Kiromal Katibin, atau yang akrab disapa Kiki, adalah atlet panjat cepat asal Indonesia. Kiromal adalah Juara Piala Dunia IFSC musim 2025 dalam nomor kecepatan. Ia juga adalah peraih medali perak Pesta Olahraga Dunia 2022 dan 2025. Pada tahun 2022, Kiromal pernah menjadi atlet panjat tercepat di dunia. Ia pernah 6 kali mencetak rekor dunia, 1 kali di 2021 dan 5 kali di 2022.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Informasi pribadi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Julukan | Kiromal, Kiki | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lahir | 21 Agustus 2000 Batang, Jawa Tengah, Indonesia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Alma mater | Universitas Wahid Hasyim | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Olahraga | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Negara | Indonesia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Olahraga | Panjat tebing | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat | 1 (Agustus 2025) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lomba | Kecepatan (speed) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prestasi dan gelar | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat dunia tertinggi | 1 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rekam medali
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kiromal Katibin (lahir 21 Agustus 2000), atau yang akrab disapa Kiki, adalah atlet panjat cepat asal Indonesia. Kiromal adalah Juara Piala Dunia IFSC musim 2025 dalam nomor kecepatan. Ia juga adalah peraih medali perak Pesta Olahraga Dunia 2022 dan 2025. Pada tahun 2022, Kiromal pernah menjadi atlet panjat tercepat di dunia. Ia pernah 6 kali mencetak rekor dunia, 1 kali di 2021 dan 5 kali di 2022.[1]
Kiromal Katibin berhasil meraih ranking satu dalam peringkat dunia nomor speed putra pada Agustus 2025. Berdasarkan laman resmi International Federation of Sport Climbing (IFSC), Kiromal berhasil mengumpulkan total 4.255 poin. [2] Raihan poin tersebut didapat melalui berbagai kejuaraan internasional, termasuk 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu pada Piala Dunia IFSC musim 2025.
Pada tahun 2007, Kiromal yang saat itu berumur 7 tahun untuk pertama kalinya melihat olahraga panjat tebing di alun-alun kota Batang saat Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov). Sejak 2009, Kiromal berlatih bersama kakaknya. Pada awalnya, motivasinya untuk menekuni panjat tebing adalah karena senang bertemu banyak teman. Namun, sejak mengikuti kompetisi, jiwa kompetitifnya mulai muncul.
Kiromal merintis kariernya dengan menjuarai kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional. Medali pertamanya adalah dari nomor Lead di Kejurnas Jakarta 2011. Kemudian ia juga meraih medali emas nomor kecepatan di Kejurnas Bangka 2016 dan emas nomor kecepatan di Kejurnas Padang 2017.[3]
Pada 28 Mei 2021, di babak kualifikasi Piala Dunia IFSC Kota Salt Lake, Kiromal berhasil mencetak rekor speed climbing tercepat di dunia dengan catatan 5,25 detik.[4] Rekor dunia sebelumnya dipegang oleh Reza Alipour yang mencetak rekor dunia pada tahun 2017 dengan catatan 5,48 detik. Pada babak final di kompetisi tersebut, rekan senegaranya, Veddriq Leonardo, mencetak rekor dunia baru pada hari yang sama dengan catatan 5,20 detik. Kedua atlet Indonesia tersebut berhasil memecahkan rekor yang belum dapat dipecahkan para atlet speed climbing dalam 4 tahun terakhir.
Pada 6 Mei 2022, di babak kualifikasi Piala Dunia IFSC Seoul, Kiromal kembali mencetak rekor dunia dengan catatan 5,17 detik.[5] Ini adalah kedua kalinya ia berhasil mencetak rekor dunia.
Kurang dari 1 bulan sejak rekor di Seoul, pada 27 Mei 2022 waktu setempat, Kiromal mempertajam rekor miliknya sendiri di Kota Salt Lake. Kali ini rekor ketiganya adalah 5,10 detik, yang ia catat pada babak kualifikasi Piala Dunia IFSC di Kota Salt Lake 2022.[6]
Pada 30 Juni 2022, Kiromal kembali memecahkan rekor untuk keempat kalinya di babak kualifikasi Piala Dunia IFSC di Villars dengan angka 5,097 detik. Lalu, di hari yang sama, ia kembali mempertajam rekor dunia untuk kelima kalinya dengan angka 5,04 detik.
