Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi adalah jabatan penting dalam struktur Komisi Eropa yang menangani isu perdagangan internasional, keamanan ekonomi, serta kebijakan strategis Uni Eropa (UE). Peran ini juga erat kaitannya dengan kerja sama blok perdagangan di kawasan Eropa maupun secara global. Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi adalah pejabat tinggi dalam Komisi Eropa yang bertanggung jawab atas perumusan dan pengawasan kebijakan perdagangan serta strategi keamanan ekonomi Uni Eropa. Posisi ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan Uni Eropa untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengintegrasikan keamanan ekonomi ke dalam kebijakan perdagangan di tengah meningkatnya kompleksitas global. European Economic and Social Committee (EESC) menekankan bahwa Komisaris ini memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kebijakan perdagangan UE mendukung tujuan kompetitif dan keamanan ekonomi, sebagaimana direkomendasikan dalam laporan Draghi. Official Journal of the European Union menyatakan bahwa opini EESC menyoroti perlunya koordinasi lintas lembaga untuk menghadapi risiko ekonomi dan meningkatkan daya saing Uni Eropa. Analisis Demertzis menunjukkan bahwa perdagangan berada di jantung strategi keamanan ekonomi Uni Eropa, karena akses pasar dan resiliensi rantai pasok menjadi faktor kritis dalam menjaga kestabilan ekonomi. Rosén dan Meunier menambahkan bahwa politik perdagangan dan kebijakan investasi memainkan peran sentral dalam membentuk keamanan ekonomi, sehingga keputusan Komisaris harus mempertimbangkan interaksi antara kebijakan domestik dan global.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | |
|---|---|
Lambang Komisi Eropa | |
| Komisi Eropa | |
| Atasan | Presiden Komisi Eropa |
| Kediaman | Brussels, Belgia |
| Kantor | Brussels |
| Ditunjuk oleh | Presiden Komisi Eropa dengan persetujuan Parlemen Eropa |
| Masa jabatan | 5 tahun (dapat diperpanjang) |
| Dasar hukum | Perombakan portofolio Komisi Eropa 2024 |
| Pejabat perdana | Jean Rey |
| Dibentuk | 1958 (Pembentukan jabatan Komisaris Eropa pertama kali) |
| Situs web | Komisi Eropa |
Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi adalah jabatan penting dalam struktur Komisi Eropa yang menangani isu perdagangan internasional, keamanan ekonomi, serta kebijakan strategis Uni Eropa (UE). Peran ini juga erat kaitannya dengan kerja sama blok perdagangan di kawasan Eropa maupun secara global. Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi adalah pejabat tinggi dalam Komisi Eropa yang bertanggung jawab atas perumusan dan pengawasan kebijakan perdagangan serta strategi keamanan ekonomi Uni Eropa.[1] Posisi ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan Uni Eropa untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengintegrasikan keamanan ekonomi ke dalam kebijakan perdagangan di tengah meningkatnya kompleksitas global.[2] European Economic and Social Committee (EESC) menekankan bahwa Komisaris ini memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kebijakan perdagangan UE mendukung tujuan kompetitif dan keamanan ekonomi, sebagaimana direkomendasikan dalam laporan Draghi.[3] Official Journal of the European Union menyatakan bahwa opini EESC menyoroti perlunya koordinasi lintas lembaga untuk menghadapi risiko ekonomi dan meningkatkan daya saing Uni Eropa.[4] Analisis Demertzis menunjukkan bahwa perdagangan berada di jantung strategi keamanan ekonomi Uni Eropa, karena akses pasar dan resiliensi rantai pasok menjadi faktor kritis dalam menjaga kestabilan ekonomi.[5] Rosén dan Meunier menambahkan bahwa politik perdagangan dan kebijakan investasi memainkan peran sentral dalam membentuk keamanan ekonomi, sehingga keputusan Komisaris harus mempertimbangkan interaksi antara kebijakan domestik dan global.[6]
Bown menekankan bahwa kombinasi kebijakan perdagangan dan kebijakan industri menjadi strategi utama untuk memperkuat keamanan ekonomi Uni Eropa dan mengurangi ketergantungan pada pihak eksternal.[7] ECIPE menyoroti bahwa kebijakan perdagangan Uni Eropa yang efektif harus memastikan akses pasar yang lebih baik sekaligus membangun sistem pengadaan yang resilien untuk menghadapi guncangan global.[8]
CEPR menekankan pentingnya keamanan ekonomi dalam era interdependensi global, di mana setiap keputusan perdagangan dapat memengaruhi stabilitas internal dan hubungan dengan mitra strategis.[9] Institut Montaigne menekankan perlunya kebijakan konkret untuk mewujudkan keamanan ekonomi Eropa melalui kombinasi strategi perdagangan, investasi, dan mitigasi risiko.[10] Institut Delors mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada sektor layanan tertentu merupakan titik buta dalam strategi keamanan ekonomi UE, sehingga perlu perhatian khusus dari Komisaris.[11] Global Policy Journal menyoroti tantangan Uni Eropa dalam menghadapi risiko ekonomi dan geopolitik yang dapat mengancam stabilitas pasar dan rantai pasok.[12] Selain itu, studi terbaru di arXiv menunjukkan bahwa industri otomotif Uni Eropa memiliki kerentanan tertentu, sehingga Komisaris perlu menyeimbangkan antara keamanan ekonomi dan pengembangan kapasitas industri strategis.[13]
2. Jean-François Deniau {{flag|Prancis}} (1968–1970)<br>3. Ralf Dahrendorf {{flag|Jerman}} (1970–1973)<br>4. Christopher Soames {{flag|Britania Raya}} (1973–1977)<br>5. Wilhelm Haferkamp {{flag|Jerman}} (1977–1985)<br>6. Willy De Clercq {{flag|Belgia}} (1985–1988)<br>7. Frans Andriessen {{flag|Belanda}} (1989–1992)<br>\n8. Leon Brittan {{flag|Britania Raya}} (1993–1999)<br>9. Pascal Lamy {{flag|Prancis}} (1999–2004)<br>10. Danuta Hübner {{flag|Polandia}} (2004)<br>\n11. Peter Mandelson {{flag|Britania Raya}} (2004–2008)<br>12. Catherine Ashton {{flag|Britania Raya}} (2008–2009)<br>13. Benita Ferrero-Waldner {{flag|Austria}} (2009–2010)<br>14. Karel De Gucht {{flag|Belgia}} (2010–2014)<br>15. Cecilia Malmström {{flag|Swedia}} (2014–2019)<br>16. Phil Hogan {{flag|Irlandia}} (2019–2020)<br>17. Valdis Dombrovskis {{flag|Latvia}} (2020–2024)<br>18. Maroš Šefčovič {{flag|Slovakia}} (2024–sekarang)"}},"i":0}}]}' id="mwWw"/>Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | |
|---|---|
| Informasi pribadi | |
| Daftar Komisaris | 1. Jean Rey 2. Jean-François Deniau 3. Ralf Dahrendorf 4. Christopher Soames 5. Wilhelm Haferkamp 6. Willy De Clercq 7. Frans Andriessen 8. Leon Brittan 12. Catherine Ashton 13. Benita Ferrero-Waldner 14. Karel De Gucht 15. Cecilia Malmström 16. Phil Hogan 17. Valdis Dombrovskis 18. Maroš Šefčovič |
Jabatan Komisaris Perdagangan dibentuk sejak Traktat Roma 1957 untuk mengatur perdagangan antarnegara Uni Eropa dan membangun pasar internal yang harmonis.[1] Awalnya fokus pada liberalisasi perdagangan, harmonisasi regulasi, dan negosiasi tarif antar anggota.[3] Seiring waktu, tanggung jawab meluas mencakup keamanan ekonomi, ketahanan industri strategis, dan mitigasi risiko eksternal.[4] Perdagangan kini dipandang juga sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi Uni Eropa di tengah ketidakpastian global.[5]
Dalam lima tahun terakhir, isu keamanan ekonomi menjadi fokus utama karena meningkatnya risiko global dan tekanan geopolitik.[2] Tantangan meliputi ketergantungan pada industri strategis, gangguan rantai pasok, dan kompleksitas perdagangan internasional.[5] Pandemi COVID-19 menunjukkan kerentanan rantai pasok Uni Eropa di sektor kesehatan, energi, dan teknologi tinggi.[6] Berbagai kajian menekankan perlunya integrasi kebijakan perdagangan dan industri strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi Uni Eropa.[7]
Sebagai respons risiko global, Uni Eropa mengadopsi European Economic Security Strategy pada 2023 untuk memperkuat stabilitas melalui diversifikasi sumber, penguatan rantai pasok kritis, dan perlindungan sektor strategis.[10] Strategi ini menekankan koordinasi antara kebijakan internal dan eksternal, serta akses pasar dan ketahanan industri.[8] Komisaris kini bertanggung jawab memastikan kebijakan perdagangan mendukung mitigasi risiko dan ketahanan ekonomi.[10]
Adopsi strategi ini memunculkan perdebatan mengenai perlunya portofolio khusus yang menggabungkan perdagangan dan keamanan ekonomi.[11] Analisis sektor industri, termasuk otomotif, menunjukkan bahwa risiko ketergantungan dan gangguan rantai pasok dapat mengancam stabilitas Uni Eropa.[13] Hal ini menegaskan pentingnya mandat Komisaris untuk menyeimbangkan kepentingan perdagangan internasional dengan ketahanan ekonomi domestik.[1]
Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi bertanggung jawab atas perumusan dan implementasi kebijakan perdagangan Uni Eropa secara global, termasuk pengawasan perdagangan barang dan jasa antarnegara anggota dan dengan mitra eksternal. Fokus utama meliputi sektor kritis seperti teknologi tinggi, energi, dan kesehatan, dengan strategi yang menekankan diversifikasi rantai pasok, penguatan kapasitas produksi domestik, dan mitigasi risiko global.[1][3]
Komisaris memainkan peran strategis dalam negosiasi perjanjian bilateral dan multilateral, termasuk Perjanjian Asosiasi Uni Eropa–Mercosur dan hubungan Uni Eropa-ASEAN, dengan tujuan menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan keamanan industri Uni Eropa. Koordinasi lintas lembaga, seperti European External Action Service (EEAS) dan Directorate-General for Trade (DG TRADE), memastikan strategi perdagangan selaras dengan kebijakan eksternal Uni Eropa serta mitigasi risiko terhadap industri strategis. Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi merupakan jabatan penting dalam struktur Komisi Eropa yang menangani isu perdagangan internasional, keamanan ekonomi, serta kebijakan strategis Uni Eropa. Peran ini juga erat kaitannya dengan kerja sama blok perdagangan di kawasan Eropa maupun secara global.[1][2]
Komisaris mengelola keamanan ekonomi Uni Eropa melalui mitigasi risiko rantai pasok, pengawasan teknologi kritis, dan penguatan ketahanan industri strategis. Identifikasi risiko ketergantungan bahan baku atau teknologi luar Uni Eropa penting untuk menjaga posisi kompetitif Uni Eropa dan mengantisipasi gangguan geopolitik atau krisis global.[2]
Komisaris berkoordinasi dengan lembaga internasional, termasuk EEAS, NATO, dan lembaga ekonomi global; untuk menyelaraskan kebijakan perdagangan dan keamanan ekonomi dengan strategi global. Kolaborasi ini memperkuat ketahanan industri, menjaga akses pasar, dan membantu Uni Eropa mengidentifikasi risiko over-dependency pada sektor strategis.[1][3]
Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi berkoordinasi langsung dengan Presiden Komisi Eropa untuk menyelaraskan kebijakan perdagangan dan keamanan ekonomi dengan prioritas strategis Uni Eropa. Hubungan ini memastikan kebijakan mendukung stabilitas ekonomi, ketahanan industri, dan mitigasi risiko global.[1][3]
Komisaris bekerja sama erat dengan DG TRADE, yang menyediakan analisis, rekomendasi, dan dukungan teknis dalam negosiasi perjanjian perdagangan internasional, termasuk mitigasi risiko sektor strategis. Kerja sama ini memastikan kebijakan berbasis data dan konsisten dengan strategi perdagangan UE.[1][3]
Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mengawasi kebijakan Komisaris, memastikan transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, serta ketahanan rantai pasok. Koordinasi ini meliputi laporan berkala dan konsultasi kebijakan, sehingga setiap langkah Komisaris mempertimbangkan risiko ekonomi dan geopolitik.[2][3]
Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi berperan dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan perdagangan multilateral Uni Eropa melalui organisasi seperti WTO dan OECD. Tugas ini mencakup pengawasan kepatuhan anggota Uni Eropa terhadap aturan internasional, koordinasi antarnegara anggota, dan advokasi kepentingan ekonomi Uni Eropa, dengan tujuan menciptakan perdagangan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.[1][3]
Komisaris bertanggung jawab memastikan kebijakan perdagangan dan industri Uni Eropa selaras dengan kepentingan keamanan ekonomi, termasuk menghadapi tekanan dari negara-negara seperti Tiongkok, Rusia, dan Amerika Serikat. Fokus utamanya meliputi pengelolaan ketergantungan rantai pasok, perlindungan teknologi sensitif, diversifikasi energi, dan koordinasi lintas lembaga seperti EEAS dan NATO. Langkah-langkah ini bertujuan meningkatkan resiliensi industri Uni Eropa, melindungi kapasitas produksi strategis, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika geopolitik global.[1][2]
Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi memegang peran sentral dalam memastikan kepatuhan Uni Eropa terhadap aturan perdagangan multilateral WTO.[1] Jabatan ini mengoordinasikan kebijakan perdagangan agar selaras dengan prinsip WTO, sambil melindungi kepentingan ekonomi dan keamanan industri strategis Eropa.[2] Strategi ini mencakup pengawasan rantai pasok, ekspor teknologi sensitif, dan penguatan daya saing industri untuk menghadapi tekanan global.[3] Dalam negosiasi dan penyelesaian sengketa, Komisaris bertindak sebagai penghubung antara Uni Eropa dengan anggota WTO lainnya, memastikan penyelesaian sesuai aturan internasional dan mitigasi risiko ekonomi.[1][2]
Komisaris berperan penting dalam membangun hubungan bilateral dan regional dengan mitra strategis, termasuk Amerika Serikat, ASEAN, Mercosur, dan negara-negara Afrika.[1][2] Fokus utama adalah menjaga kepentingan perdagangan UE sekaligus memperkuat keamanan ekonomi, khususnya di sektor industri kritis dan teknologi sensitif.[3] Dengan AS, dialog mencakup proteksi teknologi dan investasi strategis, sementara dengan ASEAN dan Mercosur, fokus pada perjanjian perdagangan, diversifikasi rantai pasok, dan mitigasi risiko ekonomi.[4] Untuk Afrika, koordinasi mendukung pembangunan industri dan keamanan rantai pasok global.[6] Koordinasi lintas lembaga, termasuk DG TRADE dan EEAS, memastikan konsistensi kebijakan internal dan eksternal UE.[8]
Komisaris memiliki peran strategis dalam menghadapi konflik dagang global, termasuk sengketa tarif, proteksi industri, dan persaingan teknologi.[1] Kebijakan Uni Eropa menekankan pengawasan ekspor teknologi sensitif, mitigasi risiko rantai pasok, dan perlindungan industri strategis terhadap ketergantungan pada sumber tunggal, terutama terkait Tiongkok dan Rusia.[2][3] Dalam hubungan dengan Amerika Serikat, negosiasi bilateral diarahkan untuk menjaga akses pasar dan keamanan teknologi sambil menghindari eskalasi konflik.[4] Koordinasi internal dengan DG TRADE, EEAS, NATO, dan think-tank ekonomi menjadi bagian dari strategi untuk mengelola risiko eksternal.[6]
Komisaris bertanggung jawab mengamankan rantai pasok global Uni Eropa, termasuk diversifikasi sumber bahan baku, mitigasi gangguan industri strategis, dan pengawasan ekspor teknologi kritis.[1] Strategi ini menekankan identifikasi kerentanan sektor industri kritis seperti otomotif, elektronik, energi, dan layanan digital, serta penerapan mekanisme perlindungan adaptif terhadap dinamika geopolitik.[3] Inisiatif ini juga melibatkan dialog dengan mitra strategis, lembaga multilateral, dan think-tank ekonomi, dengan koordinasi internal lintas portofolio (DG TRADE, EEAS) agar konsisten dengan strategi keamanan ekonomi dan perdagangan Uni Eropa.[5] Dengan demikian, kebijakan ini memperkuat ketahanan industri, stabilitas ekonomi, dan posisi kompetitif Uni Eropa di pasar global.[7]
Sejak berdirinya Komisi Eropa pada tahun 1958, jabatan yang menangani urusan perdagangan dan keamanan ekonomi mengalami beberapa perubahan nama dan lingkup tugas, seiring perkembangan politik, ekonomi, dan integrasi Uni Eropa. Pada periode awal 1958–1973, jabatan ini dikenal sebagai European Commissioner for External Relations (Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal), dengan portofolio yang berfokus pada hubungan eksternal dan kebijakan luar negeri MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa / European Economic Community (EEC), termasuk pembentukan pasar bersama dan penanganan hubungan transatlantik awal.[1]
Seiring meningkatnya pentingnya perdagangan internasional, pada periode 1973–2024, jabatan ini berubah menjadi European Commissioner for Trade (Komisaris Eropa untuk Perdagangan). Portofolio ini menekankan pengelolaan kebijakan perdagangan Uni Eropa, negosiasi perjanjian internasional, serta partisipasi dalam forum perdagangan global seperti GATT dan WTO.[1][2]
Perubahan terbaru terjadi pada 2024 hingga sekarang, ketika jabatan ini diberi nama European Commissioner for Trade and Economic Security (Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi). Nama baru ini menegaskan integrasi isu perdagangan dengan keamanan ekonomi, termasuk perlindungan rantai pasok strategis, pengawasan teknologi kritis, dan mitigasi risiko industri untuk menjaga stabilitas ekonomi Uni Eropa dalam konteks geopolitik global.[1][2][3]
| Periode | Nama Jabatan/Portofolio | Keterangan | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1958–1973 | European Commissioner for External Relations
(Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal) |
Portofolio awal, berfokus pada hubungan eksternal dan kebijakan luar negeri MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa). | [1] |
| 1973–2024 | European Commissioner for Trade
(Komisaris Eropa untuk Perdagangan) |
Fokus pada kebijakan perdagangan Uni Eropa, termasuk negosiasi perjanjian dagang internasional. | [1][2] |
| 2024–sekarang | European Commissioner for Trade and Economic Security
(Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi) |
Nama terbaru, mencerminkan integrasi isu perdagangan dengan keamanan ekonomi Eropa. | [1][2][3] |
Sejak berdirinya Komisi Eropa, jabatan Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi telah mengalami perubahan signifikan dari segi nama portofolio dan lingkup tanggung jawab. Awalnya berfokus pada hubungan eksternal (External Relations), kemudian menjadi portofolio perdagangan (Trade), dan sejak 2024 diperluas mencakup keamanan ekonomi untuk melindungi industri strategis, mengelola risiko rantai pasok, dan meningkatkan daya saing Uni Eropa.[1][3]
Pejabat yang menduduki posisi ini berasal dari berbagai negara anggota dengan latar belakang politik yang beragam. Mereka berperan penting dalam negosiasi perdagangan internasional, GATT, WTO, perjanjian perdagangan bebas / Free Trade Agreement (FTA), hingga kebijakan keamanan ekonomi modern.[1][3]
Berikut adalah daftar pejabat yang pernah menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi, yang akan dijelaskan lebih rinci pada bagian berikut:

