Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ruang hampa (astronomi)

Ruang hampa atau angkasa gelap adalah ruang kosong di antara filamen galaksi. Keduanya merupakan salah satu struktur berskala besar di alam semesta. Isi dari khali sering kali hanya beberapa galaksi atau sama sekali tidak ada.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ruang hampa (astronomi)
"Void" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Void (disambiguasi).
Gugus besar lokal dengan beberapa khalinya

Ruang hampa atau angkasa gelap (bahasa Inggris: void, dark spacecode: en is deprecated ) adalah ruang kosong di antara filamen galaksi.[1] Keduanya (filamen dan void) merupakan salah satu struktur berskala besar di alam semesta. Isi dari khali sering kali hanya beberapa galaksi atau sama sekali tidak ada.

Kebanyakan khali memiliki diameter sekitar 35 hingga 489 juta tahun cahaya, terutama untuk ruang hampa besar yang berupa tidak adanya gugus besar.

Metode deteksi

Ada beberapa metode untuk menemukan khali. Metode ini biasanya berupa algoritme yang dapat menyurvei langit berskala besar. Meskipun sudah ada beberapa survei-survei galaksi secara luas seperti Sloan Digital Sky Survey, 2dFGRS, 2MRS, dan 6dFGS, astronom masih kesulitan untuk mencari deskripsi yang sederhana agar nanti dapat meningkatkan presisi pencarian ruang hampa oleh prob antariksa.

Selama dekade terakhir, beberapa algoritma telah dibuat untuk mencari khali. Semua algoritma yang dibuat ini pada dasarnya jatuh ke dalam tiga kelas:[2]

Kelas pertama

Kelas pertama mencoba menemukan khali berdasarkan kepadatan galaksi lokal, sehingga nantinya ditemukan tempat yang kepadatannya lebih renggang.[3][4][5] Algoritma VoidFinder adalah salah satu algoritma yang menggunakan kelas algoritma ini. Diperkenalkan pada tahun 1997 oleh El-Ad dan Piran, cara kerjanya yaitu mengambil beberapa galaksi di sebuah katalog, Kemudian menggunakan Perkiraan Tetangga Terdekat untuk menghitung kepadatan kosmisnya.[6] Ukuran minimum yang ditentukan algoritma agar dianggap khali adalah sebesar 10 Mpc. Hal ini digunakan untuk menghindari kesalahan sampel.

Kelas kedua

Kelas kedua mencoba menemukan khali dengan mengenali struktur geometrinya yang ditunjuk oleh galaksi disekitarnya. Pada tahun 2008, Mark Neyrink dari Universitas Hawaii memperkenalkan sebuah algoritma yang cara kerjanya seperti ini. Neyrink menamainya algoritma ZOBOV (ZOnes Bordering On Voidness). Algoritma ini memanfaatkan diagram Voronoi untuk menghitung kepadatan dan menghitung kemungkinan adanya khali yang muncul dari fluktuasi Poisson. Ketika algoritma ini unggul dalam menentukan bentuk dan karakteristik ruang hampa, algoritma ini dikritik karena sering menemukan ruang hampa yang kecil dan tidak terlalu signifikan.[7]

Kelas ketiga

Pendekatan yang dilakukan oleh algoritma kelas ketiga cukup berbeda dari kedua algoritma di atas. Jika khali dideksripsikan dengan pendekatan Euler, maka kelas ketiga menggunakan pendekatan Lagrangian untuk mendeskripsikan khali (deskripsi khali akan berpengaruh pada penemuan khali nantinya). Khali didefinisikan sebagai ruang di mana materi-materi melarikan diri (jika energi gelap dipertimbangkan di sini), maka bidang perpindahannya akan dihitung untuk memperkirakan posisi khali secara dinamis.[2]

