Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ki Purbo Asmoro

Ki Purbo Asmoro adalah salah satu dalang wayang kulit terkemuka Indonesia yang banyak dikenal karena kekuatan vokal, serta keberaniannya melakukan pembaruan tanpa meninggalkan pakem tradisi pedalangan. Ki Purbo Asmoro yang lulus dan menjadi dosen di Institut Seni Indonesia Surakarta ini tumbuh dalam lingkungan budaya Jawa yang kental, sehingga pagelaran wayang tidak sekadar menjadi seni pertunjukan, melainkan menjadi jalan hidupnya. Ki Purbo Asmoro dikenal luas sebagai dalang yang menguasai berbagai gaya pedalangan, terutama gaya Surakarta, dengan cengkok sabet yang tegas dan dialog yang mantab.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ki Purbo Asmoro (lahir di Pacitan, 17 Desember 1961- ) adalah salah satu dalang wayang kulit terkemuka Indonesia yang banyak dikenal karena kekuatan vokal, serta keberaniannya melakukan pembaruan tanpa meninggalkan pakem (pedoman standar) tradisi pedalangan. Ki Purbo Asmoro yang lulus dan menjadi dosen di Institut Seni Indonesia Surakarta ini tumbuh dalam lingkungan budaya Jawa yang kental, sehingga pagelaran wayang tidak sekadar menjadi seni pertunjukan, melainkan menjadi jalan hidupnya. Ki Purbo Asmoro dikenal luas sebagai dalang yang menguasai berbagai gaya pedalangan, terutama gaya Surakarta, dengan cengkok sabet yang tegas dan dialog yang mantab.[1]

Keistimewaan pedalangan Ki Purbo Asmoro terletak pada kemampuannya mengolah lakon-lakon klasik dengan pendekatan kontekstual. Dia kerap menyisipkan kritik sosial, refleksi moral, dan pesan kebangsaan yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Meskipun menampilkan banyak kritik, tutur bahasa, struktur adegan, serta nilai filosofis dari wayang yang ditampilkan tetap dijaga dengan disiplin yang kuat / tinggi. Hal ini membuat pertunjukannya dapat dinikmati baik oleh kaum penonton tua maupun pemirsa generasi muda.

Sebagai akademisi dan pendidik seni, Ki Purbo Asmoro juga berperan penting dalam pewarisan tradisi pedalangan. Kebanyakan pagelaran wayang kulit yang disajikannya selain sebagai penguatan nilai konservasi dan pelestarian budaya, juga sebagai upaya untuk mendekatkan diri dan membaur dengan masyarakat di sekitarnya. Selain aktif mengajar dan menulis, dia sering berdiskusi tentang estetika wayang serta filsafat Jawa. Dengan dedikasi tersebut, Ki Purbo Asmoro tidak hanya tampil sebagai seniman panggung, tetapi juga sebagai penjaga dan pengembang warisan budaya Nusantara, terutama wayang kulit.[2][3]

Referensi

  1. ↑ "PROFIL DOSEN PENGAMPU GARAP PAKELIRAN- Ki Purbo Asmoro, S.Kar., M.Hum". kemdiktisaintek.go.id. Diakses tanggal 15 Jan. 2026.
  2. ↑ "Ki Purbo Asmoro Bawakan Lakon Sang Balarama". unnes.ac.id. Diakses tanggal 7 Des. 2025.
  3. ↑ "Makna Filosofis Wayang Kulit Lakon Anoman Obong Sajian-Ki-Purbo-Asmoro". digilib.uns.ac.id. Diakses tanggal 15 Jan. 2026.

Lihat juga

  • Manteb Soedharsono

Pranala luar

  • Adaptasi New Normal, Ki Purbo Asmoro Wayangan Online, radarsolo.jawapos.com
  • Ki Purbo Asmoro - DATA TEMPO.CO
  • Ki Purbo Asmoro Hadirkan Pagelaran Wayang Kulit, karanganyarkab.go.id

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Lihat juga
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar dalang Indonesia

Prasetyo) Ki Oggi Titis Sabdo Carito * Ki Parasdya Wisnu Wisanggeni Ki Puguh Prasetyo Ki Puguh Santosa Atma Carita Ki Pujo Sumarto Ki Purbo Asmoro Ki Puthut

Wayang purwa

kemudian ditiru oleh Dalang Muda lainnya termasuk Ki Entus dari Tegal, Ki Purbo Asmoro dari Surakarta, Ki Sudirman dari Sragen dan masih banyak lagi dalang

Hiromi Kano

sering tampil bersama sejumlah dalang lainnya termasuk Ki Manteb Soedharsono, Ki Purbo Asmoro, dan Ki Enthus Susmono dalam berbagai kelompok karawitan dan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026