Jean Rey (15 Juli 1902 – 19 Mei 1983) adalah politikus Belgia dari partai liberal dan tokoh penting dalam integrasi Eropa. Ia menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal / Perdagangan (European Commissioner for External Relations/Trade) pada 1958–1967 dan kemudian sebagai Presiden Komisi Eropa (1967–1970). Kiprahnya menjadi dasar bagi portofolio modern Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi (European Commissioner for Trade and Economic Security).[14]
Rey memulai karier di pemerintahan Belgia sebagai Menteri Rekonstruksi Nasional (1949–1950) dan Menteri Urusan Ekonomi (1950–1954), menangani pemulihan ekonomi pasca-perang dan kebijakan perdagangan nasional.[15] Pada 1958, ia diangkat sebagai Komisaris Perdagangan, bertanggung jawab atas perdagangan eksternal MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) dan hubungan dengan negara mitra strategis.[16]
Sebagai Presiden Komisi Eropa (1967–1970), Rey memperluas integrasi politik dan ekonomi, memperkuat kerja sama perdagangan internasional, dan menekankan perdagangan sebagai instrumen strategis untuk stabilitas dan keamanan Eropa.[16]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1949–1950 | Menteri Rekonstruksi Nasional, Belgia | Mengelola pemulihan ekonomi pasca-perang | [15] |
| 1950–1954 | Menteri Urusan Ekonomi, Belgia | Memimpin kebijakan ekonomi dan perdagangan nasional | [15] |
| 1958–1967 | Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal / Perdagangan (European Commissioner for External Relations/Trade) | Bertanggung jawab atas perdagangan eksternal MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) | [16] |
| 1967–1970 | Presiden Komisi Eropa | Memperluas integrasi politik & ekonomi, memperkuat hubungan perdagangan internasional | [16] |
| 1970–1983 | Tokoh pembimbing integrasi Eropa (lain-lain) | Figur simbolik dalam pengembangan kebijakan perdagangan & keamanan ekonomi | [16] |

