Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Impuls

Dalam mekanika klasik, impuls adalah integral dari gaya (F) terhadap waktu (t) bekerjanya gaya tersebut. Karena gaya merupakan suatu besaran vektor, maka impuls juga merupakan besaran vektor. Satuan dari impuls adalah Newton second (N.s).

Wikipedia article
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Impuls
Integral gaya terhadap waktuTemplat:SHORTDESC:Integral gaya terhadap waktu
Untuk kegunaan lain, lihat Impuls (disambiguasi).
Impuls
Simbol umumJ, Imp
Satuan SINewton second (N⋅s)
Satuan lainnyapound⋅s
Dimensi SI L M T − 1 {\displaystyle {\mathsf {L}}{\mathsf {M}}{\mathsf {T}}^{-1}} {\displaystyle {\mathsf {L}}{\mathsf {M}}{\mathsf {T}}^{-1}}
Terkonservasi?ya
Bagian dari seri artikel mengenai
Mekanika klasik
F → = m a → {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}} {\displaystyle {\vec {F}}=m{\vec {a}}}
Hukum kedua Newton
  • Sejarah
  • Garis waktu
Cabang
  • Benda langit
  • Dinamika
  • Kinematika
  • Kinetika
  • Kontinuum
  • Statika
  • Statistika
  • Terapan
Dasar
  • Asas D'Alembert

  • Daya mekanik
  • Energi
    • kinetik
    • potensial
  • Gaya
  • Impuls
  • Inersia / Momen inersia
  • Kecepatan
  • Kelajuan
  • Kerangka acuan
  • Usaha mekanik
  • Kerja maya
  • Massa

  • Momen
  • Momentum
  • Momentum sudut
  • Pasangan
  • Percepatan
  • Ruang
  • Torsi
  • Waktu
Rumus
  • Hukum gerak Newton
  • Mekanika analisis
    Mekanika Lagrange
    Mekanika Hamilton
    Mekanika Routh
    Persamaan Hamilton–Jacobi
    Persamaan gerak Appell
    Persamaan Udwadia–Kalaba
Topik inti
  • Benda tegar
    • dinamika
    • persamaan Euler
  • Friksi
  • Gaya fiksi
  • Gerak (linear)
  • Gerak harmonik sederhana
  • Getaran
  • Hukum gerak Euler
  • Hukum gerak Newton
  • Hukum gravitasi universal Newton
  • Inersia / Kerangka acuan non-inersia
  • Kecepatan relatif
  • Mekanika gerak partikel planar
  • Osilator harmonis
  • Peredaman (rasio)
  • Perpindahan
  • Persamaan gerak
Rotasi
  • Gerak melingkar
  • Kerangka acuan berotasi
  • Gaya sentripetal
  • Gaya sentrifugal
    • reaktif
  • Gaya coriolis
  • Pendulum
  • Kecepatan tangensial
  • Kecepatan putar
  • Percepatan sudut / perpindahan / frekuensi / kecepatan
Ilmuwan
  • Galileo
  • Newton
  • Kepler
  • Horrocks
  • Halley
  • Euler
  • d'Alembert
  • Clairaut
  • Lagrange
  • Laplace
  • Hamilton
  • Poisson
  • Daniel Bernoulli
  • Johann Bernoulli
  • Cauchy
  • l
  • b
  • s
Pukulan golf merupakan contoh gaya yang diterapkan untuk durasi waktu yang sangat singkat. Alat pemukul golf digambarkan sebagai pemberi impuls pada bola golf.

Dalam mekanika klasik, impuls (disimbolkan J atau Imp) adalah integral dari gaya (F) terhadap waktu (t) bekerjanya gaya tersebut. Karena gaya merupakan suatu besaran vektor, maka impuls juga merupakan besaran vektor. Satuan dari impuls adalah Newton second (N.s).

Sebuah benda yang diberi gaya akan mengalami percepatan atau perubahan kecepatan selama gaya tersebut bekerja. Semakin lama gaya bekerja, maka semakin besar perubahan momentum yang dialami oleh benda tersebut. Definisi ini berarti bahwa suatu benda yang diberi gaya kecil secara konstan dalam waktu yang lama dapat mengalami perubahan momentum—impuls—yang besarnya sama dengan benda lain yang diberi gaya besar tetapi dalam waktu yang singkat.

J = F rata-rata ( t 2 − t 1 ) {\displaystyle J=F_{\text{rata-rata}}(t_{2}-t_{1})} {\displaystyle J=F_{\text{rata-rata}}(t_{2}-t_{1})}

Impuls adalah integral gaya terhadap waktu:

J = ∫ F d t {\displaystyle J=\int F\,\mathrm {d} t} {\displaystyle J=\int F\,\mathrm {d} t}

Penurunan matematika pada kasus objek bermassa konstan

Impuls J yang dihasilkan pada selang waktu t1 hingga t2 didefinisikan sebagai:

J = ∫ t 1 t 2 F d t {\displaystyle \mathbf {J} =\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t} {\displaystyle \mathbf {J} =\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t}

dengan F adalah gaya resultan yang bekerja pada selang waktu t1 hingga t2.

