Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kimbul

Kimbul adalah geladak yang berdinding tipis selebar kapal di atas geladak utama yang berada di bagian buritan. Pada geladak utama biasanya dibuat lubang palka beserta penutupnya untuk keluar masuknya barang muatan kapal ke dan dari dalam palka.

Wikipedia article
Diperbarui 11 Februari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kimbul adalah geladak yang berdinding tipis selebar kapal di atas geladak utama yang berada di bagian buritan (bagian belakang kapal).[1] Pada geladak utama biasanya dibuat lubang palka beserta penutupnya untuk keluar masuknya barang muatan kapal ke dan dari dalam palka.

Bahasa Inggris dari kimbul adalah "poop". Kata tersebut berasal dari kata dari Bahasa Prancis untuk "geladak", "la poupe"; yang diambil dari Bahasa Latin "puppis" yang berarti "dek belakang" atau "belakang".[2] Pada kapal-kapal modern, fungsi-fungsi kapal yang berhubungan dengan kimbul telah dipindahkan ke anjungan dan biasanya terletak di superstruktur.

Lihat juga

  • Agil
  • Kota mara
  • Apilan

Referensi

  1. ↑ Keegan, John (1989). The Price of Admiralty. New York: Viking. hlm. 279. ISBN 0-670-81416-4.
  2. ↑ "Poop Deck". HMS Victory. Portsmouth Historic Dockyard. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-06. Diakses tanggal 27 April 2013. Located at the stern, this short deck takes its name from the Latin word puppis – which means after deck or rear. Guns were rarely carried on this deck. It was mainly used as a viewpoint and signalling platform. The poop deck also gave protection to the men at the wheel and provided a roof for the captain's cabin. The ropes controlling the yards (spars) and sails of the main and mizzen masts were operated from the poop deck.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat juga
  2. Referensi

Artikel Terkait

Tenggelamnya RMS Titanic

tengelamnya kapal titanic dalam sejarah kapal

Lihat Boleh, Pegang Jangan

film Indonesia

Kerakah

jenis kapal layar pada abad ke-15

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026