Jean-François Deniau (31 Oktober 1928 – 24 Januari 2007) adalah politikus, diplomat, dan penulis asal Prancis. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam integrasi Eropa dan kontribusinya dalam pembentukan Sakharov Prize, penghargaan hak asasi manusia tahunan yang diberikan oleh Parlemen Eropa.[17]
Deniau menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Hubungan Eksternal dalam Komisi Rey (1967–1970) dan berperan aktif dalam memperkuat posisi Eropa di panggung diplomasi ekonomi global.[17] Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Anggota Parlemen Eropa, di mana ia mendukung kebijakan perdagangan dan integrasi Eropa.[18]
Selain karier politiknya, Deniau dikenal sebagai penulis produktif, menulis berbagai karya tentang diplomasi, politik, dan sejarah Eropa. Ia juga aktif dalam mempromosikan nilai-nilai hak asasi manusia melalui karya-karyanya dan melalui aktivitasnya dalam lembaga-lembaga Eropa.[19]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1967–1970 | Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Hubungan Eksternal | Memimpin negosiasi perjanjian perdagangan internasional dan memperkuat posisi diplomasi ekonomi Eropa | [17] |
| 1984–1986 | Anggota Parlemen Eropa | Mendukung kebijakan perdagangan dan integrasi Eropa; berperan dalam promosi hak asasi manusia | [18] |
| 1992–2007 | Penulis dan anggota Akademi Perancis | Menulis karya tentang diplomasi, politik, dan sejarah Eropa; aktif mempromosikan hak asasi manusia | [19] |

