Kerusakan Ekologi adalah kerusakan lingkungan, ekosistem, tumbuhan, ekosistem hewan, pencemaran air dan udara. Eksploitasi sumber daya alam demi pemenuhan hasrat hidup manusia telah menimbulkan dampak buruk berupa kerusakan ekologi.Yang dimaksud ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Secara etimologis istilah ekologi berasal dari bahasa Yunani, yakni oikos (habitat) dan logos (ilmu). Ekologi juga bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834-1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Sedangkan orang yang mempelajari tentang ekologi dapat disebut dengan para Ekolog.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kerusakan Ekologi adalah kerusakan lingkungan, ekosistem, tumbuhan, ekosistem hewan, pencemaran air dan udara. Eksploitasi sumber daya alam demi pemenuhan hasrat hidup manusia telah menimbulkan dampak buruk berupa kerusakan ekologi.[1]Yang dimaksud ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Secara etimologis istilah ekologi berasal dari bahasa Yunani, yakni oikos (habitat) dan logos (ilmu). Ekologi juga bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834-1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Sedangkan orang yang mempelajari tentang ekologi dapat disebut dengan para Ekolog.
Beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan ekologi adalah sebagai berikut: [2]
Berikut merupakan cara-cara yang dapat digunakan untuk mencegah kerusakan ekologi: [3]