di pusat-pusat pemerintahan dan perdagangan, serta oleh orang-orang terkenal.

Dewan ini mendukung regionalisasi bahasa[2]

2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten[3]
  1. Reinhart Timothy Antonio Siregar., Universitas Gajah Mada (UGM)
  2. Brian Hose Antonio Hambur., (UGM)
  3. Olivia Heaven Ermana., UI
  4. Justin Orlando Soegiharto., Universitas Parahyangan (UNPAR)
  5. Muhammad Khairil Khatami., UI
  6. Evita Christiana., (UNPAR)
  7. Krisantus Danu Risianto., Universitas Sanata Dharma
  8. Rizky Austin Lukman., UB
  9. Nathaniel., Universitas Surabaya
  10. Robin Yustan., UB
Juara 1: Universitas Gadjah Mada

Juara 2: Universitas Padjajaran

Juara 3: Universitas Negeri Malang

  1. Abd Salam Saputra., Universitas Hasanuddin (UNHAS)
  2. Raihan Athiyya Putri., Universitas Syiah Kuala (USK)
  3. Liza Faizah Rizqiah., (UNHAS)
  4. Syerina., Universitas Tanjungpura (UNTAN)
  5. Juanda Syahputra., Politeknik Sriwijaya
  6. Petrasia Depe Gani., Universitas Presiden
  7. Anastasya Carolista Pakpahan., Universitas Riau
  8. Alfred Juliant Susanto., Universitas Sampoerna & Mar'I Tri Wahyudi., Universitas Islam Indonesia
  9. -
  10. Michael Abdi Wangi., Universitas Widya Mandala Surabaya
Juara 1: Universitas Negeri Semarang

Juara 2:

Citra Dewi Harmia, Feliani, Leonardus Hans, Muh. Batara Mulya, Shannon
2022
  1. Justin Orlando Soegiharto., Universitas Parahyangan (UNPAR)
  2. Ryan Kusnadi., Universitas Gajah Mada (UGM)
  3. Jenifer., UNPAR
  4. Aditya Manggala., Universitas Indonesia (UI)
  5. Gracelline Christiano., Universitas Diponegoro (UNDIP)
  6. Gilang Dwi Laksana., IPB & Gigih Al-Fath Didi., Universitas Padjadjaran (UNPAD)
  7. -
  8. Lasman., (UNPAD)
  9. La Ode Muhammad Sakaum Muhajir., Universitas Mulawarman
  10. Achmad Ghiffari., Universitas Airlangga
Juara 1: Universitas Gadjah Mada

Juara 2: Universitas Airlangga

Juara 3: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Juara 4: Universitas Lambung Mangkurat

Citra Dewi Harmia, Furqanul Hakim, Retno Anjani Dian Shinta Wulandari, dan Hans Giovanny Yosua[4] "Subversi Budaya” merupakan bentuk pemberontakan untuk merobohkan struktur kekuasaan yang mendominasi. Dalam hal ini struktur kekuasaan yang dimaksud adalah budaya kelas menengah ke atas. Kelas tersebut kerap kali memamerkan kemewahan dan gaya hidup elitis yang eksklusif. Hal in telah menciptakan perlawanan budaya dari kelas menengah ke bawah yang juga menginginkan wadah ekspresi identitas.

Perlawanan tersebut muncul secara terbatas pada kelas tertentu, tetapi belum menjadi sebuah sub-budaya baru.

Contoh tapi tidak terbatas pada: Citayem Fashion Week, Kelompok Punk, Gaya Harajuku

Dewan ini menyesalkan tren subversi budaya urban

2019 Universitas Airlangga[5], Surabaya
  1. Muhammad Zufar Farhan Z., Universitas Gajah Mada (UGM);
  2. Muhammad Rafly Rizky P. (UGM);
  3. Citra Dewi H., Universitas Negeri Yogyakarta (UNY);
  4. Astrid Ningtyas F. (UGM);
  5. Fahrul Ahyan (UB);
  6. Rifky Zachris D., Universitas Indonesia (UI);
  7. Gardahadi Institut Teknologi Bandung (ITB);
  8. Ervin Naufal A. (ITB);
  9. Kael Dilon E. (IPB);
  10. Muhammad Ghifari Karsa, Universitas Syiah Kuala;
Juara 1: Institut Pertanian Bogor

Juara 2: Universitas Negeri Malang Juara 3 bersama: Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Islam Sunan Agung

Pranala luar

  1. ↑ "Panduan NUDC dan KDMI 2025 – Simbelmawa" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-05.
  2. ↑ "Tabbycat | Home". kdmi2024.au-tab.app. Diakses tanggal 2025-12-05.
  3. ↑ "KDMI 2023 | Selamat Datang di Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia 2023 Tingkat Nasional". kdmi2023.au-tab.app. Diakses tanggal 2025-12-04.
  4. ↑ "KDMI 2022 | Gambaran Umpan Balik". kdmi2022.au-tab.app. Diakses tanggal 2025-12-04.
  5. ↑ "NUDC dan KDMI 2019 Usai, Para Pemenang Tatap Kompetisi Debat Internasional di Thailand – Unair News" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-04.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Format Kompetisi
  2. Daftar Pelaksanaan KDMI
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Pusat Prestasi Nasional

University Debating Championship Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen

Debat

kegiatan argumentasi yang bertujuan untuk menyampaikan pendapat yang bertentangan dengan pendapat orang lain.

Debat parlementer di Indonesia

adalah kompetisi debat internasional antar-mahasiswa perguruan tinggi di Asia dan Australia yang telah digelar sejak tahun 2013. Ajang debat yang bertujuan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026