Ralf Gustav Dahrendorf (1 Mei 1929 – 17 Juni 2009) adalah sosiolog, politikus, dan pemikir liberal asal Jerman-Inggris. Ia dikenal karena kontribusinya dalam teori konflik sosial, demokrasi, dan integrasi Eropa. Dahrendorf juga aktif dalam mengajar, menulis, dan memimpin lembaga akademik internasional.[20]
Dahrendorf menjabat sebagai anggota berbagai lembaga akademik dan politik, termasuk House of Lords Inggris setelah menerima gelar kebangsawanan, serta berperan dalam membentuk kebijakan sosial dan ekonomi di tingkat Eropa. Ia menekankan pentingnya kebebasan sipil, hak asasi manusia, dan kesetaraan sosial melalui tulisan dan pengajaran akademiknya.[21]
Selain itu, Dahrendorf menulis buku-buku penting tentang demokrasi, perubahan sosial, dan konflik kelas, yang tetap menjadi referensi utama dalam sosiologi dan ilmu politik modern.[22]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1957–1960 | Profesor Sosiologi, Universitas Hamburg | Meneliti konflik sosial dan struktur masyarakat Eropa | [20] |
| 1960–1964 | Profesor Sosiologi, Universitas Tübingen | Mengembangkan teori konflik dan demokrasi | [20] |
| 1966–1969 | Profesor Sosiologi, Universitas Constanza | Fokus pada integrasi Eropa dan kebijakan sosial | [20] |
| 1970–1973 | Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal (European Commissioner for External Relations) | Mendorong penguatan hubungan transatlantik, khususnya dengan Amerika Serikat, serta berperan dalam pengembangan kebijakan awal yang menjadi cikal bakal integrasi aspek perdagangan dalam struktur Komisi Eropa. | [21] |
| 1993–2009 | Anggota House of Lords Inggris | Berperan dalam kebijakan sosial, ekonomi, dan hak asasi manusia | [22] |

