Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kolaborasi dengan Kekaisaran Jepang

Sebelum dan selama Perang Dunia II, Kekaisaran Jepang membentuk sejumlah negara boneka yang memainkan peran penting dalam perang melalui kolaborasi dengan Jepang. Dengan janji "Asia untuk orang Asia" dalam kerangka Kerja Sama Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya, Jepang juga mensponsori atau bekerja sama dengan sebagian gerakan nasionalis di berbagai negara Asia yang dijajah oleh kekaisaran Eropa, Uni Soviet, dan Amerika Serikat. Jepang merekrut relawan dari berbagai wilayah pendudukan dan juga dari kalangan tawanan perang pihak Sekutu.

sikap di negara-negara yang diduduki selama Perang Dunia II
Diperbarui 16 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini berisi tentang kolaborasi dengan Jepang, anggota pendiri Poros di Asia selama Perang Dunia II. Untuk Kolaborasi selama Perang Dunia II, lihat Kolaborasi dengan Nazi Jerman dan Fasis Italia.
Urutan Waktu Perang Dunia II
Kronologi

Sebelum (Asia · Eropa)
1939
1940
1941
1942
1943
1944
1945

Topik

Front Timur
Proyek Manhattan

Sebelum dan selama Perang Dunia II, Kekaisaran Jepang membentuk sejumlah negara boneka yang memainkan peran penting dalam perang melalui kolaborasi dengan Jepang. Dengan janji "Asia untuk orang Asia" dalam kerangka Kerja Sama Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya, Jepang juga mensponsori atau bekerja sama dengan sebagian gerakan nasionalis di berbagai negara Asia yang dijajah oleh kekaisaran Eropa, Uni Soviet, dan Amerika Serikat.[1] Jepang merekrut relawan dari berbagai wilayah pendudukan dan juga dari kalangan tawanan perang pihak Sekutu.[2]

Referensi

  1. ↑ Total War: Causes and courses of the Second World War, by Peter Calvocoressi and Guy Wint, Penguin Books, 1972 (1st edition) ISBN 0-14-021422-4, The War in Asia, chapter 9, pp. 683–685.
  2. ↑ The Labour Recruitment of Local Inhabitants as Rōmusha in Japanese-Occupied South East Asia, Takuma Melber. Part of: Special Issue: Conquerors, Employers and Arbiters: States and Shifts in Labour Relations, 1500–2000, International Review of Social History, Volume 61, Special Issue S24: Published online by Cambridge University Press: 1 December 2016.

Bibliografi

  • Nikolaev, S. (2000). Maki Mirazh iz istorii otechestvennykh spetssluzhb [Maki Mirage" from the History of the Domestic Special Services] (dalam bahasa Rusia). Khabarovsk: Kharbarovskoe knizhnoe izdatel'stvo. ISBN 5766304064. Note that S. Nikolaev was simply the "pen name" for Nikolai S. Chumakov, a former Colonel in the KGB and historian of the KGB/FSB
  • Staff Writer (June 28, 2014). "Velikaia Otechestvennaia Voina mogla nachatsia ran'she na tri goda" [The Great Fatherland War could have started three years earlier]. Komsomolskaia Pravda. Diarsipkan dari versi asli pada 2023-01-24.
  • Staff Writer (2018). "V razvedku-- na vsiu zhizn" [In Intelligence--For All of My Life]. Zabakailskii Informatsionnyi Zhurnal-online. Diarsipkan dari versi asli pada 2021-11-28.

Pranala luar

  • l
  • b
  • s
Perang Dunia II
Peserta
Blok Poros · Blok Sekutu
Arena Pertempuran
Eropa (Front Barat · Front Timur) · Asia-Pasifik (Laut Pasifik · Tiongkok Raya · Asia Tenggara · Pasifik Barat Daya · Samudra Hindia) · Mediterania dan Timur Tengah (Afrika Utara · Afrika Timur · Syiria · Mesopotamia · Persia) · Amerika · Samudra Antlatik
Urutan waktu
Pra PD II · 1939 · 1940 · 1941 · 1942 · 1943 · 1944 · 1945
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Bibliografi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar negara yang terlibat dalam Perang Dunia II

artikel daftar Wikimedia

Front Timur (Perang Dunia II)

medan perang Blok Barat dan Uni Soviet

Belanda pada Perang Dunia II

pada Perang Dunia II dimulai dengan invasinya oleh Jerman Nazi pada 10 Mei 1940. Belanda awalnya menyatakan untuk bersikap netral ketika perang tersebut

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026