Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gaya gesek

Gaya gesek adalah gaya yang berarah melawan gerak benda atau arah kecenderungan benda bergerak. Gaya gesek muncul apabila dua buah benda bersentuhan. Benda-benda yang dimaksud di sini tidak harus berbentuk padat, melainkan dapat pula berbentuk cair, ataupun gas. Gaya gesek antara dua buah benda padat misalnya adalah gaya gesek statis dan kinetis, sedangkan gaya antara benda padat dan cairan serta gas adalah gaya Stokes.

gaya yang berarah melawan gerak benda atau arah kecenderungan benda bergerak
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gaya gesek
Bagian dari seri artikel mengenai
Mekanika klasik
F → = m a → {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}} {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}}
Hukum kedua Newton
  • Sejarah
  • Garis waktu
Cabang
  • Benda langit
  • Dinamika
  • Kinematika
  • Kinetika
  • Kontinuum
  • Statika
  • Statistika
  • Terapan
Dasar
  • Asas D'Alembert

  • Daya mekanik
  • Energi
    • kinetik
    • potensial
  • Gaya
  • Impuls
  • Inersia / Momen inersia
  • Kecepatan
  • Kelajuan
  • Kerangka acuan
  • Usaha mekanik
  • Kerja maya
  • Massa

  • Momen
  • Momentum
  • Momentum sudut
  • Pasangan
  • Percepatan
  • Ruang
  • Torsi
  • Waktu
Rumus
  • Hukum gerak Newton
  • Mekanika analisis
    Mekanika Lagrange
    Mekanika Hamilton
    Mekanika Routh
    Persamaan Hamilton–Jacobi
    Persamaan gerak Appell
    Persamaan Udwadia–Kalaba
Topik inti
  • Benda tegar
    • dinamika
    • persamaan Euler
  • Friksi
  • Gaya fiksi
  • Gerak (linear)
  • Gerak harmonik sederhana
  • Getaran
  • Hukum gerak Euler
  • Hukum gerak Newton
  • Hukum gravitasi universal Newton
  • Inersia / Kerangka acuan non-inersia
  • Kecepatan relatif
  • Mekanika gerak partikel planar
  • Osilator harmonis
  • Peredaman (rasio)
  • Perpindahan
  • Persamaan gerak
Rotasi
  • Gerak melingkar
  • Kerangka acuan berotasi
  • Gaya sentripetal
  • Gaya sentrifugal
    • reaktif
  • Gaya coriolis
  • Pendulum
  • Kecepatan tangensial
  • Kecepatan putar
  • Percepatan sudut / perpindahan / frekuensi / kecepatan
Ilmuwan
  • Galileo
  • Newton
  • Kepler
  • Horrocks
  • Halley
  • Euler
  • d'Alembert
  • Clairaut
  • Lagrange
  • Laplace
  • Hamilton
  • Poisson
  • Daniel Bernoulli
  • Johann Bernoulli
  • Cauchy
  • l
  • b
  • s
Gaya gesek ( F f {\displaystyle F_{f}} {\displaystyle F_{f}}) dari benda yang bergerak di atas suatu papan permukaan

Gaya gesek adalah gaya yang berarah melawan gerak benda atau arah kecenderungan benda bergerak. Gaya gesek muncul apabila dua buah benda bersentuhan. Benda-benda yang dimaksud di sini tidak harus berbentuk padat, melainkan dapat pula berbentuk cair, ataupun gas. Gaya gesek antara dua buah benda padat misalnya adalah gaya gesek statis dan kinetis, sedangkan gaya antara benda padat dan cairan serta gas adalah gaya Stokes.

Secara umum gaya gesek dapat dituliskan sebagai suatu ekspansi deret, yaitu

f → = − b 0 v → | v → | − b 1 v v → | v → | − b 2 v 2 v → | v → | − . . {\displaystyle {\vec {f}}=-b_{0}{\frac {\vec {v}}{|{\vec {v}}|}}-b_{1}v{\frac {\vec {v}}{|{\vec {v}}|}}-b_{2}v^{2}{\frac {\vec {v}}{|{\vec {v}}|}}-..} {\displaystyle {\vec {f}}=-b_{0}{\frac {\vec {v}}{|{\vec {v}}|}}-b_{1}v{\frac {\vec {v}}{|{\vec {v}}|}}-b_{2}v^{2}{\frac {\vec {v}}{|{\vec {v}}|}}-..},

di mana suku pertama adalah gaya gesek yang dikenal sebagai gaya gesek statis dan kinetis, sedangkan suku kedua dan ketiga adalah gaya gesek pada benda dalam fluida.

Gaya gesek dapat merugikan atau bermanfaat. Akan tetapi tanpa gaya gesek manusia tidak dapat berpindah tempat karena gerakan kakinya hanya akan menggelincir di atas lantai. Tanpa adanya gaya gesek antara ban mobil dengan jalan, mobil hanya akan slip dan tidak membuat mobil dapat bergerak.