Christopher Soames (12 Oktober 1920 – 16 September 1987) adalah diplomat dan politikus Inggris yang menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal (European Commissioner for External Relations) pada tahun 1973–1977. Dalam perannya ini, Soames memimpin hubungan eksternal Uni Eropa, termasuk aspek perdagangan dan keamanan ekonomi, serta memperkuat kerjasama Uni Eropa dengan negara-negara mitra strategis seperti Amerika Serikat dan China. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang mendorong perluasan diplomasi ekonomi Eropa di tengah dinamika global yang penuh ketegangan politik, sehingga memperkokoh posisi Uni Eropa dalam percaturan internasional.[23]
Soames berperan dalam negosiasi perdagangan eksternal dan menjaga stabilitas ekonomi Uni Eropa, dengan menekankan perlunya dialog ekonomi internasional dan keamanan ekonomi sebagai bagian dari strategi eksternal Uni Eropa. Perannya tidak hanya terbatas pada aspek teknis perdagangan, tetapi juga mencakup pembangunan jembatan diplomatik yang memungkinkan Uni Eropa tampil sebagai aktor global yang lebih solid dan berpengaruh.[24]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1973–1977 | Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal (European Commissioner for External Relations) | Memimpin hubungan eksternal Uni Eropa, termasuk perdagangan dan keamanan ekonomi | [23] |
| 1973, Feb | Pertemuan dengan Amerika Serikat | Membahas kerjasama perdagangan dan ekonomi transatlantik | [23] |
| 1977 | EU–China Summit (KTT Uni Eropa–Tiongkok) | Menjalin dialog dan kerjasama ekonomi dengan China | [24] |

Wilhelm Haferkamp (15 Juni 1923 – 9 September 1995) adalah politikus Jerman yang menjabat sebagai Komisi Eropa dalam beberapa portofolio, termasuk Ekonomi, Perdagangan, dan Pasar Internal, dari 1967 hingga 1985. Haferkamp dikenal karena perannya dalam memperkuat integrasi ekonomi Eropa dan pengembangan kebijakan pasar internal, yang menjadi dasar bagi stabilitas ekonomi Uni Eropa.[25]
Selama masa jabatannya, Haferkamp aktif dalam harmonisasi kebijakan perdagangan, mengawasi pembangunan pasar internal Eropa, dan berkontribusi pada strategi keamanan ekonomi melalui regulasi ekonomi dan perdagangan antar-negara anggota Uni Eropa.[26]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1967–1970 | Komisaris Eropa untuk Urusan Ekonomi dan Keuangan (European Commissioner for Economic and Financial Affairs) | Mengawasi kebijakan ekonomi dan integrasi pasar internal | [25] |
| 1970–1977 | Komisaris Eropa untuk Urusan Industri (European Commissioner for Industrial Affairs) | Memperkuat industri Eropa dan kebijakan perdagangan internal | [25] |
| 1977–1985 | Komisaris Eropa untuk Perdagangan Eksternal dan Pasar Internal (European Commissioner for External Trade & Internal Market) | Menangani perdagangan eksternal dan pengembangan pasar internal | [26] |

Willy De Clercq (8 April 1927 – 13 Oktober 2011) adalah politikus Belgia yang menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal dan Perdagangan.(European Commissioner for External Relations and Trade) pada 1985–1989. Ia dikenal karena kontribusinya dalam memperkuat integrasi pasar Eropa dan diplomasi perdagangan, serta mempromosikan nilai-nilai federalisme Eropa. Selain itu, De Clercq dipandang sebagai tokoh yang mampu menggabungkan visi politik dengan kepentingan ekonomi, sehingga kebijakannya berpengaruh pada arah perkembangan Eropa dalam menghadapi tantangan global pada masa itu..[27]
Selama masa jabatannya, De Clercq aktif dalam mengembangkan kebijakan perdagangan eksternal Uni Eropa, meningkatkan hubungan ekonomi dengan negara-negara mitra, dan mendukung stabilitas ekonomi melalui strategi pasar internal dan eksternal Uni Eropa. Upayanya tidak hanya memperluas peluang perdagangan, tetapi juga memperkokoh posisi Uni Eropa sebagai blok ekonomi yang memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional, dengan menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan prinsip solidaritas antarnegara anggota.[28]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1985–1989 | Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal dan Perdagangan (European Commissioner for External Relations and Trade) | Memimpin kebijakan perdagangan eksternal dan kerjasama ekonomi | [27] |
| 1985–1989 | Negosiasi Perdagangan Internasional | Memperkuat hubungan ekonomi dengan mitra strategis Uni Eropa | [28] |

Frans Andriessen (1929–2019) adalah politisi Belanda yang menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal dan Perdagangan dari 1989 hingga 1993. Ia berperan penting dalam memperkuat hubungan Uni Eropa dengan negara-negara mitra serta memajukan kebijakan perdagangan eksternal. Selama kariernya di Komisi Eropa, ia memainkan peran sentral dalam negosiasi perdagangan internasional, termasuk pembahasan dalam kerangka Perjanjian Umum tentang Tarif dan Perdagangan / General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) yang kemudian berujung pada pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Ia juga berkontribusi dalam memperluas kerja sama politik dan ekonomi Uni Eropa dengan kawasan dunia ketiga, terutama Asia dan Amerika Latin, sehingga memperkuat posisi Uni Eropa sebagai aktor global di bidang ekonomi maupun diplomasi.[29]
Selain itu, Andriessen juga dikenal karena dukungannya terhadap sektor pertanian dan kebijakan ekonomi yang mendorong stabilitas pasar internal Uni Eropa.[30]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1989–1993 | Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal dan Perdagangan | Memimpin kebijakan perdagangan eksternal dan kerjasama ekonomi | [29] |
| 1989–1993 | Dukungan kebijakan sektor pertanian dan pasar internal | Mendukung stabilitas pasar internal melalui kebijakan ekonomi | [30] |

Leon Brittan (1939–2015) adalah politisi Inggris yang menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Persaingan (European Commissioner for Competition) dari 1989 hingga 1993. Kemudian sebagai Komisaris Eropa untuk Perdagangan.(European Commissioner for Trade) dari 1993 hingga 1999. Selama masa jabatannya, Brittan memainkan peran penting dalam pengembangan kebijakan perdagangan Uni Eropa, termasuk negosiasi perdagangan internasional dan hubungan bilateral dengan negara-negara mitra.[31]
Ia juga dikenal karena upayanya memperkuat regulasi pasar internal dan kebijakan persaingan di Uni Eropa, serta mendukung integrasi ekonomi melalui kerjasama eksternal yang berkelanjutan. Dengan gaya kepemimpinan yang pragmatis, ia berhasil menyeimbangkan antara kepentingan internal Uni Eropa dan tuntutan globalisasi ekonomi, menjadikannya salah satu tokoh berpengaruh dalam membentuk arah kebijakan perdagangan Eropa pada dekade 1990-an.[32]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1989–1993 | Komisaris Eropa untuk Persaingan Usaha (European Commissioner for Competition) | Bertanggung jawab atas kebijakan persaingan usaha dan pasar internal | [31] |
| 1993–1999 | Komisaris Eropa untuk Perdagangan (European Commissioner for Trade) | Memimpin kebijakan perdagangan Uni Eropa dan negosiasi internasional | [32] |

