Serangkaian kerusuhan terjadi di wilayah loyalis Ulster di Irlandia Utara yang dimulai di Waterside, Derry, pada tanggal 30 Maret 2021. Setelah kerusuhan empat hari berturut-turut di Derry, kerusuhan kemudian menyebar ke wilayah selatan Belfast pada 2 April, yang membuat unjuk rasa loyalis berubah menjadi bentrokan dan kerusuhan yang melibatkan penggunaan batang besi, batu bata, alat bangunan dan bom molotov. Setelah kejadian ini, kerusuhan menyebar ke Newtownabbey pada 3 April, yang menyebabkan mobil dibajak dan dibakar, serta penggunaan bom molotov yang dilemparkan ke polisi. Carrickfergus di wilayah selatan County Antrim juga terdampak dalam kerusuhan tersebut yang terjadi pada malam hari 4 April dan pagi hari pada 5 April, yang pada saat itu loyalis membangun blokade jalan untuk mencegah polisi memasuki perumahan setempat dan melemparkan bom molotov ke polisi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Kerusuhan Irlandia Utara 2021 | |||
|---|---|---|---|
| Bagian dari Loyalisme Ulster | |||
| Tanggal | 30 Maret 2021–sekarang | ||
| Lokasi | Irlandia Utara, terutama di Belfast, Derry dan Carrickfergus | ||
| Metode | Kerusuhan, pembakaran, pembajakan and grafiti | ||
| Status | Berlangsung | ||
| Pihak terlibat | |||
| Jumlah korban | |||
| |||
Serangkaian kerusuhan terjadi di wilayah loyalis Ulster di Irlandia Utara yang dimulai di Waterside, Derry, pada tanggal 30 Maret 2021. Setelah kerusuhan empat hari berturut-turut di Derry,[3][4] kerusuhan kemudian menyebar ke wilayah selatan Belfast pada 2 April, yang membuat unjuk rasa loyalis berubah menjadi bentrokan dan kerusuhan yang melibatkan penggunaan batang besi, batu bata, alat bangunan dan bom molotov. Setelah kejadian ini, kerusuhan menyebar ke Newtownabbey pada 3 April, yang menyebabkan mobil dibajak dan dibakar, serta penggunaan bom molotov yang dilemparkan ke polisi.[5] Carrickfergus di wilayah selatan County Antrim juga terdampak dalam kerusuhan tersebut yang terjadi pada malam hari 4 April dan pagi hari pada 5 April, yang pada saat itu loyalis membangun blokade jalan untuk mencegah polisi memasuki perumahan setempat dan melemparkan bom molotov ke polisi.[6]