Desa Kesiman Petilan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Denpasar Timur, Kotamadya Denpasar, provinsi Bali, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kesiman Petilan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Bali | ||||
| Kota | Denpasar | ||||
| Kecamatan | Denpasar Timur | ||||
| Kode pos | 80237 | ||||
| Kode Kemendagri | 51.71.02.2004 | ||||
| Luas | 2,81 km²[1] | ||||
| Jumlah penduduk | 12.717 jiwa(2016)[1] 11.525 jiwa(2010)[2] | ||||
| Kepadatan | 4.102 jiwa/km²(2010) | ||||
| Jumlah RW | 10 Banjar | ||||
| Jumlah KK | 2.030 | ||||
| |||||
Desa Kesiman Petilan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Denpasar Timur, Kotamadya Denpasar, provinsi Bali, Indonesia.[3]
Desa Kesiman Petilan adalah hasil pemekaran dari Desa Kesiman yang sekarang bernama Kelurahan Kesiman yang pada mulanya terbentuk dari Desa Persiapan sesuai dengan surat Keutusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Badung Nomor: 167/Pem.15/166/79 tertanggal 1 Desember 1979 serta berdasarkan surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor: 57 Tahun 1982 tertanggal 1 Juni 1982 dikukuhkan menjadi Desa Definitif dengan luas wilayah 290 Ha yang meliputi 9 (Sembilan) Dusun.
Desa Kesiman Petilan diambil dari nama Pura Agung Petilan yang letaknya di tengah-tengah Desa Kesiman Petilan yang populer disebut dengan Pura Pengerebongan dan kegiatan upacaranya dinamakan ngerebong yang sudah dikenal dimata pariwisata serta kegiatan ngerebong tersebut dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali yaitu pada hari minggu, Wuku Medangsia atau seminggu setelah Umanis Galungan.
Desa Kesiman Petilan meliputi 10 (sepuluh) Dusun yaitu:
Penduduk desa Kesiman Petilan sampai dengan tahun 2016 berjumlah 12.717 jiwa terdiri dari 6.645 laki-laki dan 6.072 perempuan dengan sex rasio 109.[1]