Pascal Lamy (lahir 8 April 1947) adalah seorang ekonom dan politisi Prancis yang menjabat sebagai Komisaris Perdagangan Uni Eropa dari 1999 hingga 2004, kemudian menjadi Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dari 2005 hingga 2013. Selama masa jabatannya, Lamy berfokus pada reformasi sistem perdagangan multilateral, memperkuat posisi WTO di perekonomian global, dan memajukan kebijakan perdagangan Uni Eropa di tingkat internasional.[33]
Setelah pensiun dari WTO, Lamy aktif dalam berbagai organisasi internasional, termasuk menjadi Presiden Kehormatan dari Institut Jacques Delors dan anggota Dewan Pengarah Mo Ibrahim Foundation.[34]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 1999–2004 | Komisaris Perdagangan Uni Eropa | Memimpin kebijakan perdagangan Uni Eropa dan negosiasi internasional | [33] |
| 2005–2013 | Direktur Jenderal WTO | Fokus pada reformasi sistem perdagangan multilateral dan memperkuat posisi WTO | [34] |

Danuta Hübner (lahir 8 April 1948 di Nisko, Polandia) adalah seorang ekonom dan politisi Polandia yang menjabat sebagai Komisaris Eropa pertama dari Polandia untuk Kebijakan Regional dan Perdagangan dari 2004 hingga 2009. Selama masa jabatannya, Hübner berfokus pada integrasi ekonomi Uni Eropa, pembangunan regional, dan kebijakan perdagangan antarnegara.[35]
Setelah menjabat sebagai Komisaris, Hübner menjadi Anggota Parlemen Eropa / Member of the European Parliament (MEP) dari 2009 hingga 2024, memimpin Komite Urusan Konstitusional dan berperan dalam reformasi pemilu Eropa serta proses Brexit.[36]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2004–2009 | Komisaris Eropa untuk Kebijakan Regional | Memimpin kebijakan pembangunan regional, mendukung integrasi ekonomi Uni Eropa, serta perdagangan antarnegara | [35] |
| 2003–2004 | Menteri Urusan Eropa, Pemerintah Polandia | Bertanggung jawab atas proses integrasi Polandia ke Uni Eropa, termasuk negosiasi kebijakan ekonomi dan perdagangan | [35] |
| 2009–2024 | Anggota Parlemen Eropa | Memimpin Komite Urusan Konstitusional, berperan dalam reformasi pemilu Eropa, dan proses Brexit | [36] |

Peter Mandelson (lahir 21 Oktober 1953) adalah seorang politisi dan diplomat asal Inggris yang menjabat sebagai Komisaris Perdagangan Uni Eropa dari 2004 hingga 2008. Selama masa jabatannya, Mandelson memimpin negosiasi perdagangan internasional Uni Eropa dan berperan penting dalam perundingan Putaran Doha di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).[37]
Setelah masa jabatannya di Komisi Eropa, Mandelson kembali ke politik domestik Inggris, menjabat sebagai Menteri Negara untuk Bisnis, Inovasi dan Keterampilan dari 2008 hingga 2010. Pada 2025, ia diangkat sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, memperkuat hubungan transatlantik dan menangani isu perdagangan serta diplomasi antara Inggris dan Amerika Serikat.[38]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2004–2008 | Komisaris Perdagangan Uni Eropa | Memimpin negosiasi perdagangan internasional Uni Eropa dan perundingan Putaran Doha di WTO | [37] |
| 2008–2010 | Menteri Negara untuk Bisnis, Inovasi dan Keterampilan | Mengelola kebijakan bisnis dan industri di Inggris | [37] |
| 2025–sekarang | Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat | Memperkuat hubungan transatlantik dan menangani isu perdagangan serta diplomasi antara Inggris dan Amerika Serikat | [38] |

Catherine Ashton (lahir 20 Maret 1956) adalah seorang politisi dan diplomat asal Inggris yang menjabat sebagai Komisaris Perdagangan Uni Eropa dari 2008 hingga 2009. Ia merupakan wanita pertama yang memegang posisi tersebut, serta satu-satunya wanita asal Inggris yang menjadi Komisaris Eropa. Selama masa jabatannya, Ashton berfokus pada penyelesaian sengketa perdagangan internasional dan memperkuat hubungan perdagangan Uni Eropa dengan negara-negara mitra.[39]
Setelah menjabat sebagai Komisaris Perdagangan, Ashton diangkat sebagai Wakil Presiden pertama Komisi Eropa dan Komisaris Tinggi untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan dari 2009 hingga 2014. Dalam kapasitas ini, ia memainkan peran penting dalam negosiasi kesepakatan nuklir dengan Iran dan memimpin upaya diplomatik Uni Eropa di berbagai kawasan konflik.[40]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2008–2009 | Komisaris Perdagangan Uni Eropa | Menyelesaikan sengketa perdagangan dengan Amerika Serikat dan menandatangani perjanjian perdagangan dengan Korea Selatan | [39] |
| 2009–2014 | Wakil Presiden Komisi Eropa & Komisaris Tinggi untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan | Memimpin diplomasi Uni Eropa, termasuk negosiasi kesepakatan nuklir dengan Iran dan peran dalam proses perdamaian Kosovo | [40] |

Benita Ferrero-Waldner (lahir 5 September 1948) adalah seorang diplomat dan politisi asal Austria yang menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal dan Kebijakan Tetangga dari 2004 hingga 2009, serta Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Kebijakan Tetangga dari 2009 hingga 2010. Selama masa jabatannya, Ferrero-Waldner berfokus pada penguatan hubungan Uni Eropa dengan negara-negara tetangga, serta memajukan kebijakan perdagangan eksternal Uni Eropa di tingkat internasional.[41]
Sebelum menjabat sebagai Komisaris Eropa, Ferrero-Waldner menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Austria dari 2000 hingga 2004. Ia juga pernah menjadi Kepala Protokol di bawah Sekretaris Jenderal PBB Boutros Boutros-Ghali pada tahun 1995. Pada tahun 2000, ia menjabat sebagai Presiden Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE).[41]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2004–2009 | Komisaris Eropa untuk Hubungan Eksternal dan Kebijakan Tetangga | Memimpin kebijakan eksternal dan hubungan dengan negara-negara tetangga Uni Eropa | [41] |
| 2009–2010 | Komisaris Eropa untuk Perdagangan dan Kebijakan Tetangga | Memimpin kebijakan perdagangan eksternal dan hubungan dengan negara-negara tetangga Uni Eropa | [41] |

