Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKesejahteraan psikologis
Artikel Wikipedia

Kesejahteraan psikologis

Kesejahteraan psikologis adalah pencapaian penuh potensi psikologis individu atau kondisi individu dapat menerima kekuatan dan kelemahan diri apa adanya, memiliki tujuan hidup, mengembangkan hubungan yang positif dengan orang lain, mandiri, mampu beradaptasi dengan lingkungan, dan terus bertumbuh atau belajar secara personal.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Januari 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Six-factor model of psychological well-being}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.

Kesejahteraan psikologis adalah pencapaian penuh potensi psikologis individu atau kondisi individu dapat menerima kekuatan dan kelemahan diri apa adanya, memiliki tujuan hidup, mengembangkan hubungan yang positif dengan orang lain, mandiri, mampu beradaptasi dengan lingkungan, dan terus bertumbuh atau belajar secara personal.[1]

Ada dua faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis menurut Ryff dan Singer yaitu faktor psikososial yang berkaitan dengan tujuan pribadi, kepribadian, regulasi emosi, spiritual dan koping mekanisme, faktor kedua yaitu demografis berkaitan dengan jenis kelamin, usia, dan status sosial ekonomi.[2]

Dimensi

Kesejahteraan psikologis memiliki enam dimensi atau aspek yaitu penerimaan diri adalah kemampuan individu dalam menerima diri secara positif, hubungan positif dengan orang lain adalah kemampuan individu untuk menjalin hubungan yang ramah, saling memercayai, saling peduli satu sama lain, mandiri adalah kemampuan untuk menentukan, memilih keputusan dan tindakan tanpa bergantung pada persetujuan orang lain, penguasaan lingkungan adalah kemampuan individu untuk berpartisipasi dalam kegiatan dan dapat beradaptasi, tujuan hidup adalah kemampuan individu dalam menentukan tujuan, arah hidup di masa depan sehingga individu lebih kreatif, produktif serta memiliki kecerdasan emosional, pengembangan diri adalah individu mengembangkan potensi dapat menerima tantangan dan tugas baru sesuai masa perkembangan.[3]

Referensi

  1. ↑ W, Pipit Festy. Lanjut Usia Perspektif dan Masalah. UMSurabaya Publishing. ISBN 978-602-5786-06-8.
  2. ↑ Amalia, Atikah; Rahmatika, Rina (2020-10-21). "PERAN DUKUNGAN SOSIAL BAGI KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS FAMILY CAREGIVER ORANG DENGAN SKIZOFRENIA (ODS) RAWAT JALAN". Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen. 13 (3): 228–238. doi:10.24156/jikk.2020.13.3.228. ISSN 2502-3594.
  3. ↑ Iganingrat, Amethysa; Eva, Nur (2021). "Kesejahteraan Psikologis Pada Ibu Tunggal: Sebuah Literature Review". Seminar Nasional Psikologi dan Ilmu Humaniora (SENAPIH) (dalam bahasa American English). 1 (1): 444–451.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Dimensi
  2. Referensi

Artikel Terkait

Takut ketinggalan

perasaan cemas yang timbul karena sesuatu yang menarik dan menyenangkan sedang terjadi

Pancasila

Ideologi resmi Indonesia

Koping spiritual

pemulihan psikologis. Penelitian menunjukkan bahwa koping spiritual dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kesejahteraan psikologis dan kualitas

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026