Asal gaya gesek

Gaya gesek merupakan akumulasi interaksi mikro antar kedua permukaan yang saling bersentuhan. Gaya-gaya yang bekerja antara lain adalah gaya elektrostatik pada masing-masing permukaan. Dulu diyakini bahwa permukaan yang halus akan menyebabkan gaya gesek (atau tepatnya koefisien gaya gesek) menjadi lebih kecil nilainya dibandingkan dengan permukaan yang kasar, akan tetapi pada masa kini tidak lagi demikian. Konstruksi mikro (nano tepatnya) pada permukaan benda dapat menyebabkan gesekan menjadi minimum, bahkan cairan tidak lagi dapat membasahinya (efek lotus).

Jenis-jenis gaya gesek

Terdapat dua jenis gaya gesek antara dua buah benda yang padat saling bergerak lurus, yaitu gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis, yang dibedakan antara titik-titik sentuh antara kedua permukaan yang tetap atau saling berganti (menggeser). Untuk benda yang dapat menggelinding, terdapat pula jenis gaya gesek lain yang disebut gaya gesek menggelinding (rolling friction). Untuk benda yang berputar tegak lurus pada permukaan atau ber-spin, terdapat pula gaya gesek spin (spin friction). Gaya gesek antara benda padat dan fluida disebut sebagai gaya Coriolis-Stokes atau gaya viskos (viscous force).

Gaya gesek statis

Gaya gesek statis adalah gesekan antara dua benda padat yang tidak bergerak relatif satu sama lainnya. Seperti contoh, gesekan statis dapat mencegah benda meluncur ke bawah pada bidang miring. Koefisien gesek statis umumnya dinotasikan dengan μ s {\displaystyle \mu _{s}} {\displaystyle \mu _{s}}, dan pada umumnya lebih besar dari koefisien gesek kinetis.

Gaya gesek statis dihasilkan dari sebuah gaya yang diaplikasikan tepat sebelum benda tersebut bergerak. Gaya gesekan maksimum antara dua permukaan sebelum gerakan terjadi adalah hasil dari koefisien gesek statis dikalikan dengan gaya normal F f = μ s F n {\displaystyle F_{f}=\mu _{s}F_{n}} {\displaystyle F_{f}=\mu _{s}F_{n}}. Ketika tidak ada gerakan yang terjadi, gaya gesek dapat memiliki nilai dari nol hingga gaya gesek maksimum. Setiap gaya yang lebih kecil dari gaya gesek maksimum yang berusaha untuk menggerakkan salah satu benda akan dilawan oleh gaya gesekan yang setara dengan besar gaya tersebut tetapi berlawanan arah. Setiap gaya yang lebih besar dari gaya gesek maksimum akan menyebabkan gerakan terjadi. Setelah gerakan terjadi, gaya gesekan statis tidak lagi dapat digunakan untuk menggambarkan kinetika benda, sehingga digunakan gaya gesek kinetis.

Gaya gesek kinetis

Gaya gesek kinetis (atau dinamis) terjadi ketika dua benda bergerak relatif satu sama lainnya dan saling bergesekan. Koefisien gesek kinetis umumnya dinotasikan dengan μ s {\displaystyle \mu _{s}} {\displaystyle \mu _{s}} dan pada umumnya selalu lebih kecil dari gaya gesek statis untuk material yang sama.

Pranala luar

  •  "Friction" . Encyclopædia Britannica. Vol. 11 (Edisi 11). 1911.
  • Coefficients of Friction Diarsipkan 2019-02-01 di Wayback Machine. – tables of coefficients, plus many links
  • Physclips: Mechanics with animations and video clips Diarsipkan 2007-06-01 di Wayback Machine. from the University of New South Wales
  • CRC Handbook of Chemistry & Physics – Values for Coefficient of Friction
  • Characteristic Phenomena in Conveyor Chain Diarsipkan 2013-01-19 di Archive.is
  • Atomic-scale Friction Research and Education Synergy Hub (AFRESH) Diarsipkan 2008-05-11 di Wayback Machine. an Engineering Virtual Organization for the atomic-scale friction community to share, archive, link, and discuss data, knowledge and tools related to atomic-scale friction.
  • Coefficients of friction of various material pairs in atmosphere and vacuum Diarsipkan 2023-05-31 di Wayback Machine..
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal gaya gesek
  2. Jenis-jenis gaya gesek
  3. Gaya gesek statis
  4. Gaya gesek kinetis
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Gaya (fisika)

interaksi apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami perubahan gerak, baik dalam bentuk arah, maupun konstruksi geometris

Pencak silat

seni bela diri Indonesia

Energi

properti fisika dari suatu objek

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026