Karel De Gucht (lahir 27 Januari 1954) adalah seorang politisi asal Belgia yang memiliki peran penting dalam kebijakan perdagangan internasional. Ia menjabat sebagai Komisaris Perdagangan Uni Eropa dari Februari 2010 hingga Oktober 2014, dan sebelumnya sebagai Komisaris Pembangunan dan Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa dari Juli 2009 hingga Februari 2010. Selama masa jabatannya, De Gucht berfokus pada negosiasi perdagangan internasional dan memperkuat posisi Uni Eropa dalam perekonomian global. Ia berhasil menyelesaikan perjanjian perdagangan penting, termasuk dengan Korea Selatan (2011), Kolombia dan Peru (2013), serta Kanada (CETA) pada 2014. CETA (Comprehensive Economic and Trade Agreement) / Perjanjian Ekonomi dan Perdagangan Komprehensif Uni Eropa adalah perjanjian perdagangan bebas antara Uni Eropa dan Kanada. Pensiun dari Uni Eropa, ia aktif dalam berbagai organisasi internasional dan think tank, termasuk menjadi anggota Dewan Pengarah Arcelor Mittal, CVC Capital Partners, dan Proximus, serta Presiden dari Institut Studi Eropa di Vrije Universiteit Brussel.[42][43]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2009–2010 | Komisaris Pembangunan dan Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa | Memimpin kebijakan bantuan internasional Uni Eropa | [42] |
| 2010–2014 | Komisaris Perdagangan Uni Eropa | Memimpin kebijakan perdagangan Uni Eropa dan negosiasi internasional | [43] |

Cecilia Malmström (lahir 15 Mei 1968) adalah seorang politisi asal Swedia yang menjabat sebagai Komisaris Perdagangan Uni Eropa dari 2014 hingga 2019. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komisaris Urusan Dalam Negeri dari 2010 hingga 2014 dan sebagai Menteri Urusan Uni Eropa Swedia dari 2006 hingga 2010. Selama masa jabatannya sebagai Komisaris Perdagangan, Malmström memimpin negosiasi perjanjian perdagangan internasional dan memperkuat posisi Uni Eropa dalam perdagangan global.[44]
Selain itu, Malmström aktif dalam berbagai organisasi internasional dan akademik setelah pensiun dari Komisi Eropa, termasuk sebagai profesor tamu di Universitas Gothenburg dan senior fellow di Peterson Institute for International Economics.[45]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2014–2019 | Komisaris Perdagangan Uni Eropa | Memimpin kebijakan perdagangan Uni Eropa, negosiasi perjanjian perdagangan internasional | [44] |
| 2010–2014 | Komisaris Urusan Dalam Negeri Uni Eropa | Mengelola kebijakan imigrasi, keamanan, dan kerja sama internal Uni Eropa | [44] |
| 2006–2010 | Menteri Urusan Uni Eropa Swedia | Mengelola hubungan Swedia dengan Uni Eropa dan kebijakan integrasi Eropa | [44] |

Phil Hogan (lahir 4 Juli 1960) adalah seorang politisi asal Irlandia yang menjabat sebagai Komisaris Perdagangan Uni Eropa dari 2019 hingga 2020. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komisaris Pertanian dan Pembangunan Pedesaan dari 2014 hingga 2019. Sebelum bergabung dengan Komisi Eropa, Hogan memiliki karier panjang di politik Irlandia sebagai anggota Dáil Éireann (Parlemen Irlandia) dan sebagai Menteri Lingkungan, Komunitas, dan Pemerintahan Lokal.[46]
Selama masa jabatannya sebagai Komisaris Perdagangan, Hogan memimpin kebijakan perdagangan Uni Eropa, termasuk negosiasi perjanjian perdagangan internasional dan hubungan perdagangan dengan negara-negara mitra. Selain itu, sebagai Komisaris Pertanian, ia bertanggung jawab atas kebijakan pertanian dan pembangunan pedesaan di Uni Eropa.[47]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2019–2020 | Komisaris Perdagangan Uni Eropa | Memimpin kebijakan perdagangan Uni Eropa dan negosiasi perjanjian perdagangan internasional | [46] |
| 2014–2019 | Komisaris Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Uni Eropa | Mengelola kebijakan pertanian dan pembangunan pedesaan Uni Eropa | [46] |
| 2011–2014 | Menteri Lingkungan, Komunitas, dan Pemerintahan Lokal Irlandia | Mengelola kebijakan lingkungan dan pemerintahan lokal di Irlandia | [47] |

Valdis Dombrovskis (lahir 5 Agustus 1971) adalah seorang politisi asal Latvia yang menjabat sebagai Komisaris Eropa untuk Ekonomi sejak 2019. Sebelumnya, ia memegang berbagai posisi penting di Uni Eropa, termasuk Komisaris Eropa untuk Stabilitas Keuangan, Layanan Keuangan, dan Uni Pasar Modal (2016–2020). Dombrovskis juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Latvia dari 2009 hingga 2014, di mana ia memimpin kebijakan ekonomi dan reformasi keuangan nasional. Dalam kapasitasnya sebagai Komisaris Eropa, Dombrovskis bertanggung jawab atas kebijakan ekonomi, stabilitas keuangan, dan pasar modal, yang secara langsung berpengaruh pada perdagangan dan keamanan ekonomi Uni Eropa.[48]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2019–sekarang | Komisaris Eropa untuk Ekonomi | Memimpin kebijakan ekonomi Uni Eropa, stabilitas keuangan, dan pasar modal | [48] |
| 2016–2020 | Komisaris Eropa untuk Stabilitas Keuangan, Layanan Keuangan, dan Uni Pasar Modal | Mengelola kebijakan keuangan dan pasar modal Uni Eropa | [48] |
| 2009–2014 | Perdana Menteri Latvia | Memimpin pemerintahan Latvia dan reformasi kebijakan ekonomi nasional | [48] |

