Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kolibasilosis

Templat:Peserta Proyek Sarawati Kolibasilosis merupakan penyakit infeksius pada hewan dan manusia yang disebabkan bakteri Escherichia coli yang bersifat patogen. E. coli merupakan kelompok bakteri Gram-negatif, bersifat fakultatif anaerob, dan sel bakteri berbentuk batang. E. coli merupakan bakteri yang normal berada di saluran pencernaan dan bersifat non-patogen. Strain Escherichia coli patogen diklasifikasikan berdasarkan penyakit di luar saluran pencernaan (ekstraintestinal) dan infeksi enterik atau dalam saluran pencernaan. Infeksi ekstraintestinal terjadi pada kondisi Septicemia, yang disebabkan beberapa strain yaitu Septicaemia E. coli (SEPEC), Uropathogenic E. coli (UPEC), dan Avian Pathogenic E. coli (APEC). Strain E. coli yang mengakibatkan penyakit pada saluran pencernaan yaitu Enterotoxigenic E. coli (ETEC), Attaching and Effacing E. coli (AEEC), Enteropathogenic E. coli (EPEC), dan Vero- atau Shiga-toxin E. coli.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Maret 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Templat:Peserta Proyek Sarawati Kolibasilosis merupakan penyakit infeksius pada hewan dan manusia yang disebabkan bakteri Escherichia coli yang bersifat patogen. E. coli merupakan kelompok bakteri Gram-negatif, bersifat fakultatif anaerob, dan sel bakteri berbentuk batang.[1] E. coli merupakan bakteri yang normal berada di saluran pencernaan dan bersifat non-patogen. Strain Escherichia coli patogen diklasifikasikan berdasarkan penyakit di luar saluran pencernaan (ekstraintestinal) dan infeksi enterik atau dalam saluran pencernaan. Infeksi ekstraintestinal terjadi pada kondisi Septicemia, yang disebabkan beberapa strain yaitu Septicaemia E. coli (SEPEC), Uropathogenic E. coli (UPEC), dan Avian Pathogenic E. coli (APEC). Strain E. coli yang mengakibatkan penyakit pada saluran pencernaan yaitu Enterotoxigenic E. coli (ETEC), Attaching and Effacing E. coli (AEEC), Enteropathogenic E. coli (EPEC), dan Vero- atau Shiga-toxin E. coli (VTEC atau STEC).[2]

Setiap strain E. coli akan menimbulkan lesi yang berbeda. Pada ayam, strain APEC menimbulkan infeksi pada saluran reproduksi, saluran pernapasan, dan keradangan pada sendi kaki.[3] Lain halnya pada anak babi dan anak sapi, strain VTEC atau STEC berefek secara sistemik yang akan menimbulkan lesi berupa edema Endotelium,[4] Hemoragi pada saluran pencernaan, dan Nekrosis pada usus halus.[5]

Referensi

  1. ↑ "Colibacillosis". Poultry Hub (dalam bahasa Australian English). Diarsipkan dari asli tanggal 2009-09-16. Diakses tanggal 2019-12-25.
  2. ↑ Markey, Bryan; Leonard, Finola; Archambault, Marie; Cullinane, Ann; Maguire, Dores (2013-11-30). Clinical Veterinary Microbiology E-Book (dalam bahasa Inggris). Elsevier Health Sciences. ISBN 978-0-7020-5588-1.
  3. ↑ Guabiraba, Rodrigo; Schouler, Catherine (2015-08-01). "Avian colibacillosis: still many black holes". FEMS Microbiology Letters (dalam bahasa Inggris). 362 (15). doi:10.1093/femsle/fnv118. ISSN 0378-1097.
  4. ↑ "Colibacillosis (E. coli diarrhea) | Iowa State University". vetmed.iastate.edu. Diakses tanggal 2019-12-25.
  5. ↑ Jesse Abdullah, Faez Firdaus (2016-12-30). "Clinico-Pathological Findings of Septicaemic Colibacillosis in a Calf". Journal of Dairy, Veterinary & Animal Research. 4 (3). doi:10.15406/jdvar.2016.04.00124.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026