Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKodok suriname
Artikel Wikipedia

Kodok suriname

Kodok suriname atau nama ilmiahnya Pipa pipa adalah sejenis kodok berbadan pipih lebar yang ditemukan di Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guiana Prancis, Peru, Suriname, Trinidad dan Tobago, Suriname, dan Venezuela. Di Spanyol kodok ini dipanggil aparo, rana comun de celdillas, rana tablacha, sapo chinelo, sapo chola, atau sapo de celdas. Di Portugis, kodok ini dinamai sapo pipa. Pipa berarti layang-layang. Habitatnya di hutan lembap tropis atau sub tropis, rawa subtropis atau tropis, dan daerah paya.

jenis kodok
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kodok suriname
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023)
Kodok suriname
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Amphibia
Ordo:
Anura
Famili:
Pipidae
Genus:
Pipa
Spesies:
P. pipa
Nama binomial
Pipa pipa
(Linnaeus, 1758)
Suriname toad range.[2]
Sinonim

Pipa americana Laurenti, 1768

Artikel takson sembarang
Kodok Suriname menyimpan telur dan anak-anaknya di dalam lubang di kulitnya

Kodok suriname atau nama ilmiahnya Pipa pipa adalah sejenis kodok berbadan pipih lebar yang ditemukan di Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guiana Prancis, Peru, Suriname, Trinidad dan Tobago, Suriname, dan Venezuela. Di Spanyol kodok ini dipanggil aparo, rana comun de celdillas, rana tablacha, sapo chinelo, sapo chola, atau sapo de celdas. Di Portugis, kodok ini dinamai sapo pipa. Pipa berarti layang-layang. Habitatnya di hutan lembap tropis atau sub tropis, rawa subtropis atau tropis, dan daerah paya.

Badan kodok ini datar dan pipih. Kakinya berjaring lebar dengan kaki depan mirip bintang dengan ukuran kecil. Panjangnya bisa mencapai 20 cm (8 in) walau biasanya panjangnya 10–13 cm (4–5 in). Matanya kecil, tanpa gigi dan lidah.

Kodok ini terkenal karena menyimpan telur di dalam kulit hingga menetas dan akan terus berada di sana hingga siap lepas dari induknya.

Anak kodok suriname mulai keluar dari kulit induknya

Reproduksi

Kodok suriname terkenal dengan kebiasaan reproduksinya yang unik. Tidak seperti kodok lain, pejantan tidak mengeluarkan suara besar untuk menarik betina. Mereka menggunakan suara klik yang tajam dengan menyentakkan tulang hyoid di tenggorokannya. .[3] Betina akan keluar dari permukaan air dan berputar-putar. Dalam setiap kali putaran, betina melepaskan 3 hingga 10 telur, yang kemudian ditaruh di kulit melalui bantuan gerakan pejantan. Setelah ditanam, telur akan tenggelam ke kulit dan membentuk kantong selama beberapa hari, mirip sarang lebah. Larva berkembang di kulit kodok menjadi anak kodok berukuran kurang dari 2 cm. Setelah keluar dari punggung induknya, kodok akan memulai kehidupan mandiri.

Setelah anak-anaknya lepas dari kulitnya, induk kodok akan melepas perlahan lapisan kulitnya dan memulai lagi siklus perkawinan.[4]

Video

Beberapa video Youtube memperlihatkan proses reproduksi katak suriname:

  • Amazing Pipa Pipa Toad Birth!
  • Baby Toads Born from Mom's Back | World's Weirdest

Referensi

  1. ↑ IUCN SSC Amphibian Specialist Group (2015). "Pipa pipa". The IUCN Red List of Threatened Species. 2015. IUCN: e.T58163A61414791. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-4.RLTS.T58163A61414791.en. Diakses tanggal 12 December 2017.
  2. ↑ IUCN (International Union for Conservation of Nature), Conservation International & NatureServe. 2010. Pipa pipa. In: IUCN 2015. The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2015.2. "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-06-27. Diakses tanggal 2011-01-24. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link). Downloaded on 10 July 2015.
  3. ↑ Piper, Ross (2007), Extraordinary Animals: An Encyclopedia of Curious and Unusual Animals, Greenwood Press.
  4. ↑ https://www.wired.com/2013/12/absurd-creature-of-the-week-the-toad-whose-young-erupt-from-her-skin/
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pipa pipa.
Pengidentifikasi takson
Pipa pipa
  • Wikidata: Q220414
  • Wikispecies: Pipa pipa
  • AmphibiaWeb: 5234
  • ARKive: pipa-pipa
  • ASW: Pipa-pipa
  • BOLD: 304466
  • CoL: 4J2ZG
  • EoL: 332922
  • GBIF: 2423966
  • iNaturalist: 25462
  • IRMNG: 10199601
  • ISC: 116357
  • ITIS: 207437
  • IUCN: 58163
  • NAS: 2728
  • NCBI: 251750
  • Observation.org: 204607
  • Open Tree of Life: 919164
  • Paleobiology Database: 401222
  • Xeno-canto: Pipa-pipa
Rana pipa
  • Wikidata: Q109525961
  • CoL: 78QWG
  • GBIF: 10110305
  • ITIS: 1097482
  • ZooBank: A8EAA5D9-D2AC-48CB-9BEC-8E5AA992C634
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Reproduksi
  2. Video
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kodok darah

Keberadaan kodok merah di Indonesia belum terlalu diperhatikan, oleh karena itu informasi tentang kodok jenis tersebut masih kurang. Penurunan populasi kodok merah

Belentung

Belentung adalah nama sejenis kodok kecil yang bersuara nyaring. Karena bunyi dengkungnya itu, banyak orang yang menyangka hewan ini bertubuh besar (lihat

Swike

hidangan khas Indonesia, berasal dari Tiongkok

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026