Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKkoktugakshi Nori
Artikel Wikipedia

Kkoktugakshi Nori

Kkoktugakshi Nori atau Kkoktugakshi Noreum adalah pementasan boneka tradisional dari Korea yang berasal dari abad ke-18. Pementasan boneka tradisional dikenal juga dengan nama Deolmi, Bakcheomji Nori atau Hongdongji Nori. Pada awalnya kesenian ini dimainkan oleh kelompok penghibur keliling Sadangpae atau Namsadang. Namsadangpae adalah kelompok penghibur yang mengembara dan menghibur masyarakat.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kkoktugakshi Nori
Kkoktugakshi Nori

Kkoktugakshi Nori atau Kkoktugakshi Noreum adalah pementasan boneka tradisional dari Korea yang berasal dari abad ke-18.[1] Pementasan boneka tradisional dikenal juga dengan nama Deolmi, Bakcheomji Nori atau Hongdongji Nori. Pada awalnya kesenian ini dimainkan oleh kelompok penghibur keliling Sadangpae atau Namsadang.[2] Namsadangpae adalah kelompok penghibur yang mengembara dan menghibur masyarakat.[2]

Permainan boneka yang ditampilkan paling akhir oleh Sadangpae setelah pementasan lain seperti permainan musik (pungmul nori), adegan akrobat, aksi berjalan di atas tali (jultagi) dan drama topeng.[1] Lakon permainan Kkoktugakshi terdiri atas beberapa episode dan masing-masing bagian tidak saling berkaitan.[1] Tokoh sentral yang muncul di keseluruhan episode adalah Bak Cheomji.[1] Ia menjadi narator dan menceritakan tentang kehidupannya.[1]

Permainan boneka ini dimainkan di sebuah panggung terbuka yang dinamakan pojang.[1] Di atasnya bonek-boneka bergerak dan memainkan cerita.[1] Pemain boneka utama (taejabi) berada di belakang tirai dibantu oleh 2 orang lain.[1] Pengisi suara boneka dinamakan sanbaji dan pemain musik dinamakan chaebi.[1] Umumnya tema cerita-cerita yang dimainkan serupa dengan lakon tari topeng (talchum) antara lain cerita tentang biksu murtad, masalah poligami, kaum bangsawan yang serakah dan rakyat jelata yang miskin.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Lee, Mee-won (1997). "The Roots and Transmission of Korean Performing Arts" (PDF). Koreana. 16: 20-21.
  2. 1 2 (Inggris) Anseong Namsadang Nori[pranala nonaktif permanen], visitkorea. Diakses pada 29 Mei 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026