Pada 8 Juli 2022, untuk keenam kalinya dalam 13 bulan terakhir, Kiromal kembali mencetak rekor dunia, yaitu dengan catatan waktu 5,00 detik. Rekor ini ia peroleh di babak kualifikasi Piala Dunia IFSC di Chamonix, Perancis. Hingga tahun 2022, ia telah 6 kali memecahkan rekor dunia.[7]
| Tanggal | Waktu | Lokasi | Kompetisi |
|---|---|---|---|
| 8 Juli 2022 | 5.009[8] | Chamonix, Prancis | Piala Dunia |
| 30 Juni 2022 | 5.04[9] | Villars, Swiss | Piala Dunia |
| 30 Juni 2022 | 5.09[10] | Villars, Swiss | Piala Dunia |
| 27 Mei 2022 | 5.10[11][12] | Kota Salt Lake, Amerika Serikat | Piala Dunia |
| 6 Mei 2022 | 5.17[13] | Seoul, Korea Selatan | Piala Dunia |
| 28 Mei 2021 | 5.25[14] | Kota Salt Lake, Amerika Serikat | Piala Dunia |
Kecepatan Putra
| Tahun | Tempat | Lawan | Waktu | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|---|
| 2022 | Sloss Furnaces, Birmingham, Alabama, Amerika Serikat | fall–7.230 | [15] |
Kecepatan Putra
| Tahun | Tempat | Lawan | Waktu | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | Kota Salt Lake, Amerika Serikat | fall–5.208 | [16] | ||
| 2021 | Villars, Swiss | 5.30–5.38 | [17] | ||
| 2022 | Seoul, Korea Selatan | fall–6.965 | [18] | ||
| 2022 | Kota Salt Lake (I), Amerika Serikat | 5.643–fall | [19] | ||
| 2022 | Jakarta, Indonesia | 5.75–5.39 | |||
| 2023 | Jakarta, Indonesia | 6.34–fall | |||
| 2023 | Kota Salt Lake, Amerika Serikat | 4.98–5.98 | |||
| 2024 | Wujiang, China | 5.07–5.16 | |||
| 2024 | Seoul, Korea Selatan | 4.99–8.93 | |||
| 2025 | Wujiang, China | 4.75–5.04 | |||
| 2025 | Bali, Indonesia | 4.81–6.64 | |||
| 2025 | Denver, Amerika Serikat | 4.83–4.88 | |||
| 2025 | Krakow, Polandia | fall–4.73 | |||
Kecepatan Putra
| Tahun | Tempat | Lawan | Waktu | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|---|
| 2019 | Stadion Pakansari, Bogor, Indonesia | 5.547–5.460 | [20] |
Kecepatan Tim Putra
| Tahun | Tempat | Rekan Satu Tim | Lawan | Waktu | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2019 | Stadion Pakansari, Bogor, Indonesia | fall–23.492 |
Kecepatan Junior
| Tahun | Tempat | Lawan | Waktu | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|---|
| 2018 | Chongqing, Tiongkok | 6.05–6.42 | [22] |
Kecepatan Putra
| Tahun | Tempat | Lawan | Waktu | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | Arena Panjat Tebing Mimika, Kompleks Olahraga Mimika, Mimika, Indonesia | 5.409–5.449 | [23] |
Kecepatan Tim Putra
| Tahun | Tempat | Rekan Satu Tim | Lawan | Waktu | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | Arena Panjat Tebing Mimika, Kompleks Olahraga Mimika, Mimika, Indonesia | 17.366–fall | [24] |
| Kategori | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|---|---|
| Kecepatan | 2 | 2 | 16 | 8 | 1 |
Berikut ini adalah jumlah medali yang diraih di IFSC World Cup dalam kategori Speed:
| Musim | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|
| 2021 | 1 | 1 | 2 | |
| 2022 | 1 | 2 | 3 | |
| 2023 | 2 | 2 | ||
| 2024 | 2 | 2 | ||
| 2025 | 1 | 1 | 2 | 4 |
| Total | 2 | 4 | 7 | 13 |