Maroš Šefčovič (lahir 24 Juli 1966) adalah seorang politisi dan diplomat asal Slovakia yang menjabat sebagai Wakil Presiden Komisi Eropa untuk Energi dan sebagai Komisaris Eropa untuk Hubungan Antar-Institusi dan Administrasi sejak beberapa tahun terakhir. Ia memiliki pengalaman panjang di Uni Eropa, termasuk menjabat sebagai Komisaris untuk Energi dan Hubungan Internasional.[49]
Šefčovič berfokus pada penguatan stabilitas, keberlanjutan, dan keadilan dalam kebijakan Uni Eropa, termasuk di bidang energi, ekonomi, dan integrasi sosial. Dalam publikasinya, ia menekankan pentingnya strategi Uni Eropa yang lebih resilien, berkelanjutan, dan adil bagi seluruh warga Eropa.[50]
| Tahun | Jabatan / Posisi | Catatan Relevansi terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Referensi |
|---|---|---|---|
| 2019–sekarang | Wakil Presiden Komisi Eropa untuk Energi | Memimpin kebijakan energi Uni Eropa, memperkuat keamanan energi dan perdagangan energi | [49] |
| 2014–2019 | Komisaris Eropa untuk Hubungan Antar-Institusi dan Administrasi | Mengelola hubungan antar-institusi Uni Eropa dan efisiensi administratif | [49] |
| 2020 | Publikasi: Menuju Eropa yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan adil.(Towards a more resilient, sustainable and fair Europe) | Menekankan strategi Uni Eropa yang lebih resilien, berkelanjutan, dan adil | [50] |
Rangkuman lengkap mengenai daftar Komisaris dari periode awal hingga sekarang dapat dilihat pada tabel berikut:
| No | Nama Pejabat | Tanggal Lahir–Wafat | Tahun Menjabat | Asal Negara | Portofolio | Peran terhadap Perdagangan dan Keamanan Ekonomi | Periode kepemimpinan Komisi Eropa | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Jean Rey | 15 Jul 1902 – 19 Mei 1983 | 1958–1967 | Commissioner for External Relations / Komisaris untuk Hubungan Eksternal | Memimpin pembentukan pasar bersama, cikal bakal kebijakan perdagangan bersama. | Hallstein I & II | [14][15][16] | |
| 2 | Jean-François Deniau | 17 Okt 1928 – 24 Jan 2007 | 1968–1970 | Commissioner for External Relations / Komisaris untuk Hubungan Eksternal | Awal negosiasi perdagangan internasional pasca-Rey. | Rey | [17][18][19] | |
| 3 | Ralf Dahrendorf | 1 Mei 1929 – 17 Jun 2009 | 1970–1973 | Commissioner for External Relations / Komisaris untuk Hubungan Eksternal | Dorong hubungan transatlantik, termasuk AS–EEC. | Malfatti, Mansholt | [20][21][22] | |
| 4 | Christopher Soames | 12 Okt 1920 – 16 Sep 1987 | 1973–1977 | Commissioner for External Relations / Komisaris untuk Hubungan Eksternal | Menangani perluasan perdagangan setelah masuknya UK ke EEC. | Ortoli | [23][24] | |
| 5 | Wilhelm Haferkamp | 1 Jul 1923 – 17 Jan 1995 | 1977–1985 | Commissioner for External Relations / Komisaris untuk Hubungan Eksternal | Negosiasi GATT, awal liberalisasi perdagangan global. | Jenkins, Thorn | [25][26] | |
| 6 | Willy De Clercq | 8 Jul 1927 – 28 Okt 2011 | 1985–1988 | Commissioner for External Relations / Komisaris untuk Hubungan Eksternal | mendorong sistem perdagangan multilateral, hubungan dagang UE–Asia. | Delors I | [27][28] | |
| 7 | Frans Andriessen | 2 Apr 1929 – 22 Mar 2019 | 1989–1992 | Commissioner for External Relations and Trade / Komisaris untuk Hubungan Eksternal & Perdagangan | Negosiasi Uruguay Round (WTO). | Delors II | [29][30] | |
| 8 | Leon Brittan | 25 Sep 1939 – 21 Jan 2015 | 1993–1999 | Commissioner for Trade / Komisaris Perdagangan | Memimpin lahirnya WTO (1995). | Delors III, Santer | [31][32] | |
| 9 | Pascal Lamy | 8 Apr 1947 – | 1999–2004 | Commissioner for Trade / Komisaris Perdagangan | Perunding utama WTO Doha Round. | Prodi | [33][34] | |
| 10 | Danuta Hübner | 8 Apr 1948 – | 2004 | Commissioner-designate for Trade (briefly) / Komisaris Perdagangan (sementara) | Masa transisi pasca-ekspansi 2004. | Prodi | [35][36] | |
| 11 | Peter Mandelson | 21 Okt 1953 – | 2004–2008 | Commissioner for Trade / Komisaris Perdagangan | Perundingan perdagangan global, Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) awal dengan Asia. | Barroso I | [37][38] | |
| 12 | Catherine Ashton | 20 Mar 1956 – | 2008–2009 | Commissioner for Trade / Komisaris Perdagangan | Wanita pertama menjabat portofolio perdagangan. | Barroso I | [39][40] | |
| 13 | Benita Ferrero-Waldner | 5 Sep 1948 – | 2009–2010 | Commissioner for Trade (ad interim) / Komisaris Perdagangan (sementara) | Menjembatani transisi ke Barroso II. | Barroso I–II | [41] | |
| 14 | Karel De Gucht | 27 Jan 1954 – | 2010–2014 | Commissioner for Trade / Komisaris Perdagangan | FTA dengan Korea Selatan, Kanada (CETA). | Barroso II | [42][43] | |
| 15 | Cecilia Malmström | 15 Mei 1968 – | 2014–2019 | Commissioner for Trade / Komisaris Perdagangan | Negosiasi TTIP & modernisasi kebijakan perdagangan. | Juncker | [44][45] | |
| 16 | Phil Hogan | 4 Jul 1960 – | 2019–2020 | Commissioner for Trade / Komisaris Perdagangan | Fokus pada WTO reform & perdagangan pasca-Brexit. | von der Leyen I | [46][47] | |
| 17 | Valdis Dombrovskis | 5 Agu 1971 – | 2020–2024 | Executive Vice-President & Commissioner for Trade / Wakil Presiden Eksekutif & Komisaris Perdagangan | Integrasi kebijakan perdagangan & ekonomi pasca-COVID. | von der Leyen I | [48] | |
| 18 | Maroš Šefčovič | 24 Jul 1966 – | 2024–sekarang | Commissioner for Trade and Economic Security / Komisaris untuk Perdagangan & Keamanan Ekonomi | Portofolio baru yang menggabungkan perdagangan & keamanan ekonomi. | von der Leyen II | [49][50] |