Kerusuhan Jeddah 2013 adalah serangkaian kerusuhan sipil dan unjuk rasa yang melibatkan kekerasan yang dilakukan oleh 12.000 Tenaga Kerja Indonesia di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah, Saudi Arabia. Akibatnya, 1 di antara para tenaga kerja Indonesia yang terlibat dalam kerusuhan ini tewas, meskipun begitu ia sakit sebelum ikut mengantre di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah sebelum kerusuhan dan akhirnya ia tewas dalam kerusuhan ini. Diduga kerusuhan ini terjadi karena loket tiket yang seharusnya beroperasi pukul 15.00 tidak dibuka dan sejumlah TKI yang mulanya mengantre rapi, mulai membakar pembatas antrean dan melempari kantor KJRI dengan batu.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kerusuhan Jeddah 2013 | |
|---|---|
![]() Peta Jeddah, Saudi Arabia | |
| Tanggal | 09 Juni 2013 (2013-06-09) |
| Lokasi | Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Saudi Arabia. |
Kerusuhan Jeddah 2013 adalah serangkaian kerusuhan sipil dan unjuk rasa yang melibatkan kekerasan yang dilakukan oleh 12.000 Tenaga Kerja Indonesia di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah, Saudi Arabia.[1] Akibatnya, 1 di antara para tenaga kerja Indonesia yang terlibat dalam kerusuhan ini tewas, meskipun begitu ia sakit sebelum ikut mengantre di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah sebelum kerusuhan dan akhirnya ia tewas dalam kerusuhan ini.[2] Diduga kerusuhan ini terjadi karena loket tiket yang seharusnya beroperasi pukul 15.00 tidak dibuka dan sejumlah TKI yang mulanya mengantre rapi, mulai membakar pembatas antrean dan melempari kantor KJRI dengan batu.[3]
Selanjutnya, setelah kerusuhan, keadaan KJRI Jeddah sudah stabil. Pengamanan KJRI Jeddah diperketat baik oleh pihak KJRI ataupun dari pihak keamanan Saudi Arabia sendiri mulai dari radius 200-500 meter sekitar KJRI.[4]