Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKomet Giacobioni Zinner
Artikel Wikipedia

Komet Giacobioni Zinner

Komet Giacobini–Zinner atau 21P/Giacobini–Zinner adalah sebuah komet periodik dalam tata surya yang ditemukan pertama kali oleh astronom Prancis Michel Giacobini pada 20 Desember 1900, dan kemudian diamati ulang oleh Ernst Zinner pada 1913. Komet ini memiliki periode orbit sekitar 6,6 tahun dan dikenal sebagai sumber hujan meteor Draconids.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Komet Giacobioni Zinner
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Komet Giacobioni Zinner" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juni 2025)
Komet Giacobini–Zinner
Citra komet Giacobini–Zinner tahun 2018
Penemuan
Ditemukan oleh:Michel Giacobini dan Ernst Zinner
Ditemukan tanggal:20 Desember 1900
Nama lain:21P/Giacobini–Zinner
Karakteristik orbit A
Epos:2023-09-13
Aphelion:6,02 SA
Perihelion:1,01 SA
Sumbu semi-mayor:3,52 SA
Eksentrisitas orbit:0,71
Periode orbit:6,61 tahun
Inklinasi:31,8°
Perihelion yang akan datang:29 September 2029

Komet Giacobini–Zinner atau 21P/Giacobini–Zinner adalah sebuah komet periodik dalam tata surya yang ditemukan pertama kali oleh astronom Prancis Michel Giacobini pada 20 Desember 1900, dan kemudian diamati ulang oleh Ernst Zinner pada 1913.[1] Komet ini memiliki periode orbit sekitar 6,6 tahun dan dikenal sebagai sumber hujan meteor Draconids.

Sejarah penemuan

Michel Giacobini menemukan komet ini di Observatorium Nice, Prancis, saat komet melintas dengan magnitudo +9 di konstelasi Capricornus. Setelah menghilang dari pengamatan selama beberapa tahun, komet ini ditemukan kembali oleh Ernst Zinner pada 23 Oktober 1913.[butuh rujukan]

Orbit

Komet Giacobini–Zinner memiliki orbit yang memanjang dan miring terhadap bidang ekliptika dengan inklinasi sekitar 32°. Perihelion terakhirnya terjadi pada 10 September 2018, dan perlintasan berikutnya diperkirakan terjadi pada 29 September 2029.[2]

Misi ruang angkasa

Komet ini menjadi komet pertama yang didekati oleh pesawat ruang angkasa, yaitu misi International Cometary Explorer (ICE), yang melakukan pendekatan pada 11 September 1985 pada jarak sekitar 7.800 km dari inti komet.[3]

Sumber hujan meteor

Komet Giacobini–Zinner merupakan sumber hujan meteor Draconid, yang biasanya mencapai puncaknya pada awal Oktober. Hujan meteor ini terkadang menampilkan letupan intens ketika Bumi melintasi jalur partikel debu yang padat dari komet.[butuh rujukan]

Lihat pula

  • Daftar komet
  • Hujan meteor Draconid
  • International Cometary Explorer

Referensi

  1. ↑ Yeomans, Donald K. (2004). Comets: A Chronological History of Observation, Science, Myth, and Folklore. Wiley. hlm. 128.
  2. ↑ "JPL Small-Body Database Browser: 21P/Giacobini-Zinner". Jet Propulsion Laboratory. Diakses tanggal 22 Juni 2025.
  3. ↑ Brandt, J. C. (1986). "The ICE encounter with Comet Giacobini-Zinner". Science. 232 (4748): 1085–1090.

Pranala luar

  • Data orbit dari JPL Small-Body Database
  • Profil komet oleh European Space Agency (ESA)
  • Misi ICE di situs NASA
  • Efemeris 21P di Minor Planet Center

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah penemuan
  2. Orbit
  3. Misi ruang angkasa
  4. Sumber hujan meteor
  5. Lihat pula
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Komet

benda es kecil di Tata Surya yang memiliki orbit lonjong

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026