Referensi

  1. ↑ Tomita, K. (2001-09-01). "A local void and the accelerating Universe". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society (dalam bahasa Inggris). 326 (1): 287–292. doi:10.1046/j.1365-8711.2001.04597.x. ISSN 0035-8711.
  2. 1 2 Lavaux, Guilhem; Wandelt, Benjamin D. (2010-04-11). "Precision cosmology with voids: definition, methods, dynamics". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society (dalam bahasa Inggris). 403 (3): 1392–1408. doi:10.1111/j.1365-2966.2010.16197.x. ISSN 0035-8711.
  3. ↑ Kauffmann, G.; Fairall, A. P. (1991-01). "Voids in the distribution of galaxies: an assessment of their significance and derivation of a void spectrum". MNRAS (dalam bahasa Inggris). 248: 313–324. doi:10.1093/mnras/248.2.313. ISSN 0035-8711. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  4. ↑ Foster, Caroline; Nelson, Lorne A. (2009-07). "The Size, Shape, and Orientation of Cosmological Voids in the Sloan Digital Sky Survey". ApJ (dalam bahasa Inggris). 699 (2): 1252–1260. doi:10.1088/0004-637X/699/2/1252. ISSN 0004-637X.
  5. ↑ El-Ad, H.; Piran, T.; Dacosta, L. N. (1997-06). "A catalogue of the voids in the IRAS 1.2-Jy survey". MNRAS (dalam bahasa Inggris). 287 (4): 790–798. doi:10.1093/mnras/287.4.790. ISSN 0035-8711. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. ↑ Pan, Danny C.; Vogeley, Michael S.; Hoyle, Fiona; Choi, Yun-Young; Park, Changbom (2012-04-01). "Cosmic voids in Sloan Digital Sky Survey Data Release 7". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society (dalam bahasa Inggris). 421 (2): 926–934. doi:10.1111/j.1365-2966.2011.20197.x. ISSN 0035-8711.
  7. ↑ Neyrinck, Mark C. (2008-06-01). "zobov: a parameter-free void-finding algorithm". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society (dalam bahasa Inggris). 386 (4): 2101–2109. doi:10.1111/j.1365-2966.2008.13180.x. ISSN 0035-8711.
  • l
  • b
  • s
Galaksi
Bentuk
Galaksi cakram
Galaksi lentikular
berpalang
tak berpalang
Galaksi spiral
Galaksi pucat
berpalang
berflokulasi
berdesain agung
menengah
Magellan
tak berpalang
  • Galaksi katai
    • elips
    • tak beraturan
    • bulat
    • spiral
  • Galaksi eliptis
    • superraksasa
  • Galaksi tak beraturan
    • berpalang
  • Galaksi ganjil
  • Galaksi cincin
    • kutub
Struktur
  • Inti galaksi aktif
  • Tonjolan galaksi
  • Halo materi gelap
  • Cakram
  • Halo galaksi
    • korona
  • Bidang galaksi
  • Medium antarbintang
  • Protogalaksi
  • spiral
  • Lubang hitam supermasif
Inti aktif
  • Blazar
  • LINER
  • Galaksi Markarian
  • Kuasar
  • Galaksi radio
    • Bentuk-X
  • Jet astrofisika
  • Galaksi Seyfert
Galaksi energik
  • LAE
  • LIRG
  • Galaksi ledakan bintang
    • katai kompak biru
    • polong
    • biru meredup
  • Galaksi panas tertutup debu (Hot DOGs)
Aktivitas rendah
  • Kecerahan permukaan yang rendah
  • UDG
Interaksi
  • Bidang galaksi
  • Gelombang galaksi
  • Awan galaksi
    • Grup galaksi
    • Gugusan galaksi
    • sangat terang
    • Fosil
  • Interaksi galaksi
    • gabung
  • Galaksi ubur-ubur
  • Galaksi satelit
  • Aliran bintang
  • Supergugus
  • Filamen galaksi
  • Galaksi void
  • Void dan supervoid
Daftar
  • Galaksi
    • Nama penemu
    • Terbesar
    • Terdekat
    • Cincin kutub
    • Galaksi cincin
    • Galaksi spiral
  • Grup dan gugusan
  • Grup kuasar besar
  • Kuasar
  • Supergugus
  • Void
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Metode deteksi
  2. Kelas pertama
  3. Kelas kedua
  4. Kelas ketiga
  5. Referensi

Artikel Terkait

Astronomi

ilmu alam yang berhubungan dengan kajian benda-benda langit

Perluasan alam semesta

peningkatan jarak antar bagian-bagian di alam semesta dari waktu ke waktu

Tahun cahaya

Satuan panjang, jarak yang ditempuh cahaya dalam satu tahun; ~10^13 km

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026