Menggunakan hukum kedua Newton, dapat diketahui hubungan antara gaya dengan momentum P berupa:

F = d p d t {\displaystyle \mathbf {F} ={\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}} {\displaystyle \mathbf {F} ={\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}}

sehingga,

J = ∫ t 1 t 2 d p d t d t = ∫ p 1 p 2 d p = p 2 − p 1 = Δ p {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}{\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}\,\mathrm {d} t\\&=\int _{\mathbf {p} _{1}}^{\mathbf {p} _{2}}\mathrm {d} \mathbf {p} \\&=\mathbf {p} _{2}-\mathbf {p} _{1}=\Delta \mathbf {p} \end{aligned}}} {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}{\frac {\mathrm {d} \mathbf {p} }{\mathrm {d} t}}\,\mathrm {d} t\\&=\int _{\mathbf {p} _{1}}^{\mathbf {p} _{2}}\mathrm {d} \mathbf {p} \\&=\mathbf {p} _{2}-\mathbf {p} _{1}=\Delta \mathbf {p} \end{aligned}}}

dengan Δp adalah perubahan momentum linear pada selang waktu t1 hingga t2. Hubungan antara momentum dan impuls ini disebut teorema impuls-momentum.[1] Pada kasus benda bermassa konstan, impuls dapat dinyatakan sebagai persamaan yang lebih sederhana: J = ∫ t 1 t 2 F d t = Δ p = m v 2 − m v 1 {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t\\&=\Delta \mathbf {p} \\&=m\mathbf {v_{2}} -m\mathbf {v_{1}} \end{aligned}}} {\displaystyle {\begin{aligned}\mathbf {J} &=\int _{t_{1}}^{t_{2}}\mathbf {F} \,\mathrm {d} t\\&=\Delta \mathbf {p} \\&=m\mathbf {v_{2}} -m\mathbf {v_{1}} \end{aligned}}}dengan

F adalah gaya resultan yang diberikan,
t1 dan t2 berturut-turut adalah waktu awal dan akhir impuls,
m adalah massa objek,
v1 adalah kelajuan awal objek, dan
v2 adalah kelajuan akhir objek.

Asas

Asas impuls-momentum

Asas impuls-momentum merupakan suatu asas fisika yang menyatakan bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang berlaku pada rentang waktu tertentu. Kegunaan dari asas ini ialah untuk menghitung gaya total yang bekerja pada suatu benda dan kaitannya dengan momentum. Asas impuls-momentum mengatasi kekurangan perhitungan menggunakan metode energi atau fungsi waktu. Kekurangan hukum kedua Newton dalam kasus-kasus tertentu juga dapat diatasi menggunakan asas ini, karena asas ini merupakan pengembangan dari hukum kedua Newton. Operasi matematika yang digunakan dalam asas impuls-momentum adalah integral. Asas ini umumnya digunakan pada perhitungan gaya yang bekerja pada benda yang mengalami tumbukan.[2]

Lihat pula

  • iconPortal Fisika
  • Impuls spesifik

Referensi

  1. ↑ Lihat section 9.2, halaman 257, Serway (2004).
  2. ↑ Asraf, A., dan Kurniawan, B. (2021). Fisika Dasar untuk Sains dan Teknik: Jilid 1 Mekanika. Jakarta: Bumi Aksara. hlm. 250. ISBN 978-602-444-954-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bibliografi

  • Serway, Raymond A.; Jewett, John W. (2004). Physics for Scientists and Engineers (Edisi 6). Brooks/Cole. ISBN 0-534-40842-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Tipler, Paul (2004). Physics for Scientists and Engineers: Mechanics, Oscillations and Waves, Thermodynamics (Edisi 5). W. H. Freeman. ISBN 0-7167-0809-4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Abdullah, Mikrajuddin (2007). Fisika 2A SMA dan MA Untuk Kelas XI Semester 1. Jakarta: Esis/Erlangga. ISBN 974-734-646-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link) (Indonesia)


Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penurunan matematika pada kasus objek bermassa konstan
  2. Asas
  3. Asas impuls-momentum
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Bibliografi

Artikel Terkait

Impuls spesifik

bakarnya. Impuls spesifik dapat dihitung dengan berbagai cara yang berbeda dengan satuan yang berbeda pula. Impuls spesifik secara definisi berarti impuls total

Jaringan saraf

ini terdiri dari neuron atau sel-sel saraf, yang menerima dan mengirimkan impuls, dan neuroglia, yang juga dikenal sebagai sel-sel glial atau lebih sering

Antiaritmia

melalui resep dokter. Mekanisme kerja antiaritmia dengan cara memengaruhi impuls listrik di jantung yang mengatur ritme atau irama jantung. Klasifikasi Vaughan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026